- Aliansi mahasiswa akan menggelar tiga aksi unjuk rasa di wilayah Jakarta Pusat pada Senin, 27 April 2026.
- Demonstrasi berlangsung di kawasan Monas, Kantor Komnas HAM, dan Kantor BGN untuk menyampaikan aspirasi kelompok mahasiswa.
- Sebanyak 735 personel kepolisian dikerahkan untuk menjaga keamanan serta mengatur rekayasa lalu lintas selama kegiatan berlangsung.
Suara.com - Wilayah Jakarta Pusat diprediksi dipadati aksi unjuk rasa pada Senin (27/4/2026). Sedikitnya tiga demonstrasi dijadwalkan berlangsung di sejumlah titik strategis sejak pagi hingga siang hari.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, mengungkapkan aksi pertama akan dimulai pukul 08.00 WIB. Unjuk rasa tersebut digelar oleh Aliansi Mahasiswa Puncak dan Puncak Jaya se-Jawa Bali di kawasan selatan Monas hingga Jalan Medan Merdeka Selatan, Gambir.
Aksi berikutnya masih akan dilakukan oleh massa yang sama pada pukul 13.00 WIB di depan Kantor Komnas HAM, Menteng.
Di waktu yang hampir bersamaan, demonstrasi ketiga juga akan digelar oleh Aliansi BEM se-Bogor Raya di depan Kantor BGN, Kebon Sirih, Menteng.
Untuk mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan ketertiban, sebanyak 735 personel gabungan dikerahkan untuk mengamankan jalannya aksi di sejumlah titik tersebut.
Pihak kepolisian menyatakan rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara situasional, bergantung pada kondisi dan jumlah massa di lapangan.
Masyarakat pun diimbau untuk menghindari kawasan sekitar lokasi aksi guna mengantisipasi kemacetan.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 HP Murah Memori 128 GB dan Kamera Bening di Bawah Rp1,5 Juta untuk Multitasking
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 9 Rekomendasi Lipstik Tahan Lama yang Cocok untuk Kulit Sawo Matang
Pilihan
-
Hukum Tak Mampu Meyakinkan Publik, Main Hakim Sendiri Jadi Jalan Pintas
-
Rupiah Jebol ke Rp18.083 per Dolar AS, Terpuruk Paling Dalam di Asia usai Perry Warjiyo Mundur
-
Adik Kim Jong un ke Indonesia Cs: Hei Antek-antek Asing, Stop Jadi Corong Bayaran AS
-
Melania Trump Hendak Dibunuh saat Belanja Baju, Ada 'Orang Dalam' Berkhianat
-
Bayi 'Putri Duyung' Lahir di OKI, Apa Itu Sirenomelia yang Membuat Kakinya Menyatu?
Terkini
-
Pertamina EP Adera Sambung Harapan Anak Putus Sekolah Lewat Program Sekolah Kembali
-
Apa Itu Aplikasi AMPERA 24/7? Kini Warga Palembang Bisa Akses Layanan Polisi dari Ponsel
-
Murid Mengeluh Sepatunya Mengganjal saat Dipakai Sekolah, Isinya Diduga Paket Sabu
-
5 Fakta Mahasiswa KKN Tenggelam di Sungai Rawas, Perahu Terbalik Usai Tabrak Kayu
-
Ada Apa di Kejari Kabupaten Bogor? Kasi Pidsus Mendadak Dipanggil Kejagung
-
Pemenuhan Gizi Jadi Fondasi Tumbuh Kembang Anak, Ini yang Harus Diketahui Orang Tua
-
Dari Gudang hingga Rumah, Begini Perjalanan Produk Sebelum Sampai ke Tangan Konsumen
-
Ancaman Belum Usai: Sosiolog UNJ Ingatkan Bentrokan Matraman Rawan Dibajak Isu SARA
-
Tuntas Uji Coba 3 Bulan, Pemkab Bogor Godok Rute Baru Bus Listrik Bojong Gede - Exit Tol Citeureup
-
Ditahan KPK, Moch Mahrus Suap Anggota DPR Rp1,5 Miliar demi Raih Hibah Pokmas Jatim