- Serangan militer Israel di Lebanon selatan pada Jumat (1/5/2026) menewaskan 12 orang, termasuk anak-anak dan warga sipil.
- Lokasi serangan terparah terjadi di kawasan Habboush, Distrik Nabatieh, serta wilayah Tyre yang mengakibatkan kerusakan bangunan permukiman.
- Aksi militer tersebut melanggar kesepakatan gencatan senjata yang dimediasi Amerika Serikat dan terus menambah jumlah korban jiwa.
Suara.com - Sedikitnya 12 orang tewas dalam gelombang serangan terbaru militer Israel ke wilayah selatan Lebanon pada Jumat (1/5/2026), meski gencatan senjata antara kedua pihak masih berlaku.
Korban tewas dilaporkan termasuk seorang anak, sementara sejumlah warga sipil lainnya mengalami luka-luka.
Dilansir dari Aljazeera, serangan paling mematikan terjadi di kawasan Habboush, Distrik Nabatieh, yang menewaskan sedikitnya delapan orang dan melukai delapan lainnya.
Di antara korban luka terdapat seorang anak dan seorang perempuan.
Tim pertahanan sipil Lebanon melakukan pencarian di reruntuhan setelah serangan udara besar menghantam kawasan permukiman.
Rekaman dari lokasi menunjukkan sejumlah bangunan rata dengan tanah akibat bombardir.
Selain di Habboush, empat korban jiwa lainnya dilaporkan tewas dalam serangan terpisah di sekitar Tyre dan Nabatieh. Militer Israel juga disebut menghancurkan rumah-rumah warga, sebuah biara, dan sekolah dalam operasi hari yang sama.
Sebelum menggempur Habboush, militer Israel sempat mengeluarkan perintah evakuasi paksa kepada warga untuk menjauh setidaknya 1.000 meter dari area target.
Namun, sehari sebelumnya wilayah yang sama juga telah diserang tanpa peringatan.
Baca Juga: Konvoi Global Sumud Tembus Blokade Israel, Lanjutkan Misi Kemanusiaan ke Gaza
Israel mengklaim serangan menyasar kelompok Hezbollah yang didukung Iran.
Namun, otoritas Lebanon menyebut sebagian besar korban tewas dalam serangan-serangan terbaru merupakan warga sipil.
Kementerian Kesehatan Lebanon melaporkan total 2.618 orang tewas dan 8.094 lainnya luka-luka sejak konflik terbaru pecah pada 2 Maret 2026.
Angka korban terus bertambah meski gencatan senjata yang dimediasi Amerika Serikat telah diumumkan sejak 17 April lalu.
Di sisi lain, Hezbollah mengklaim tetap melancarkan serangan balasan terhadap pasukan Israel di wilayah Lebanon selatan, termasuk menargetkan tank Merkava dan kendaraan militer Israel di kawasan Sour.
Berita Terkait
-
Konvoi Global Sumud Tembus Blokade Israel, Lanjutkan Misi Kemanusiaan ke Gaza
-
Hizbullah Punya Senjata Baru Mematikan Lawan Israel, Drone Kabel Optik
-
Israel Cegat Kapal Global Sumud Flotilla di Laut Mediterania Picu Kemarahan PM Malaysia
-
Donald Trump Minta Israel Jangan Asal Bom Lebanon, Serangan Harus Tepat Sasaran
-
Militer Israel Adang Kapal Bantuan Gaza di Perairan Yunani Gunakan Senjata Serbu
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- Promo Alfamart Hari Ini 30 April 2026, Tebus Suka Suka Diskon 60 Persen
- 5 Rekomendasi HP POCO RAM Besar dan Kamera Bagus, Cek di Sini!
- 7 Cushion Wudhu Friendly dengan Hasil Flawless Seharian, RIngan dan Aman di Kulit
- Heboh Lagi, Ahmad Dhani Klaim Punya Bukti Perselingkuhan Maia Estianty dengan Petinggi Stasiun TV
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Tuduhan Amien Rais ke Prabowo Hoaks, Pemerintah Ancam Tempuh Jalur Hukum
-
Polisi Amankan 101 Orang yang Diduga Berniat Membuat Kerusuhan pada May Day 2026
-
Apa Itu Outsourcing? Ini Bedanya dengan Pekerja Kontrak, Dianggap Sama Padahal Beda Nasib
-
Cuaca Ekstrem Terjang Bogor, Satu Warga Tewas Tertimpa Pohon dan Puluhan Terdampak Banjir
-
Kejanggalan Sidang Andrie Yunus: Kelompok Sipil Endus Motif Lain di Balik Kasus Air Keras
-
BNI Kawal Generasi Emas Baru, Tim Uber Indonesia Melaju ke Semifinal
-
Prabowo Akan Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk
-
Ekonomi Aceh Tamiang Mulai Bangkit, Aktivitas Pasar Kembali Ramai
-
May Day di DPR Kondusif: Massa Gebrak dan Kasbi Bubar Jalan, Pasukan Oranye Sisir Sampah Sisa Aksi
-
Singgung Aparat Belum Paham KUHAP Baru! Habiburokhman Siap Jadi Penjamin Aktivis Buruh yang Ditahan