- Sepuluh personel Brimob bersenjata lengkap berjaga di kediaman Silmy Karim, Kebayoran Baru, Jakarta, pada Jumat petang.
- Penyidik KPK melakukan penggeledahan tertutup di rumah Silmy Karim sejak pukul 13.45 WIB hingga Jumat sore.
- Kegiatan tersebut dilakukan guna mencari bukti tambahan terkait kasus dugaan pemerasan serta gratifikasi izin tinggal WNA.
Suara.com - Satuan Brigadir Mobil (Brimob) berjumlah sekitar 10 personel masih menjaga area depan pagar dari kediaman Mantan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas) Silmy Karim di Jalan Brawijaya III No.5, Kebayoran Baru, Jakarta, Jumat (5/6/2026) sore.
Berdasarkan pantauan Suara.com, beberapa personel Brimob tampak keluar masuk area depan maupun dalam pagar kediaman Wamen Imipas. Para anggota Brimob itu tampak mengenakan rompi hitam, helm hitam, dan sebagian bersenjatakan Steyr AUG serta senjata api laras panjang jenis lainnya.
Di area seberang kediaman Wamen Imipas, tampak satu truk Brimob terparkir di pinggir Jalan Brawijaya III. Kondisi lalu lintas pun tampak padat oleh pengendara roda dua dan empat yang menuju arah Cipete, Fatmawati maupun Kemang.
Sementara itu, pnyidik KPK dikabarkan sudah tiba di dalam rumah Silmy sekitar pukul 13.45 WIB. Hingga pukul 16.50 WIB, penggeledahan yang tengah dilakukan penyidik masih berlangsung tertutup guna mencari bukti terkait kasus pemerasan dalam pengurusan izin tinggal warga negara asing (WNA).
Sebelumnya Juru Bicara KPK Budi Prasetyo membenarkan pihaknya tengah melakukan penggeledahan di kediaman Silmy. KPK diketahui sudah melakukan penyegelan di rumah Silmy saat proses operasi tangkap tangan (OTT) pada Rabu (3/6/2026).
Penggeledahan ini berkenaan dengan kasus dugaan pemerasan dan gratifikasi terkait pengurusan izin tinggal bagi warga negara asing (WNA) yang menjerat Silmy sebagai tersangka.
“Hari ini tim langsung melakukan penggeledahan di rumah salah satu tersangka yaitu SK, yang berlokasi di wilayah Kebayoran, Jakarta Selatan,” kata kepada wartawan, Jumat (5/6/2026).
KPK meyakini, dalam penggeledahan ini ada bukti-bukti tambahan yang dibutuhkan penyidik untuk membantu mengungkap perkara ini menjadi terang,” ujar Budi.
Reporter: Cornelius Juan Prawira
Baca Juga: Geledah Rumah Mewah Silmy Karim, KPK Yakin Ada Bukti Tambahan yang Dibutuhkan Penyidik
Berita Terkait
-
Oknum Brimob Ini Tak Cukup Dipecat, Bareskrim Turun Tangan Usut Perannya di Sarang Narkoba Samarinda
-
DPR: Korupsi di Imigrasi Jakarta Barat Cederai Reputasi Indonesia di Mata Dunia
-
KPK Buru Bukti Baru di Rumah Silmy Karim, Usut Aliran Rp145,5 Miliar Pemerasan Izin Tinggal WNA
-
Geledah Rumah Mewah Silmy Karim, KPK Yakin Ada Bukti Tambahan yang Dibutuhkan Penyidik
-
Siasat Hilangkan Bukti? KPK Kuliti Aktivitas Silmy Karim Sebelum Menyerahkan Diri
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
- 3 HP Murah dengan Kamera Underwater Rp2 Jutaan, Cocok Buat Foto dan Video dalam Air
Pilihan
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
-
Usai Nobar Final Piala Dunia, Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Kena OTT KPK
-
Menteri PU Dody Hanggodo Bakal Dicopot Agustus? 'Prabowo Tak Suka Menteri yang Bikin Gaduh'
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
Terkini
-
Jembatan di Serang Mulai Dibangun Andra Soni Usai 25 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan
-
Langkah Kecil yang Diam-Diam Bisa Membuat Perempuan Lebih Percaya Diri
-
JPMorgan Optimistis Kepada BBRI, Saham Dinilai Masih Murah
-
Fakta Lain Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi: Dua Lembaga Negara Italia Boikot
-
BBRI Direkomendasikan JPMorgan, Saham Berpotensi Reli Jangka Pendek
-
Ketika Sensasi Berburu Hadiah Instan Jadi Daya Tarik Baru Konsumen
-
Sasar Hotel Hingga Kosan, Pemkab Bogor Wajibkan Pemilik Laporkan Indikasi Penyimpangan Seksual
-
BBRI Jadi Pilihan JPMorgan, Valuasi Murah dan Dividen Atraktif
-
JPMorgan: BBRI Layak Overweight, Kualitas Aset Terus Membaik
-
Didukung 42 PCNU Jatim, Kiai Kikin Tebuireng Resmi Ditugaskan Maju Calon Ketum PBNU