- Anggota BPK RI, Haerul Saleh, meninggal dunia dalam peristiwa kebakaran rumahnya di Tanjung Barat, Jakarta Selatan, Jumat pagi.
- Petugas Gulkarmat Jakarta Selatan mengerahkan 12 unit mobil pemadam untuk memadamkan api yang berkobar pada pukul 07.53 WIB.
- Haerul Saleh adalah mantan politikus DPR RI yang dikenal sebagai pejabat muda berprestasi di bidang pengawasan keuangan negara.
Habiburokhman mengenang Haerul Saleh bukan sekadar sebagai rekan kerja, melainkan sebagai sahabat karib yang telah bersama sejak masa-masa awal perjuangan politik.
Keduanya bahkan pernah berbagi kamar saat menjalani masa penggodokan kader di Partai Gerindra lebih dari satu dekade silam.
"Saya sangat berduka cita. Beliau adalah sahabat saya. Sebelum Pemilu 2014, kami satu kamar sewaktu pelatihan kaderisasi Partai Gerindra," kata dia.
Haerul Saleh, bagi Habiburokhman, adalah sosok baik dan tak segan-segan membantu bila sahabatnya tengah kesusahan.
"Dia anak muda yang terbilang cerdas," kata dia.
Habiburokhman juga memanjatkan doa terbaik bagi almarhum agar segala amal ibadahnya diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa.
"Saya mengajak masyarakat mendoakan beliau supaya husnul khotimah. Semoga diampuni seluruh dosanya, serta amal ibadahnya diterima Allah SWT," kata Habiburokhman.
Rekam Jejak Karier Haerul Saleh
Haerul Saleh bukanlah sosok baru dalam panggung nasional. Sebelum menduduki kursi anggota BPK RI, ia merupakan politikus yang aktif di DPR RI.
Baca Juga: Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
Selama masa jabatannya sebagai wakil rakyat, ia dipercaya duduk di Komisi XI yang membidangi masalah keuangan dan perbankan.
Karier politiknya yang stabil dan pemahamannya yang mendalam terhadap isu-isu finansial negara membawanya terpilih sebagai anggota BPK RI melalui fit and proper test yang ketat di DPR.
Pada usianya yang masih tergolong muda untuk ukuran pejabat tinggi negara, Haerul dianggap sebagai salah satu representasi anak muda yang memiliki kompetensi tinggi dalam pengawasan keuangan negara.
Berita Terkait
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
Kebakaran Rumah di Tanjung Barat, Satu Orang Meninggal Dunia: Diketahui Anggota BPK
-
DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru
-
4 Mei Hari Pemadam Kebakaran Internasional: Kisah Tragis di Balik Seragam yang Pantang Menyerah
-
6 Cara Aman Usir Lalat Tanpa Pakai Lilin, Praktis dan Minim Risiko
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
WNA China Diduga Dilecehkan Saat Bikin Video di Lovina Bali
-
Bibit Durian Diturunkan di Pelabuhan Makassar Padahal Punya Izin, Ini Respons Badan Karantina
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Resah, Puluhan Pimpinan Media Lokal dari 4 Provinsi Kumpul di Pekanbaru Bahas Ekosistem Media
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu