- Ketua Umum GRIB Jaya, Hercules, mengaku pernah ditawari uang ratusan miliar rupiah agar tidak mendukung Prabowo Subianto saat Pilpres 2024.
- Tawaran tersebut disampaikan oleh seorang jenderal bintang dua yang mendatangi rumah Hercules agar ia berpindah dukungan politik.
- Hercules menolak tawaran besar tersebut karena berkomitmen penuh mendukung Prabowo dan enggan menjadi pengkhianat demi harta kekayaan.
Suara.com - Ketua Umum GRIB Jaya, Hercules Rosario Marshal, mengaku pernah ditawari uang ratusan miliar rupiah agar tidak mendukung Prabowo Subianto pada Pilpres 2024. Pengakuan itu disampaikan Hercules saat berpidato dalam perayaan HUT ke-15 GRIB Jaya di Istora Senayan, Jakarta, Minggu (10/5/2026).
Di hadapan kader dan simpatisan GRIB Jaya, Hercules mengklaim tawaran tersebut datang dari seorang jenderal bintang dua yang mendatanginya langsung ke rumah.
“Di Pilpres 2024 kemarin, ini dunia biar tahu, kalian biar tahu, saya didatangi oleh orang salah satu partai politik, tawarkan saya uang ratusan miliar untuk bergabung dengan salah satu partai politik,” ujar Hercules.
Menurut Hercules, sosok yang datang menawarkan uang itu meminta dirinya tidak memberikan dukungan kepada Prabowo Subianto pada kontestasi Pilpres 2024.
“Yang datang itu jenderal bintang dua. Dia menawarkan uang untuk enggak boleh Hercules dukung pak Presiden pak Prabowo. Tawarkan uang ratusan miliar di rumah saya,” jelasnya.
Namun, Hercules mengaku langsung menolak tawaran tersebut. Ia menegaskan dukungannya kepada Prabowo merupakan komitmen yang tidak bisa digoyahkan dengan uang.
“Saya bilang mohon maaf bapak jenderal, saya gini-gini, saya harga mati untuk bapak Presiden pak Prabowo. Ini dia harus jadi presiden. Jadi, saya cari uang, tapi uang itu enggak boleh atur saya,” ucap Hercules.
Hercules juga mengklaim nominal uang yang ditawarkan sangat besar dan bisa membuatnya hidup kaya raya. Meski begitu, ia mengaku tidak tergoda karena merasa akan menjadi pengkhianat jika menerima tawaran tersebut.
“Kalau uang itu bisa mengatur nanti akan berasa jadi pengkhianat. Saya mohon maaf. Uang ini luar biasa ratusan miliar, saya langsung jadi kaya raya ini. Tapi, uang itu enggak memengaruhi saya karena komitmen, jati diri saya, saya punya darah ini keluar merah putih sama keluar wajahnya bapak Presiden Prabowo,” ujarnya.
Baca Juga: Panas! Menteri Ara Siap Lawan Hercules Demi Bangun Rusun di Tanah Abang
Berita Terkait
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Nobar Persija vs Persib: 13 Titik di Jakpus Dijaga TNI-Polri
-
Terungkap! Ini Alasan Ahmad Dedi Lari Hindari Wartawan Usai Diperiksa KPK Kasus Korupsi Bea Cukai
-
Transaksi UMKM Tembus 13 Juta di E-Commerce, Pemulihan Ekonomi Pascabencana Kian Menguat
-
Wamendagri Bima Arya Dorong HIPMI dan Pemda Bersinergi Kembangkan Ekonomi Kreatif
-
Patroli Dini Hari di Pamulang: Remaja Diduga Balap Liar Diamankan, Pesta Miras Dibubarkan
-
Status Honorer Dihapus 2027, FSGI: Jangan Sampai Picu Krisis Guru dan Gaji Tak Layak!
-
Cegah Gesekan El Clasico, Polresta Tangerang Patroli Keliling di Titik Nobar Persija-Persib
-
Hapus Jejak Tiang Monorel, Pramono Anung Buka Perdana CFD Rasuna Said sebagai Ikon Baru Jakarta
-
Usut Jaringan Internasional! 321 WNA Operator Judol Jakbar Dipindahkan ke Imigrasi
-
Polda Metro Kerahkan Ratusan Polis Jaga Ketat HUT GRIB Jaya di GBK