-
Iran meluncurkan gelombang baru serangan rudal ke wilayah Israel pada Senin.
-
Sistem pertahanan udara IDF langsung aktif melakukan pencegatan di langit Yerusalem.
-
Beberapa warga terluka saat berlari menyelamatkan diri menuju area perlindungan.
Suara.com - Gelombang baru serangan rudal dari Iran kembali menghujani wilayah Israel pada Senin waktu setempat. Militer Israel langsung mengaktifkan sistem pertahanan udara untuk mengantisipasi potensi kerusakan massal.
Langkah taktis ini diambil setelah kedua negara terlibat aksi saling serang yang sengit beberapa jam sebelumnya. Eskalasi ini menandai babak baru pertempuran yang kian tidak terkendali di kawasan tersebut.
Warga di berbagai kota kini terpaksa mengungsi ke bungker penyelamatan demi menghindari ledakan. Situasi di lapangan dilaporkan sangat mencekam seiring bunyi sirine yang terus meraung.
Sistem pertahanan udara Israel langsung merespons ancaman tersebut dengan melakukan pencegatan di langit. Pihak militer berusaha keras meminimalkan dampak hantaman proyektil berbahaya ini.
"Sistem pertahanan beroperasi untuk mencegat ancaman tersebut," kata IDF.
Ledakan dahsyat akibat proses pencegatan rudal tersebut terdengar jelas di wilayah Yerusalem. Koresponden CNN, Oren Liebermann, melaporkan langsung suara gemuruh yang menggetarkan kota tersebut.
Tim medis kini bergerak cepat menuju lokasi yang terdampak ledakan keras. Wilayah Tepi Barat yang diduduki menjadi salah satu titik jatuhnya serpihan rudal.
Otoritas penyelamat segera menyisir area tersebut guna memastikan kondisi para warga. Beberapa tim tambahan dikerahkan ke titik-titik krusial penampungan.
"Petugas medis dan paramedis dikirim untuk memeriksa tempat kejadian di wilayah Yudea dan Samaria. Tim MDA tambahan dikirim untuk merawat beberapa orang yang terluka saat menuju ke area yang dilindungi," ujar juru bicara Magen David Adom.
Baca Juga: AS Balik Kanan? Iran Serang Israel, Trump Desak Benjamin Netanyahu Legowo
Sejumlah warga dilaporkan mengalami cedera fisik saat bergegas menyelamatkan diri. Mereka terluka karena kepanikan yang terjadi menuju ruang perlindungan bawah tanah.
Pihak berwenang memastikan belum ada laporan mengenai korban jiwa yang meninggal dunia. Proses evakuasi dan perawatan medis masih terus berlangsung di lapangan.
"Pada tahap ini, tidak ada korban jiwa yang diketahui," tutur juru bicara tersebut.
Ketegangan antara Iran dan Israel ini merupakan kelanjutan dari rentetan konflik bersenjata sebelumnya. Kedua belah pihak terus meluncurkan serangan balasan tanpa ada tanda-tanda gencatan senjata.
Aksi saling serang yang terjadi pada Senin pagi memicu respons militer yang jauh lebih masif. Kawasan Timur Tengah kini berada dalam bayang-bayang perang skala penuh yang lebih luas.
Berita Terkait
Terpopuler
- Prabowo Timbang Chatib Basri Gantikan Purbaya, Senin Disebut Bakal Ada Reshuflle Kabinet
- Purbaya Disebut Bakal Jadi Gubernur BI, Prabowo Sedang Timbang Chatib Basri Jadi Menkeu
- 5 Bedak Padat Mengandung SPF, Praktis untuk Touch Up Sekaligus Lindungi Kulit dari Matahari
- Mathew Baker Masih Dianggap Milik Australia meski Dipanggil Timnas Indonesia Senior
- Sinyal Penggulingan '98 Jilid 2' Menguat, Cuma PDIP dan Habib Rizieq yang Bisa Selamatkan Prabowo?
Pilihan
-
Kecelakaan di Tol Pekanbaru-Dumai, 3 Penumpang Ambulans Tewas Seketika
-
Perang Baru! Iran Hujani Israel dengan Rudal
-
Rupiah Tak Kunjung Kuat, Kinerja Perry dan Purbaya Jadi Sorotan
-
Investor Terus Timbun Dolar, Rupiah Keok ke Rp18.126
-
Purbaya Tegaskan Masih Jabat Menkeu dan Tidak Ada Pembahasan Reshuffle, Ini Buktinya
Terkini
-
Ayu Puspita Divonis 1,5 Tahun Penjara, Ini Fakta Kasus WO yang Rugikan Korban Rp18,44 Miliar
-
Diberi Ultimatum 18 Hari oleh Mahasiswa Soal Rupiah, Mensesneg: Kami Terima Aspirasinya, Tapi...
-
AS Balik Kanan? Iran Serang Israel, Trump Desak Benjamin Netanyahu Legowo
-
Warga Kocar Kacir Masuk Bunker! Iran, Hizbullah dan Houthi Bombardir Israel
-
Iran Hujani Israel dengan Rudal, Jenderal Teheran Ancam Serangan Lebih Besar Jika Dibalas
-
Prabowo Tunjuk Said Iqbal Jadi Penasehat Presiden dan Lantik Nanik Jadi Kepala BGN Sore Nanti
-
Mensesneg Tegaskan Tidak Ada Reshuffle Kabinet, Bantah Isu Chatib Basri Jadi Menkeu
-
Anggota Parlemen Lebanon: Tanpa Hizbullah, Israel Sudah Caplok Negara Kami
-
Dasco Bahas Percepatan Investasi dan Tata Kelola Ekspor Bersama Sejumlah Menteri
-
Ekspor Sampah Plastik Disebut Solusi Daur Ulang, Penelitian Ungkap Dampak Kesehatannya