- Presiden Prabowo Subianto meninjau Kampung Nelayan Merah Putih di Gorontalo untuk memeriksa fasilitas produksi perikanan pada 2026.
- Kawasan yang dibangun selama tahun 2025 ini menyediakan infrastruktur pendukung seperti pabrik es, cold storage, dan pusat ekonomi.
- Keberadaan fasilitas cold storage bertujuan menjaga stabilitas harga ikan serta meningkatkan efektivitas logistik bagi para nelayan setempat.
Suara.com - Presiden Prabowo Subianto melakukam kunjungan ke Gorontalo, usai dari Miangas. Kunjungan ke Gorontalo dalam rangka meninjau Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) Leato Selatan.
Pantauan langsung Suara.com di lokasi, Prabowo tiba pukul 14.35 WITA menggunakan mobi kepresidenan, Maung.
Usai turun dari mobil, Prabowo langsung meninjau sejumlah fasilitas di KNMP Leato Selatan mulai dari cold storage hingga pabrik es portabel.
Kedatangan kepala negara disambut meriah oleh para nelayan turut hadir di KNMP Leato Selatan. Mereka mengabadikan momen kehadiran Prabowo saat meninjau.
Melihat sambutan meriah dari bapak dan ibu nelayan, Prabowo kemudian menyapa mereka yang tengah duduk di tenda. Prabowo menyapa secara dekat para nelayan di KNMP Leato Selatan.
Mendampingi Prabowo, Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
KNMP Leato Selatan Kota Gorontalo merupakan salah satu lokasi prioritas pembangunan KNMP Tahap I Tahun 2025 yang mulai dibangun pada 11 September 2025 dan berhasil diselesaikan tepat waktu pada 31 Desember 2025 di atas lahan seluas 3.895 m².
Kepala Pelabuhan Perikanan Nusantara Kwandang, Yanwar Amri Yasman menyampaikan KNMP Leato Selatan memiliki sejumlah fasilitas produksi, penanganan hasil perikanan, dan layanan pendukung kawasan pesisir yang teintegrasi dengan pusat aktivitas ekonomi masyarakat nelayan.
Fasilitas-fasilitas tersebut, di antaranya fasilitas produksi seperti pabrik es dan cold storage. Fasilitas pendukung, antara lain tempat tambatan perahu, sentra pembongkaran ikan. Fasilitas untuk perbaikan seperti docking, fasilitas perbaikan jaring atau alat tangkap, serta bengkel.
Baca Juga: Pecah! Prabowo Joget Tabola Bale Bareng Warga Miangas Usai Hadiri KTT ASEAN
"Selain itu juga untuk kebutuhan melaut atau logistik nelayan itu tersedia kios perbekalan dan ada juga kios kuliner," kata Yanwar.
Yanwar mengatakan total hasil tangkapan nelayan di wilayah sebanyak 6 ton dalam satu tahun. Dengan rata-rata tangkapan setiap harinya sekitar 10 ton sampai 15 ton.
Keberadaan KNMP Leato Selatan yang berbatasan langsung dengan laut ini diharapkan dapat menjaga pasokan serta stabilitas hasil tangkapan nelayan.
Sebelumnya, nelayan harus menjual tangkapan pada hari yang sama untuk menjaga kesegaran ikan. Hal itu berdampak terhadap penurunan harga jika dalam kondisi puncak musim tangkapan karena produksi melimpah melebihi kapasitaa daya serap pasar.
"Nah, ketika sudah ada fasilitas cold storage di dalam lokasi KNMP, tentu pada saat harga turun, produksi melimpah, ikan bisa disimpan dulu di dalam cold storage yang bisa bertahan lebih dari satu tahun tentunya. Seperti itu. Kalau produk beku itu lebih dari satu tahun bisa," kata Yanwar.
Yanwar menyanpaikan cold storage di KNMP Leato Selatan memiliki dua fasilitas pembekuan dengan daya tampung satu ton dan fasilitas penyimpangan setelah dibekukan berkapasitas sepuluh ton.
Berita Terkait
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- Motor Eropa Siap Sikat CBR150R dan R15, Harganya Cuma Segini
- Promo Alfamart Hari Ini 6 Mei 2026, Serba Gratis hingga Tukar A-Poin dengan Produk Pilihan
- 5 Sepatu Lokal Versatile Mulai Rp100 Ribuan, Empuk Buat Kerja dan Jalan Jauh
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
ILRC Ungkap Femisida Banyak Terjadi di Ruang Privat, Pelaku Bisa Pasangan hingga Keluarga
-
KPK Bantah Open Donasi Anak Yatim, Poster Berlogo Lembaga Disebar ke Grup WhatsApp
-
Berkunjung ke Miangas, Prabowo Beri Bantuan Kapal Ikan, Starlink hingga Handphone
-
Wamendagri Wiyagus: Kendari Punya Peluang Besar Jadi Pusat Ekonomi dan Industri MICE Indonesia Timur
-
Zulkifli Hasan Target PAN Banten Tiga Besar di Tanah Jawara
-
Usai Jalani Sidang di Jakarta, Ammar Zoni Kembali Dipindah ke Lapas Super Maksimum Nusakambangan
-
Prabowo Janji Renovasi Puskesmas dan Sekolah di Miangas
-
Ada Semangat dan Kehidupan Baru dari Balik Pintu Huntara
-
Satgas PRR Salurkan Rp1,9 T Hadirkan Ruang Kelas Nyaman di Wilayah Terdampak
-
Bantargebang Terancam Overload, Warga Jakarta Wajib Pilah Sampah dari Rumah Mulai Besok