- Tiga personel Angkatan Laut Inggris tewas akibat kecelakaan helikopter AgustaWestland Merlin di Devon pada Rabu, 3 Juni 2026.
- Helikopter terbakar di udara sebelum jatuh ke area pertanian di Sourton Down sekitar pukul 04.00 waktu setempat.
- Pihak berwenang telah menutup lokasi kejadian untuk melakukan evakuasi serta investigasi menyeluruh guna mengetahui penyebab pasti kecelakaan.
Suara.com - Tiga personel angkatan laut Inggris atau Royal Navy tewas dalam kecelakaan helikopter di wilayah Devon, Inggris, Rabu (3/6/2026) dini hari waktu setempat.
Insiden terjadi sekitar pukul 04.00 aat helikopter melintas di atas Sourton Down.
Helikopter tiba-tiba terbakar dan berubah menjadi bola api sebelum menghantam tanah.
Pihak Angkatan Laut Inggris mengonfirmasi korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Kepala Angkatan Laut, Jenderal Sir Gwyn Jenkins, menyatakan duka mendalam atas tragedi ini.
“Saya sangat berduka. Ini akan menjadi pukulan besar bagi komunitas Angkatan Laut kami,” ujarnya.
Menteri Pertahanan Inggris, John Healey, turut menyampaikan kesedihan.
“Mereka bertugas dengan luar biasa dan akan sangat dirindukan,” katanya.
Saksi mata menggambarkan momen jatuhnya helikopter sebagai peristiwa mengerikan.
Baca Juga: Daftar Lengkap 183 Pemain Premier League Siap Unjuk Gigi di Piala Dunia 2026
Louise (32), yang melintas di lokasi, melihat langsung kejadian tersebut.
“Saya melihat bola api di langit. Helikopter itu jatuh ke ladang lalu meledak. Sangat menakutkan,” ujarnya dilansir dari The Sun.
Ia menambahkan, helikopter tampak meluncur dengan posisi hidung mengarah ke bawah sebelum menghantam tanah.
“Semuanya terjadi sangat cepat, saya rasa tidak mungkin ada yang selamat,” katanya.
Helikopter yang jatuh diketahui jenis AgustaWestland Merlin, yang mampu membawa hingga tiga kru dan puluhan pasukan.
Lokasi jatuh berada di area pertanian dekat jalur A30 dan A386.
Berita Terkait
-
Daftar Lengkap 183 Pemain Premier League Siap Unjuk Gigi di Piala Dunia 2026
-
Bintang Manchester United Yakin Timnas Inggris Bisa Juara Piala Dunia 2026
-
Daftar Skuad Termahal di Piala Dunia 2026: Prancis Tertinggi, Argentina Tak Masuk 5 Besar
-
Piala Dunia 2026 Terpanas Sepanjang Sejarah, Tuchel Andalkan WAGs untuk Bikin Adem Pemain
-
Misi Mustahil Thomas Tuchel? Memetakan Jalur Terjal Inggris Menuju Takhta Piala Dunia 2026
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- DPR Pertanyakan, Pemerintah Menjawab, Dari Mana Datang Isu Kipas Angin Rp1,8 T untuk Kopdes?
- Kulit Sawo Matang Jangan Salah Pilih Warna Lipstik! Ini 8 Pilihan yang Bikin Wajah Cerah Seketika
Pilihan
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
Terkini
-
Prabowo Klaim DSI Sudah Kelola Devisa US$10,5 Miliar
-
Anggaran Kipas Angin KDKMP Rp1,8 Triliun, KPK Ingatkan Inspektorat Jangan 'Tidur'
-
Masih Ada Praktik Jual Seragam, Disdikpora DIY Tegaskan Sekolah Negeri Tak Boleh Berbisnis
-
Detak Jantung Ibu Kota di Antara Wajah-Wajah Lelah Komuter Malam
-
Menkes Curhat ke DPR: Anggaran TB hingga Alkes Terhambat Gegara Pemblokiran Rp12,3 T di Kemenkeu
-
Menteri Urusan Muslim Singapura Mundur Usai Kena Skandal Perempuan
-
Pemerintah Belum Punya Skema Jelas, Kopdes Merah Putih Picu Kekhawatiran Warung Kecil
-
Basarnas Kerahkan RB 220 dari Mataram Perkuat Operasi SAR KM Nurul Salsa
-
Piala Dunia 2026: Mengapa Turnamen ini Disebut berpotensi Jadi yang Paling Tinggi Emisinya?
-
Soal Persekusi Transpuan Bogor, Yusril Tegaskan Perpres 111 Bukan Legitimasi Tindakan Vigilante