- Anggota BPK RI, Haerul Saleh, meninggal dunia dalam peristiwa kebakaran rumahnya di Tanjung Barat, Jakarta Selatan, Jumat pagi.
- Petugas Gulkarmat Jakarta Selatan mengerahkan 12 unit mobil pemadam untuk memadamkan api yang berkobar pada pukul 07.53 WIB.
- Haerul Saleh adalah mantan politikus DPR RI yang dikenal sebagai pejabat muda berprestasi di bidang pengawasan keuangan negara.
Suara.com - Haerul Saleh, anggota Badan Pemeriksa Keuangan atau BPKI RI meninggal dunia, dalam kebakaran yang melanda rumahnya di kawasan Tanjung Barat, Jagakarsa, Jakarta Selatan, Jumat (8/5/2026) pagi.
Insiden yang terjadi di tengah pemukiman warga ini mengejutkan banyak pihak, mengingat sosok Haerul Saleh dikenal sebagai pejabat muda yang memiliki karier cemerlang, baik saat di parlemen maupun ketika menjabat di lembaga negara.
Pria yang mengembuskan napas terakhirnya pada usia 43 tahun ini, meninggalkan jejak pengabdian yang cukup panjang bagi bangsa.
Kronologi Kebakaran di Tanjung Barat
Berdasarkan data yang terhimpun dari Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta Selatan, api mulai berkobar di kediaman tersebut pada pagi hari saat warga mulai memulai aktivitas.
Lokasi tepat kejadian berada di Jalan Teratai Blok G8 RT 03 RW 02, Kelurahan Tanjung Barat.
Laporan pertama mengenai adanya kobaran api, diterima oleh petugas Command Center Damkar pada pukul 07.53 WIB.
Merespons laporan tersebut, petugas langsung bergerak cepat ke lokasi guna mencegah api merambat ke bangunan di sekitarnya yang cukup padat.
"Terdapat satu korban meninggal dunia. Masih dalam penyelidikan," kata petugas Command Center Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat) Jakarta dalam keterangan resminya.
Baca Juga: Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
Sebanyak 12 unit mobil pemadam kebakaran beserta 48 personel dikerahkan sepenuhnya ke titik lokasi.
Proses pemadaman intensif dilakukan sejak pukul 08.07 WIB. Berkat kesigapan petugas di lapangan, api berhasil dikuasai dan proses pendinginan selesai pada pukul 08.49 WIB.
Meski api sudah berhasil dipadamkan sepenuhnya, nyawa Haerul Saleh tidak dapat terselamatkan dalam peristiwa tersebut.
Duka Mendalam Sahabat
Meninggalnya Haerul Saleh menyisakan kesedihan mendalam bagi rekan-rekan sejawatnya di dunia politik, terutama dari Partai Gerindra, partai yang membesarkan namanya sebelum ia dilantik menjadi anggota BPK.
Ketua Komisi III DPR RI, Habiburokhman, menjadi salah satu sosok yang merasa sangat kehilangan.
Berita Terkait
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
Kebakaran Rumah di Tanjung Barat, Satu Orang Meninggal Dunia: Diketahui Anggota BPK
-
DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru
-
4 Mei Hari Pemadam Kebakaran Internasional: Kisah Tragis di Balik Seragam yang Pantang Menyerah
-
6 Cara Aman Usir Lalat Tanpa Pakai Lilin, Praktis dan Minim Risiko
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
5 Peserta SPPI Tewas, TB Hasanuddin Desak Latihan Militer Calon Manajer Koperasi Dihentikan
-
Warga Keluhkan Dentuman Kembang Api di Prambanan, Kades Sebut Acara Pre-Wedding Sespri Prabowo
-
5 Peserta SPPI Tewas, Kemhan Evaluasi Total Program Latsarmil
-
Bukan Untuk Cetak Tentara, Kemhan Ungkap Misi Utama Latsarmil Calon Manajer Kopdes
-
Dinilai Punya Kepribadian Baik, Uya Kuya Bakal Pimpin PAN Jakarta
-
Jawab Prabowo Soal Tidak Bisa Bikin Mobil Sendiri, UGM: Kuncinya di Keberpihakan Pemerintah
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Mahfud MD Soroti Kemunduran Demokrasi, Sebut Politik Uang Gerus Penegakan Hukum
-
Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz
-
Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan