- Konvoi Global Sumud Flotilla tetap melanjutkan misi kemanusiaan ke Gaza meski mengalami dugaan sabotase di perairan dekat Yunani.
- Sebanyak 31 dari 53 kapal berhasil mencapai perairan aman setelah berangkat dari Barcelona pada 15 April 2026 lalu.
- Partisipan dari 70 negara berkomitmen menyalurkan bantuan medis dan pangan bagi warga Palestina di tengah krisis kemanusiaan berlangsung.
Suara.com - Konvoi kemanusiaan Global Sumud Flotilla memutuskan tetap melanjutkan pelayaran menuju Jalur Gaza setelah mengalami dugaan sabotase di perairan internasional.
Meski sejumlah kapal mengalami kerusakan pada sistem navigasi dan mesin, armada bantuan tersebut menolak mundur. Mereka kini melakukan pengecekan sebelum kembali melanjutkan misi kemanusiaan.
Armada yang melibatkan peserta dari 70 negara ini menjadi simbol solidaritas internasional bagi warga Palestina di Gaza.
Dugaan Sabotase di Laut Lepas
Global Sumud Flotilla menyatakan 31 dari 53 kapal yang berlayar berhasil mencapai perairan aman usai insiden tersebut.
"Meski ada upaya untuk menggagalkan misi ini, tekad para partisipan tetap kuat. Sebanyak 31 kapal berhasil mencapai perairan aman dan kini tengah melakukan pengecekan ulang sebelum melanjutkan perjalanan ke Gaza," demikian pernyataan armada melalui Telegram, Kamis (30/4).
Konvoi ini berangkat dari Barcelona, Spanyol, pada 15 April 2026.
Penyelenggara menyebut insiden terjadi di perairan internasional dekat Kreta, Yunani. Mereka menuduh militer Israel mengganggu perjalanan armada.
Sejumlah aktivis mengaku kapal mengalami kerusakan pada mesin dan sistem navigasi setelah insiden tersebut.
Baca Juga: 11 Tentara dan Polisi Israel Dilaporkan Bunuh Diri, Tekanan Perang Gaza Disorot
Misi Kemanusiaan ke Gaza
Global Sumud Flotilla membawa bantuan medis, pangan, dan kebutuhan darurat bagi warga Gaza yang menghadapi krisis kemanusiaan.
Misi ini didukung peserta dari 70 negara sebagai bentuk solidaritas internasional terhadap rakyat Palestina.
Saat ini, kapal-kapal yang terdampak masih menjalani perbaikan agar dapat kembali melanjutkan pelayaran.
Penyelenggara menegaskan, mereka tetap berkomitmen menyalurkan bantuan kemanusiaan ke Jalur Gaza meski menghadapi berbagai hambatan di laut, demikian Antara.
Berita Terkait
-
Israel Cegat Kapal Global Sumud Flotilla di Laut Mediterania Picu Kemarahan PM Malaysia
-
Militer Israel Adang Kapal Bantuan Gaza di Perairan Yunani Gunakan Senjata Serbu
-
Drama di Laut Mediterania! Militer Israel Hadang Armada Kemanusiaan Menuju Gaza
-
Buku Sebelum Aku Tiada: Suara-Suara Kecil dari Tanah yang Terluka
-
Menembus Blokade Gaza: Solidaritas Global Berlayar Lewat GSF 2.0, Apa Itu Misinya?
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Cara Mencari Sinyal TVRI di TV Digital dan TV Analog agar Bisa Nonton Siaran Piala Dunia 2026
- 4 SMA di Banten Terpilih Jadi Sekolah Unggul Garuda 2026, Ini Daftarnya
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
Pilihan
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Aksi di DPR Memanas! Peserta Demo Cipayung Menggugat Ngaku Dianiaya Polisi usai Ditangkap
-
Wasit Liga Indonesia 'Berulah', FIFA Investigasi Kemenangan Timnas Jerman vs Curacao
-
Mahasiswa Gelar Demo di DPR, Tagih Janji 19 Juta Lapangan Kerja dan Desak Hentikan MBG
-
Mau Aksi di Patung Kuda, Mahasiswa UBK Sempat Dihadang di Tugu Tani
Terkini
-
PSI: Kunjungan Jokowi ke Daerah Bukan Safari Politik, Tapi Memenuhi Undangan
-
1 Warga Tewas Akibat Gempa M6,7 di Sulawesi Tengah, 312 Jiwa Terdampak
-
Apakah 'Nyanyian' Sony Sonjaya Bisa Jadi Kunci Bongkar Akar Korupsi MBG?
-
BEM Bersatu Tuding Ada Sosok Eks Petinggi Militer di Balik Aksi Demo Mahasiswa Tolak MBG
-
Guntur Romli Cium Motif Lain BEM Bersatu: Dari Mana Dana Bikin Konferensi Pers?
-
Gus Ipul: Prof Nasar Jadi Salah Satu Figur Kuat untuk Ketua Umum PBNU
-
Wamendagri Ribka Haluk Dorong Penyelesaian RAP Dana Otsus Tambahan & DTI Tahun 2026
-
BEM Bersatu Ungkap Fortuner Tyo Ardianto Atas Nama Adik Jenderal, Gerakan Mahasiswa Disusupi?
-
BEM Bersatu Tuding Ada Intervensi Politik di Balik Aksi Tolak MBG, Guntur Romli: Cocokologi
-
Puluhan Ribu Jemaah Bakal Padati Monas, Jakarta Gelar Haul Akbar Ulama Betawi Terbesar