- Pemerintah menjadikan sektor UMKM dan ekonomi kreatif sebagai instrumen utama untuk menekan angka kemiskinan nasional secara masif.
- Menko Pemberdayaan Masyarakat menargetkan penghapusan kemiskinan ekstrem pada 2026 serta menekan angka kemiskinan maksimal 5 persen di 2029.
- Pemerintah berupaya mendorong sepuluh juta warga agar bekerja di sektor formal atau menjadi pelaku usaha hingga tahun 2029.
Suara.com - Pemerintah menempatkan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) serta ekonomi kreatif (ekraf) sebagai salah satu instrumen utama dalam upaya menekan angka kemiskinan nasional.
Menteri Koordinator Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar (Cak Imin), menyebutkan bahwa langkah tersebut sejalan dengan amanat Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 8 yang mendorong keterlibatan lintas kementerian dalam mempercepat penghapusan kemiskinan ekstrem pada 2026 serta menekan angka kemiskinan hingga maksimal 5 persen pada 2029.
“Kementerian UMKM dan Kementerian Ekonomi Kreatif akan terus bergerak untuk berkontribusi mengatasi kemiskinan ekstrem 2026 dan kemiskinan 5 persen maksimal di 2029,” ujar Cak Imin usai rapat tingkat menteri bersama Menteri UMKM dan Menteri Ekraf di Bloc Space, kawasan Blok M, Jakarta Selatan, Senin (4/5/2026).
Menurutnya, terdapat dua langkah utama yang akan ditempuh untuk mencapai target tersebut. Salah satunya adalah mendorong peningkatan jumlah masyarakat yang bekerja di sektor formal maupun menjadi pelaku usaha.
“Kita ingin mendorong sampai 2029 minimal ada 10 juta warga kita bekerja secara formal atau menjadi pelaku usaha dan pengusaha,” tuturnya.
Cak Imin juga menegaskan bahwa upaya tersebut menjadi bagian dari kewajiban pemerintah untuk menggerakkan penanggulangan kemiskinan secara lebih masif melalui sektor UMKM dan ekonomi kreatif.
“Penanggulangan kemiskinan ekstrem dan penanggulangan kemiskinan bisa kita gerakkan secara masif melalui kegiatan UMKM dan ekonomi kreatif,” kata dia.
Ia menyampaikan optimisme bahwa potensi masyarakat dapat didorong menjadi lebih berdaya dan mandiri melalui penguatan kedua sektor tersebut.
“Insyaallah kita akan bekerja terus untuk itu dan melalui UMKM dan ekonomi kreatif kita yakin kita bisa menggerakkan potensi yang tinggi di masyarakat untuk berdaya dan mandiri,” pungkasnya.
Baca Juga: Sobat Indibiz Resmi Diluncurkan, Telkom Perluas Peluang Perempuan UKM Naik Kelas di Era Digital
Berita Terkait
-
Sobat Indibiz Resmi Diluncurkan, Telkom Perluas Peluang Perempuan UKM Naik Kelas di Era Digital
-
Cetak Laba Rp15,5 Triliun di Awal 2026, BRI Kukuhkan Penopang Ekonomi UMKM
-
UMKM Binaan BRI Masuk Pasar Dunia, Bukukan Kesepakatan Rp54,5 Miliar di Singapura
-
Penguatan Ekonomi UMKM Batik di Giriloyo Melalui 'Diplomasi' Pasar Global
-
UMKM Digenjot Naik Kelas lewat Pemanfaatan Teknologi AI
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- 5 Pilihan Sepatu Running Lokal Rp100 Ribuan, Murah tapi Kualitas Bukan Kaleng-Kaleng
- Promo Alfamart Hari Ini 2 Mei 2026, Menang Banyak Diskon hingga 60 Persen Kebutuhan Harian
- 5 Cushion Waterproof dan Tahan Lama, Makeup Awet Seharian di Cuaca Panas
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Mencerahkan Wajah, Cukup 3 Langkah Praktis Murah Meriah!
Pilihan
-
Teror di London: Penembakan Brutal dari Dalam Mobil, 4 Orang Jadi Korban
-
RESMI! Klub Milik Prabowo Subianto Promosi ke Super League
-
Dibayar Rp50 Ribu Sebulan, Guru Ngaji di Kampung Tak Terjamah Sistem Pendidikan
-
10 Spot Wisata Paling Hits di Solo 2026: Paduan Sempurna Budaya, Estetika, dan Gaya Hidup Modern!
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
Terkini
-
Aksi 4 Mei: Kala Mahasiswi Pertanyakan Nurani Penguasa Soal Nasib Guru Honorer
-
India di Ambang 'Kiamat' Energi karena Perang AS - Iran, Udara Tercemar Parah karena Ini
-
Terkuak! Ini Alasan Sopir Pajero Kabur Usai Tabrak Tukang Buah di Kalimalang hingga Luka Serius
-
Mendagri Tekankan 3 Rambu Utama Penguatan Perpukadesi
-
Tak Mau Ambil Risiko 'Barang Mewah' Disalahgunakan, Polda Jatim Musnahkan 22 Kg Kokain Kolombia!
-
Perkuat Perlindungan Tenaga Kerja, Menaker Tekankan Pentingnya Jaminan Sosial
-
Kasus Menantu Jadi Pelaku Kekerasan: Apa yang Sebenarnya Salah dalam Relasi Keluarga?
-
Panggil Pegawai DJBC Salisa Asmoaji, KPK Endus Adanya 'Uang Pelicin' dalam Pengurusan Cukai Rokok
-
ICW Soroti Bagi-Bagi Sembako di Monas, Desak Pemerintah Buka Sumber Anggaran yang Dinilai Tertutup
-
Militer Iran Ultimatum Donald Trump: Berani Masuk Selat Hormuz, Kami Serang!