- Jasa Raharja dan PT KAI menjamin santunan bagi 84 korban kecelakaan kereta api di Stasiun Bekasi Timur.
- Korban luka mendapatkan biaya perawatan maksimal Rp20 juta, sedangkan ahli waris korban meninggal menerima Rp50 juta.
- Proses pencairan santunan dilakukan segera setelah identifikasi korban dan pendataan ahli waris rampung dilakukan pihak terkait.
Suara.com - Jasa Raharja bersama PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan KAI Commuter menjamin perlindungan finansial bagi seluruh korban kecelakaan KRL dan kereta jarak jauh Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur. Santunan diberikan sesuai tingkat keparahan korban.
Kepala Bagian Pelayanan Jasa Raharja Kantor Wilayah Jakarta, Syaiful memastikan seluruh korban akan mendapatkan haknya.
“Kami sampaikan bahwa seluruh korban akibat dari kejadian ini kecelakaan ini, baik yang luka-luka ataupun meninggal dunia itu akan mendapatkan santunan dari Jasa Raharja,” ujar Syaiful dalam konferensi pers di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa (28/4/2026).
Ia menjelaskan, korban luka-luka akan mendapatkan jaminan biaya perawatan maksimal Rp20 juta. Sementara untuk korban meninggal dunia, santunan sebesar Rp50 juta akan diberikan kepada ahli waris.
Jasa Raharja juga memastikan proses pencairan santunan dilakukan secepat mungkin, khususnya setelah identifikasi korban rampung.
“Sesegera mungkin akan kami selesaikan untuk santunan meninggal dunia setelah teridentifikasi ini, kami langsung melakukan pendataan terhadap ahli waris korban untuk segera dilakukan penyerahan santunan meninggal dunia,” katanya.
Di sisi lain, Sekretaris Perusahaan KAI Commuter (KCI), Karina, menyebut total korban yang sempat dievakuasi ke rumah sakit mencapai 84 orang. Sebagian di antaranya kini telah diperbolehkan pulang.
"Saat ini untuk korban yang mengalami luka-luka dan sebagian juga sudah pulang dari rumah sakit, secara total yang kita evakuasi ke rumah sakit 84 penumpang, 84 orang dan sebagian juga sudah bisa kembali pulang, sudah keluar dari rumah sakit,” ungkap Karina.
Selain santunan dari Jasa Raharja, penumpang juga mendapatkan perlindungan tambahan dari operator kereta.
Baca Juga: Analisis TAA Korlantas Polri: Argo Bromo Melaju 110 Km/Jam Saat Hantam KRL di Bekasi
“Dan untuk asuransi, kebetulan memang ini akan disupport juga dari Jasa Raharja. Jadi ada asuransi yang memang wajib disupport oleh Jasa Raharja dan ada asuransi tambahan juga yang diberikan dari KAI dan KAI Commuter,” pungkas Karina.
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
-
Korban Kecelakaan KRL Vs KA Argo Bromo Bertambah, AHY: 15 Jiwa Meninggal dan 88 Orang Luka-Luka
-
'Kakak Saya Belum Bisa Dihubungi', Pilu Keluarga Cari Korban Kecelakaan KRL di Bekasi Lewat Medsos
Terkini
-
Usulan Aula Dansa Donald Trump Picu Perdebatan di Kongres AS soal Anggaran
-
Tangis Keluarga Pecah Saat 10 Jenazah Korban Kecelakaan KRL Dipulangkan dari RS Polri
-
Sembilan dari 10 Pangan Kemasan Tinggi GGL, BPOM: Bukti Penting Penyempurnaan Kebijakan Pangan Sehat
-
Temui Menko Zulhas, Asosiasi Pelaku Usaha Dorong Perbaikan Tata Kelola hingga Rantai Pasok MBG
-
Wamendagri Wiyagus Tekankan Pemerintah Berikan Perhatian Serius Tangani Masalah Kesehatan Papua
-
Arab Saudi Tekankan Pentingnya Keamanan Selat Hormuz
-
Terungkap! Ini Isi Proposal Damai Iran yang Bikin Donald Trump Meradang
-
KPK Dalami Uang USD 1 Juta di Kasus Dugaan Suap Pansus Haji DPR RI
-
Bima Arya Tekankan Efisiensi dan Sinergi sebagai Motor Penggerak Ekonomi Daerah
-
Gus Ipul Usul Perluasan Bansos untuk Dongkrak Pertumbuhan Ekonomi