- Wakil Menteri PKP Fahri Hamzah menjelaskan strategi ekonomi Presiden Prabowo berlandaskan Pasal 33 UUD 1945 untuk kemakmuran rakyat.
- Negara mengelola sumber daya alam guna mendanai jaminan sosial komprehensif dan pengembangan SDM berkualitas melalui teknologi tinggi.
- Pemerintah mengintegrasikan sistem bantuan sosial serta mendorong hilirisasi industri untuk memperkuat ekonomi kelas menengah dan memerangi korupsi.
Suara.com - Wakil Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Gelora Indonesia, Fahri Hamzah, memberikan klarifikasi terkait persepsi publik terhadap kebijakan ekonomi Presiden Prabowo Subianto.
Ia menyebut banyak pihak yang salah memahami upaya negara dalam mengelola ekonomi, terutama terkait pengelolaan Sumber Daya Alam (SDA).
Hal itu disampaikan Fahri dalam Kajian Pengembangan Wawasan Kebangsaan bertema ‘Negara dan Hari Buruh’ pada Jumat (1/5/2026) malam.
Fahri mengatakan, bahwa strategi ekonomi Presiden Prabowo berakar pada keinginan para pendiri bangsa dan amanat konstitusi.
“Sesuai Pasal 33 UUD, kita jangan lupa bahwa sumber daya alam itu, tidaklah sebesar-besarnya untuk kemakmuran pribadi, tetapi sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat. Dan ini yang sering diingatkan oleh Bapak Presiden,” kata Fahri dikutip Suara.com dari keterangannya, Sabtu (2/5/2026).
Ia menjelaskan, bahwa SDA harus dikuasai oleh negara agar tidak terjadi ketimpangan ekstrem akibat penguasaan oleh segelintir orang atau korporasi layaknya di negara kapitalis.
Fahri memperingatkan bahwa tanpa kontrol negara, kekayaan alam hanya akan menguntungkan pihak tertentu secara instan.
“Sumber daya alam itu, adalah alat untuk memobilisasi kekayaan yang sangat cepat. Orang bisa menjadi triliuner tiba-tiba, hanya karena punya tambang atau IUP Batubara,” katanya.
Untuk itu, menurutnya, adalah hal yang wajar jika negara mengambil peran besar untuk mendistribusikan hasil SDA melalui sistem jaminan sosial yang komprehensif.
Baca Juga: Bawa Klub Presiden Prabowo Promosi, Widodo Cahyono Putro Justru Kecewa, Ini Alasannya
Pendanaan dari sektor SDA saat ini difokuskan untuk menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berkualitas dan menguasai teknologi tinggi.
"Tetapi kalau sudah merupakan kemajuan, secara sumber daya manusianya, bisa memproduksi teknologi yang tinggi, maka porsi-porsi kebebasan dalam menyelengarakan ekonomi dapat disesuaikan dari kesibukan masyarakat itu sendiri,” ujarnya.
Ia juga mengungkapkan, bahwa ia telah mengusulkan kepada Presiden untuk menyatukan berbagai sistem jaminan sosial yang saat ini masih terpecah, seperti BPJS, Tapera, hingga berbagai kartu bantuan sosial.
“Beberapa waktu lalu saya bertemu Presiden. Kepada beliau saya mengusulkan sistem jaminan sosial yang komprehensif itu mulai kita pikirkan. Karena mandat UUD 1945,” ujarnya.
Langkah ini mulai terlihat dengan dikeluarkannya Inpres DTSEN pada Februari 2025 serta pembahasan UU Satu Data di DPR untuk memastikan penyaluran jaminan sosial lebih masif dan akurat.
Selain penguatan jaminan sosial, Presiden Prabowo disebut tengah berupaya keras memperkuat kelas menengah melalui industrialisasi dan hilirisasi yang menyentuh hingga tingkat desa dan kecamatan.
Berita Terkait
-
Bawa Klub Presiden Prabowo Promosi, Widodo Cahyono Putro Justru Kecewa, Ini Alasannya
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Sentil 'Akal-akalan' Aplikator, Driver Ojol: Potongan Terasa 30 Persen, Berharap pada Perpres Baru
-
Geger Unggahan Video Amien Rais, Komdigi dan Bakom RI Beri Pernyataan!
-
Soal Video Amien Rais yang Singgung Teddy Hilang di YouTube, Ketum Partai Ummat: Tanya Pemerintah
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Milk Cleanser Viva untuk Umur Berapa? Ini Penjelasan dan 5 Pilihan Variannya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- 4 Cushion Terbaik untuk Usia 40 Tahun ke Atas, Anti Crack Samarkan Garis Halus Seharian
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
Pilihan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
-
Demo Pakai Daster ke Istana, Aliansi Perempuan Tuntut Prabowo Turunkan Harga BBM dan Setop MBG
-
BREAKING NEWS: Kantor Dinas Pendidikan Sulsel Digeledah Kejati
-
Prediksi Argentina vs Aljazair: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
Terkini
-
MBG Disebut Langgar HAM, Natalius Pigai Tuding Komnas HAM Tak Paham Aturan
-
Bansos Aman! Gus Ipul Jamin Efisiensi Anggaran Tak Pangkas Bantuan Rakyat
-
Penderita Fatty Liver Rasakan Manfaat Antrean Online Mobile JKN Saat Berobat
-
'Disentil' Sahroni di DPR, KPK Langsung Naikkan Usulan Anggaran dari Rp762 M jadi Rp989 M
-
Legislator Gerindra 'Semprot' Komnas HAM: Sebut MBG Langgar HAM Itu Keliru!
-
Evaluasi Haji 2026 di Hambalang: Prabowo Minta Fasilitas Hotel Ditata, Ongkos Dipangkas
-
Murid Sekolah Rakyat Lampaui Target, Kemensos Ajukan Tambahan Anggaran hingga Rp8 Triliun
-
Pigai Minta Tambahan Rp492,9 Miliar untuk Kementerian HAM, DPR Hanya Setujui Rp224,9 Miliar
-
Siapkan Dana Pendidikan Anak Tanpa Cemas, BRI Multiguna Tawarkan Pembiayaan Fleksibel
-
Kadistamhut DKI: Pungli di Pemakaman Jakarta Libatkan RT Hingga RW