- Presiden Prabowo Subianto meninjau fasilitas perikanan terintegrasi di Kampung Nelayan Merah Putih, Gorontalo, pada 11 September 2025 lalu.
- Kawasan tersebut dilengkapi fasilitas cold storage, pabrik es, dan dermaga guna mendukung produktivitas serta ekonomi nelayan lokal.
- Pembangunan fasilitas ini bertujuan menjaga stabilitas harga dan kualitas hasil tangkapan nelayan yang dikelola Koperasi Desa Merah Putih.
Kepala Pelabuhan Perikanan Nusantara Kwandang, Yanwar Amri Yasman menyampaikan KNMP Leato Selatan memiliki sejumlah fasilitas produksi, penanganan hasil perikanan, dan layanan pendukung kawasan pesisir yang teintegrasi dengan pusat aktivitas ekonomi masyarakat nelayan.
Fasilitas-fasilitas tersebut, di antaranya fasilitas produksi seperti pabrik es dan cold storage. Fasilitas pendukung, antara lain tempat tambatan perahu, sentra pembongkaran ikan. Fasilitas untuk perbaikan seperti docking, fasilitas perbaikan jaring atau alat tangkap, serta bengkel.
"Selain itu juga untuk kebutuhan melaut atau logistik nelayan itu tersedia kios perbekalan dan ada juga kios kuliner," kata Yanwar.
Yanwar mengatakan total hasil tangkapan nelayan di wilayah sebanyak 6 ton dalam satu tahun. Dengan rata-rata tangkapan setiap harinya sekitar 10 ton sampai 15 ton.
Keberadaan KNMP Leato Selatan yang berbatasan langsung dengan laut ini diharapkan dapat menjaga pasokan serta stabilitas hasil tangkapan nelayan.
Sebelumnya, nelayan harus menjual tangkapan pada hari yang sama untuk menjaga kesegaran ikan. Hal itu berdampak terhadap penurunan harga jika dalam kondisi puncak musim tangkapan karena produksi melimpah melebihi kapasitaa daya serap pasar.
"Nah, ketika sudah ada fasilitas cold storage di dalam lokasi KNMP, tentu pada saat harga turun, produksi melimpah, ikan bisa disimpan dulu di dalam cold storage yang bisa bertahan lebih dari satu tahun tentunya. Seperti itu. Kalau produk beku itu lebih dari satu tahun bisa," kata Yanwar.
Yanwar menyanpaikan cold storage di KNMP Leato Selatan memiliki dua fasilitas pembekuan dengan daya tampung satu ton dan fasilitas penyimpangan setelah dibekukan berkapasitas sepuluh ton.
Mengenai fasilias pabrik es, Yanwar mengatakan dalam satu kali poduksi kapasitas es yang dihasilkan bisa mencapai satu ton. Dalam satu hari, bisa dua kali produksi yang artinya salam 24 jam es yang dihasilkan sebanyak dua ton.
Baca Juga: Prabowo Janji Renovasi Puskesmas dan Sekolah di Miangas
"Nah, saat ini pihakpengelola koperasi sudah melakukan proses pemasaran kepada masyarakat dengan cara pengantaran langsung bisa, order melalui petugas koperasi juga bisa," kata Yanwar.
Yanwar mengatakan pengelolaan KNMP Leato Selatan akan dilakukan langsung lewat Koperasi Desa Merah Putih.
"Yang mengelola KNMP ini nantinya adalah Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih atau Kopdes Merah Putih. Nah, itu yang akan mengelola yang tentunya sudah dibentuk sebelumnya melalui Kementerian Koperasi," kata Yanwar.
Diketahui KNMP Leato Selatan mencakup 835 Kepala Keluarga (KK), dengan 612 orang berprofesi sebagai nelayan aktif dan didukung 214 unit kapal perikanan.
Kawasan ini memiliki potensi perikanan tangkap yang cukup besar dengan komoditas utama berupa ikan selar, cakalang, dan tuna yang menjadi sumber utama pendapatan masyarakat sekaligus komoditas unggulan perikanan Kota Gorontalo.
Berita Terkait
Terpopuler
- Profil Norman Joesoef, Pengusaha Muda yang Disebut-sebut Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
- 4 HP Murah Baterai 7000 mAh, Tahan hingga 2 Hari dengan Performa Kencang
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- Rumah Lansia 82 Tahun Dieksekusi PN Jakbar Meski Masih Sengketa
Pilihan
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
Terkini
-
Bukan Hanya Populer, Seskab Teddy Salip Sejumlah Menteri Senior dalam Urusan Kinerja
-
Jejak Sang Maestro di Piala Presiden, Ketika Pemimpin Meletakkan Tongkat Estafet
-
Lahir dari DNA Meradelima, Kembang Goeyang Hadirkan Konsep Tempo Dulu di Sarinah
-
Mengenal Pendidikan Profesi Arsitek, Bekal Sebelum Terjun ke Dunia Praktik
-
IPEKA RUN 2026 Jadikan Olahraga sebagai Bagian dari Pengalaman Belajar Langsung
-
5 Conditioner untuk Rambut Kering, Bebas Kusut dan Lembut Berkilau
-
Deretan Mobil Keluarga dengan Kabin Lapang yang Melantai di GIIAS 2026
-
Kredit Macet Hantui Industri Pinjol
-
Lestarikan Kuliner Nusantara, Pertamina Bright Gas Cooking Competition Tegal Lahirkan Juara Baru
-
Gebrakan Bentor Nazaruddin: Misi 50 Kursi PRI dan Sinyal Barometer Lampung