- Ketua Umum GRIB Jaya, Hercules, menyatakan organisasinya berhasil mengantarkan Prabowo Subianto menjadi Presiden RI ke-8 pada perayaan HUT ke-15 di Jakarta.
- Hercules menegaskan dukungan penuh GRIB Jaya bagi Prabowo selama empat kali pemilihan presiden sebagai komitmen perjuangan organisasi yang konsisten.
- Hercules menolak tawaran suap ratusan miliar rupiah dari seorang jenderal untuk mengalihkan dukungan politiknya selama Pilpres 2024 berlangsung.
Suara.com - Ketua Umum GRIB Jaya, Hercules Rosario Marshal, mengklaim organisasinya memiliki peran besar dalam perjalanan politik Prabowo Subianto hingga akhirnya menjadi Presiden RI ke-8.
Pernyataan itu disampaikan Hercules saat pidato dalam perayaan HUT ke-15 GRIB Jaya di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (10/5/2026). Ia menyebut GRIB Jaya sudah empat kali mendukung Prabowo dalam kontestasi pemilihan presiden.
“Alhamdulillah, GRIB sebagai petarung, empat kali bertarung, alhamdulillah kita mengantarkan pak Presiden, bapak Haji Prabowo Subianto masuk Istana Negara,” ungkap Hercules.
Dalam pidatonya, Hercules juga mengingatkan para anggota GRIB Jaya bahwa keberhasilan Prabowo menuju kursi presiden tidak lepas dari perjuangan organisasi yang dipimpinnya.
“Kita-kita ini wajah-wajah yang dikenal oleh bapak Presiden. Mari kita jaga Indonesia. Mari kita jaga GRIB Jaya yang ada di seluruh provinsi,” katanya.
Sebagaimana diketahui, Hercules dikenal memiliki hubungan dekat dengan Prabowo sejak masa pendudukan Timor Timur. Kedekatan keduanya disebut terjalin saat Prabowo masih aktif bertugas sebagai perwira militer di wilayah tersebut.
Dalam pidatonya, Hercules juga sempat mengungkap soal adanya pihak yang menawarkan uang ratusan miliar rupiah yang disebut diterimanya menjelang Pilpres 2024 agar tidak mendukung Prabowo.
“Di Pilpres 2024 kemarin, ini dunia biar tahu, kalian biar tahu, saya didatangi oleh orang salah satu partai politik, tawarkan saya uang ratusan miliar untuk bergabung dengan salah satu partai politik,” ujarnya.
Menurut Hercules, tawaran tersebut dibawa langsung oleh seorang jenderal bintang dua ke rumahnya.
Baca Juga: Nelayan Tak Boleh Dilupakan, Prabowo Janjikan Perbaikan Kesejahteraan Nasional
“Yang datang itu jenderal bintang dua. Dia menawarkan uang untuk enggak boleh Hercules dukung pak Presiden pak Prabowo. Tawarkan uang ratusan miliar di rumah saya,” jelasnya.
Namun, Hercules mengaku menolak tawaran tersebut karena dukungannya kepada Prabowo dianggap sebagai komitmen yang tidak bisa ditukar dengan uang.
“Saya bilang mohon maaf bapak jenderal, saya gini-gini, saya harga mati untuk bapak Presiden pak Prabowo. Ini dia harus jadi presiden. Jadi, saya cari uang, tapi uang itu enggak boleh atur saya,” ucap Hercules.
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Hercules Ngaku Ditawari Jenderal Ratusan Miliar agar Tak Dukung Prabowo di Pilpres 2024
-
Nobar Persija vs Persib: 13 Titik di Jakpus Dijaga TNI-Polri
-
Terungkap! Ini Alasan Ahmad Dedi Lari Hindari Wartawan Usai Diperiksa KPK Kasus Korupsi Bea Cukai
-
Legislator PDIP Minta Desak Tinjau Kembali Rencana Pajak Sembako
-
Transaksi UMKM Tembus 13 Juta di E-Commerce, Pemulihan Ekonomi Pascabencana Kian Menguat
-
Wamendagri Bima Arya Dorong HIPMI dan Pemda Bersinergi Kembangkan Ekonomi Kreatif
-
Patroli Dini Hari di Pamulang: Remaja Diduga Balap Liar Diamankan, Pesta Miras Dibubarkan
-
Isu Pencaplokan Gojek, Legislator PDIP: Komisi VI akan Panggil Danantara
-
Status Honorer Dihapus 2027, FSGI: Jangan Sampai Picu Krisis Guru dan Gaji Tak Layak!
-
Cegah Gesekan El Clasico, Polresta Tangerang Patroli Keliling di Titik Nobar Persija-Persib