News / Internasional
Selasa, 28 April 2026 | 10:22 WIB
Ilustrasi ular kobra. [Unsplash/Hendrik Schlott]
Baca 10 detik
  • Turis Jerman meninggal dunia setelah tergigit ular cobra saat pertunjukan wisata di Mesir.

  • Polisi Jerman menyelidiki unsur kelalaian dalam atraksi pawang ular di hotel Hurghada.

  • Otoritas Mesir mengaku belum mengetahui adanya insiden maut yang menimpa wisatawan tersebut.

Pihak kepolisian Bavaria menegaskan kronologi kejadian ini berdasarkan laporan yang diterima dari pihak keluarga korban.

"Korban menunjukkan tanda-tanda keracunan yang nyata dan harus diresusitasi sebelum dibawa ke rumah sakit, namun ia kemudian meninggal dunia," bunyi pernyataan kepolisian.

Kejadian ini sempat luput dari perhatian publik secara luas hingga otoritas Jerman merilis keterangan resminya.

Menariknya terdapat perbedaan informasi antara pihak Jerman dan otoritas keamanan di wilayah Mesir.

Saat dikonfirmasi oleh AFP, pihak berwenang Mesir menyatakan mereka belum mendapatkan laporan resmi mengenai insiden ini.

Kesenjangan informasi ini menambah kerumitan proses hukum yang sedang ditempuh oleh keluarga korban di Jerman.

Hingga saat ini belum ada keterangan lebih lanjut mengenai status hukum pawang ular di hotel tersebut.

Publik menyoroti standar keselamatan hotel-hotel di Hurghada yang menyajikan atraksi satwa berbahaya bagi turis.

Penggunaan hewan berbisa tinggi seperti kobra dalam interaksi langsung dengan wisatawan dianggap sangat berisiko tinggi.

Baca Juga: Sadio Mane Ungkap Kunci Keberhasilan Senegal Melaju ke Final Piala Afrika 2025

Kematian ini menjadi duka mendalam bagi komunitas Unterallgaeu tempat korban tinggal dan menetap selama ini.

Hurghada merupakan salah satu destinasi wisata pantai paling tersohor di Mesir yang terletak di pesisir Laut Merah.

Kawasan ini menarik ribuan turis Eropa setiap tahunnya karena keindahan bawah laut dan resor mewah yang ditawarkan.

Atraksi pawang ular atau snake charming sering kali menjadi hiburan tambahan bagi tamu hotel meskipun memiliki risiko keselamatan yang besar.

Ular kobra Mesir (Naja haje) dikenal memiliki bisa neurotoksik yang sangat kuat yang dapat menyebabkan gagal napas dan kematian dalam waktu singkat jika tidak ditangani dengan antivenom yang tepat.

Kasus ini mencuat pada akhir April 2026 setelah kepolisian Jerman menerima laporan resmi dari keluarga yang baru kembali dari perjalanan tersebut.

Load More