News / Nasional
Rabu, 29 April 2026 | 13:10 WIB
Potret evakuasi korban kecelakaan kereta api Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur April 2026. (Dok. Instagram/@kemenhub151)
Baca 10 detik
  • Kecelakaan antara KRL dan Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur menyebabkan 16 orang meninggal dunia pada Rabu (29/4/2026).
  • Sebanyak 46 dari 90 korban luka saat ini masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit akibat insiden tersebut.
  • Polda Metro Jaya sedang menyelidiki penyebab kecelakaan melalui pemeriksaan saksi serta bukti terkait potensi kelalaian atau gangguan sistem.

Suara.com - Korban jiwa dalam insiden kecelakaan antara KRL dan kereta api jarak jauh Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur bertambah satu orang. Total korban meninggal dunia kini mencapai 16 orang.

“Korban meninggal dunia bertambah satu orang, sehingga total menjadi 16 orang. Kami berharap tidak ada lagi penambahan korban,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, saat dikonfirmasi, Rabu (29/4/2026).

Sementara korban luka berdasar data terbaru tercatat mencapai 90 orang. Budi menyebut 44 korban luka di antara telah diperbolehkan pulang ke rumah.

“Sementara 46 lainnya masih menjalani perawatan,” ucapnya.

Hingga kekinian belum diketahui penyebab pasti kecelakaan maut tersebut.

Budi menyebut penyidik saat ini masih mendalami soal adanya kemungkinan faktor kelalaian manusia maupun gangguan sistem komunikasi dalam operasional perkeretaapian. Pendalaman dilakukan dengan memeriksa saksi-saksi, sopir taksi, hingga masinis.

“Kami akan dalami apakah ini terkait human error atau ada kendala sistem. Semua akan ditelusuri melalui pemeriksaan saksi, barang bukti, dan hasil olah TKP,” jelasnya.

Selain itu, Budi juga mengimbau masyarakat agar tidak menyebarluaskan konten sensitif terkait korban demi menjaga empati.

“Kami mengimbau masyarakat untuk berhati-hati saat melintas di perlintasan kereta api dan selalu mendahulukan perjalanan kereta. Selain itu, jangan menyebarkan foto atau video korban karena dapat berdampak psikologis bagi keluarga,” pungkasnya.

Baca Juga: Cair Secepat Mungkin! Jasa Raharja Siapkan Rp50 Juta bagi Ahli Waris Korban Kecelakaan KRL di Bekasi

Load More