Suara.com - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Akhmad Wiyagus menegaskan pentingnya peran strategis Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Penyelamatan, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta Satuan Perlindungan Masyarakat (Satlinmas) dalam menjaga ketenteraman dan perlindungan masyarakat. Ia menekankan, di tengah dinamika global seperti perubahan iklim, ketegangan geopolitik, urbanisasi, hingga disrupsi teknologi, pemerintah memiliki peran strategis dalam menjamin ketenteraman, ketertiban umum, maupun perlindungan masyarakat.
“Semua ini berdampak langsung pada kehidupan masyarakat dan menuntut kita menjaga stabilitas dalam negeri agar aktivitas sosial ekonomi tetap berjalan dengan baik,” ujarnya saat menghadiri Gala Dinner dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-107 Damkar dan Penyelamatan, HUT ke-76 Satpol PP, serta HUT ke-64 Linmas di Dining Hall Jakabaring, Kota Palembang, Sumatera Selatan (Sumsel), Rabu (29/4/2026).
Wiyagus menjelaskan, peran tersebut perlu dijalankan melalui penguatan aspek pencegahan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta kesiapsiagaan dalam menghadapi berbagai potensi gangguan ketenteraman dan keselamatan masyarakat.
Ia juga mengapresiasi kinerja Damkar dan Penyelamatan yang sepanjang tahun 2025 telah menangani 20.931 kejadian kebakaran serta melaksanakan 122.071 operasi penyelamatan. Capaian ini dinilai sebagai bukti nyata kehadiran negara di tengah masyarakat.
“Ini cukup membanggakan karena tingkat kepercayaan publik terhadap Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan itu sungguh sangat tinggi,” katanya.
Di sisi lain, ia juga menyoroti peran Satpol PP dan Linmas sebagai garda terdepan dalam menegakkan peraturan daerah serta menjaga ketertiban umum di tengah masyarakat. Menurutnya, keberadaan kedua institusi tersebut turut menciptakan rasa aman dan nyaman dalam aktivitas masyarakat sehari-hari.
“Pembangunan keberlanjutan tidak hanya berbicara tentang infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga tentang terciptanya ketertiban umum, ketenteraman masyarakat, serta perlindungan menyeluruh bagi seluruh warga negara,” tegasnya.
Wiyagus menambahkan, sinergi antarlembaga, termasuk hingga tingkat desa, menjadi kunci dalam menciptakan stabilitas daerah. Hal ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk memperkuat kolaborasi dalam menjaga keamanan dan ketertiban guna mendukung terwujudnya visi Indonesia Emas 2045.
Turut hadir dalam kesempatan itu Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Sumsel Edward Chandra, Wali Kota Palembang Ratu Dewa, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Sumsel, dan Kepala Dinas Damkar dan Satpol PP se-Indonesia. Hadir pula Direktur Jenderal (Dirjen) Bina Administrasi Kewilayahan (Adwil) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Safrizal ZA serta jajaran pejabat Kemendagri lainnya.***
Baca Juga: Mendagri Tito Apresiasi Jajaran TNI, Jaga Inflasi dan Stabilitas Nasional
Berita Terkait
-
Mendagri Tito Apresiasi Jajaran TNI, Jaga Inflasi dan Stabilitas Nasional
-
Mendagri Ajak Pemda di Tanah Papua Perkuat Kolaborasi Dukung Program Perumahan
-
Peringatan Hari Otonomi Daerah: Wamendagri Bima Dorong Tata Kelola Pemerintahan Efektif dan Efisien
-
Awali Kunjungan di Papua Barat Daya, Mendagri Tito Tinjau Kawasan Pusat Pemerintahan
-
Upacara Peringatan Hari Otonomi Daerah ke-30, Mendagri Anugerahkan Pemprov, Pemkab, Pemkot Terbaik
Terpopuler
- Tak Terima Ditahan KPK, Titin Rita Lestari Bongkar Peran Atasan di Kasus Suap BPK Muara Enim
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Indonesia Sudah Capek! Mahasiswa UI Serukan Demo di Bundaran HI, Tuntut Prabowo Akui Kesalahan
- 5 Lipstik Rekomendasi Fuji yang Tahan Lama, Tidak Kering dan Anti Pecah-Pecah
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Evaluasi MBG dan Krisis Regenerasi Petani Jadi Sorotan, Dudung Akui Program Perlu Ditata Ulang
-
Klaim Perdamaian Baru Versi Trump: Iran Setuju, Hormuz Dibuka, Nuklir Dibatasi
-
Sebut Bukan Insiden Kebetulan, Nandang Sutisna Desak Evaluasi Program Makan Bergizi Gratis
-
Tiyo Ardianto Respons Viral Aksi Penolakan di UGM, Singgung Kondisi Mahasiswa 'Terpaksa' Demo
-
Aksi Bersih & Penghijauan dalam Memperingati HLH 2026, NHM Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan Bersama
-
Wamendagri Bima Arya Tekankan Penguatan Karakter Generasi Muda Berbasis Nilai Budaya
-
Bukan Ancaman, Anis Matta Sebut Demo Justru 'Picu' Pemerintah Kerja Lebih Baik
-
Massa Bertahan di Gejayan Meski Aksi Selesai, Bunyi Klakson - Seruan Turunkan Prabowo Terus Menggema
-
Soal TNI-Komcad Dikerahkan di Demo Mahasiswa, Ini Reaksi Komisi I DPR
-
Turun Aksi di Jogja, Cholil ERK Tegaskan Gerakan Masyarakat Jangan Mengempis