News / Nasional
Rabu, 29 April 2026 | 12:51 WIB
Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI, Bobby Rasyidin (Tengah). (Suara.com/Achmad Fauzi].
Baca 10 detik
  • Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin menanggapi usulan pemindahan gerbong khusus perempuan ke bagian tengah rangkaian kereta api.
  • Usulan tersebut muncul sebagai respons atas kecelakaan KRL dengan KA Argo Bromo di Bekasi pada April 2026.
  • KAI menegaskan tidak akan mengubah posisi gerbong karena seluruh bagian kereta memiliki standar keselamatan yang setara.

Suara.com - Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero), Bobby Rasyidin, angkat bicara soal usulan pemindahan gerbong khusus perempuan ke bagian tengah rangkaian KRL.

Usulan tersebut sebelumnya mencuat sebagai respons atas kekhawatiran keselamatan penumpang pasca kecelakaan KRL dengan KA Argo Bromo di Bekasi Timur, Senin (27/4) malam.

Bobby menegaskan bahwa KAI mengedepankan aspek keselamatan tanpa membedakan jenis kelamin penumpang.

"Seperti yang saya sampaikan tadi, KAI menjamin keselamatan. Bagi kami keselamatan tidak ada toleransinya, tidak ada kompromi sama sekali, dan kami tidak membedakan gender laki dan perempuan," ujar Bobby kepada wartawan, Rabu (29/4/2026).

Ia menekankan, seluruh rangkaian kereta dirancang dan dioperasikan dengan standar keselamatan yang sama, baik di bagian depan, tengah, maupun belakang.

Menurutnya, prinsip utama yang dipegang KAI adalah memastikan seluruh penumpang mendapatkan perlindungan maksimal selama perjalanan, tanpa adanya perlakuan khusus berdasarkan posisi gerbong.

Usulan pemindahan gerbong perempuan ke tengah sebelumnya disampaikan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi sebagai bentuk mitigasi risiko dan respons atas trauma yang dirasakan penumpang perempuan pasca kecelakaan.

Meski demikian, hingga saat ini tidak ada keputusan resmi terkait perubahan posisi gerbong khusus perempuan di rangkaian KRL.

KAI memastikan akan terus mengutamakan keselamatan dalam setiap kebijakan operasional yang diambil.

Baca Juga: Bangkai Gerbong KRL Pasca Tabrakan Masih di Pinggir Rel, KAI Jelaskan Alasan Belum Dipindahkan

Load More