Sebagai informasi, di Provinsi Kalimantan Tengah saat ini terdapat empat titik Sekolah Rakyat, terdiri dari Sekolah Rakyat Terintegrasi (SRT) dan Sekolah Rakyat Dasar (SRD), yakni SRT 23 Katingan, SRD 6 Palangka Raya, SRT 54 Gunung Mas, dan SRT 55 Kotawaringin Timur.
Hadir jajaran Kemensos, di antaranya Dirjen Rehabilitasi Sosial Supomo, Staf Khusus Mensos (SKM) Fatkhurohman Taufik, A. Malik Haramain, Tenaga Ahli Mensos (TAM) Agustinus Budi Prasetyohadi dan Aswandi, serta Sekretaris Ditjen Dayasos Dewi Suhartini.
Hadir pula Asisten III Setda Provinsi Kalteng Sunarti, Kepala Dinas Sosial Provinsi Kalteng Eddy Karusman, dan Plt Kepala Biro Kesra Setda Provinsi Kalteng Akhmad Husain.
Turut hadir juga Sekda Katingan Christian Rain, Kepala Dinas Sosial Katingan Robertus Pamuryanto, Wakil Ketua I DPRD Nanang Suriansyah, Wakil Ketua II DPRD Wiwin Susanto, Kapolres Katingan AKBP Dodik Hartono, Kepala Kejaksaan Negeri Gatot Haryono, Ketua Pengadilan Agama Yusuf Bahrudin, Danyon TP 831/PT Letkol Inf Achmad Satya Karim, perwakilan Dandim 1019 Kapten Bari. ***
Berita Terkait
-
Menteri PU Akui Pembangunan Sekolah Rakyat Telat dari Target
-
Sekjen PBNU Gus Ipul Usulkan Ploso Jadi Lokasi Munas dan Konbes NU, Pembukaan di Bangkalan
-
Narapidana Kuliah dari Balik Jeruji, Hak Pendidikan atau Privilege?
-
Wamensos Agus Jabo: Sekolah Rakyat Tak Hanya Fokus Pendidikan, Orang Tua Siswa Diberdayakan
-
Mawar Eva de Jongh Wisuda di Tengah Kesibukan Syuting, Bukti Belajar Bisa Jalan Bareng Karier
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan
-
Rekening Aktivis Pati Dibekukan, Koalisi Sipil: Jangan Jadikan Bank Alat Membungkam Kritik
-
Kebakaran Desa Adat Sade, Gubernur NTB Ungkap Dugaan Awal: Masalah Listrik