News / Nasional
Minggu, 07 Juni 2026 | 13:16 WIB
Presiden Prabowo Subianto makan bersama siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali. [Suara.com/tangkapan layar]
Baca 10 detik
  • Presiden Prabowo membagikan pengalaman pribadinya terkait ejekan saat memberikan motivasi kepada siswa di Tabanan, Bali, Minggu (8/6/2026).
  • Beliau mengajak siswa merespons perundungan dengan kesopanan, keteguhan hati, serta sikap baik tanpa harus membalas dengan rasa benci.
  • Presiden menegaskan bahwa keterbatasan ekonomi bukanlah penghalang bagi generasi muda untuk meraih kesuksesan melalui disiplin dan kerja keras.

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto mengaku masih kerap menjadi sasaran ejekan meski telah menjabat sebagai kepala negara.

Pengakuan itu disampaikan saat memberikan motivasi kepada siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali.

Prabowo meminta para siswa tidak mudah menyerah atau berkecil hati ketika menghadapi hinaan maupun perundungan dari lingkungan sekitar.

"Jangankan kamu, saya sering diejek sampai sekarang presiden pun sering diejek. Enggak apa-apa, yang penting hatimu teguh, hati kita baik," kata Presiden Prabowo saat meninjau Program Sekolah Rakyat di Tabanan, Bali, dikutip dari tayangan resmi, Minggu (8/6/2026).

Menurut Prabowo, ejekan tidak seharusnya dibalas dengan kebencian. Ia justru mengajak para siswa meresponsnya dengan sikap yang lebih baik dan tetap menjaga kesopanan.

"Kalau kita diejek, kita balas dengan sopan santun. Semakin dihina, semakin kau teguh, semakin berani, semakin sopan," ujarnya di hadapan para siswa dan guru.

Presiden Prabowo Subianto memberikan motivasi kepada siswa Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 17 Tabanan, Bali. [Antara]

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menegaskan bahwa latar belakang ekonomi bukan penghalang untuk meraih kesuksesan.

Ia mengatakan banyak orang berhasil yang berasal dari keluarga miskin, tetapi mampu bangkit karena tidak menyerah menghadapi kesulitan.

"Banyak orang yang berhasil datang dari keluarga yang sangat miskin, banyak sekali, tapi anaknya tidak mau menyerah, anaknya tidak mau putus asa, anaknya selalu gembira," tutur Prabowo.

Baca Juga: Menakar Ramalan '98 Jilid 2' Noel: Nyanyian Kosong atau Ancaman Nyata Penggulingan Prabowo?

Presiden kemudian berpesan agar para siswa terus belajar dengan sungguh-sungguh, menjaga disiplin, menghormati guru, serta menghindari sikap saling membenci.

Menurut Prabowo, keteguhan hati dan semangat untuk terus maju merupakan modal penting bagi generasi muda untuk mengubah masa depan mereka. (Antara)

Load More