- Imigrasi Tangerang Selatan menyelidiki penemuan sejumlah paspor dan dokumen haji yang berserakan di Halte Bus BSD, Kota Tangerang Selatan.
- Pihak imigrasi sedang memeriksa data nomor paspor melalui sistem untuk mengidentifikasi pemilik serta pihak bertanggung jawab atas dokumen tersebut.
- Petugas melakukan pengumpulan bahan keterangan untuk mengungkap kronologi serta pelaku pembuangan dokumen agar dapat menindaklanjuti sesuai ketentuan berlaku.
Suara.com - Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non-TPI Tangerang Selatan tengah melakukan pendalaman terkait temuan sejumlah paspor yang berserakan di sekitar Halte Bus BSD, Jalan Letjen Sutopo, Kota Tangerang Selatan. Dokumen tersebut diduga milik jemaah umrah atau haji.
Kepala Kantor Imigrasi Tangerang Selatan, Hasanin, mengatakan pihaknya saat ini sedang melakukan pengecekan nomor paspor yang ditemukan untuk menelusuri identitas pemilik maupun pihak yang bertanggung jawab atas dokumen tersebut.
“Kami melakukan pengecekan nomor paspor pada sistem penerbitan paspor untuk mendapatkan data atau keterangan lebih lanjut terkait pemilik serta penjamin paspor tersebut,” kata Hasanin dalam keterangan tertulis, Senin (8/6/2026).
Selain itu, Imigrasi Tangsel juga telah berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait guna mengungkap kronologi dan penyebab dokumen-dokumen tersebut bisa ditemukan dalam kondisi berserakan.
“Melakukan pengumpulan bahan dan keterangan (pulbaket) serta pendalaman lebih lanjut guna mengidentifikasi pihak yang diduga membuang paspor maupun dokumen terkait,” ujarnya.
Menurut Hasanin, hasil pendalaman tersebut nantinya akan menjadi dasar bagi pihak imigrasi untuk menentukan langkah pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku.
“Hasil pendalaman tersebut selanjutnya akan digunakan sebagai dasar untuk menentukan langkah pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut sesuai ketentuan yang berlaku,” katanya.
Sebelumnya, media sosial dihebohkan dengan video dan foto yang memperlihatkan tumpukan paspor berserakan di dekat Halte Bus BSD, Tangerang Selatan. Selain paspor, ditemukan pula sejumlah dokumen lain yang diduga berkaitan dengan perjalanan ibadah, termasuk bukti setoran dana haji.
Temuan tersebut pun memicu perhatian publik dan mendorong pihak berwenang untuk melakukan penyelidikan lebih lanjut.
Baca Juga: Kasus Paspoorgate Dean James: Pengadilan Belanda Tolak Tuntutan NAC Breda
Berita Terkait
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- 10 Simbol Feng Shui di Rumah Old Money yang Dipercaya Membawa Kemakmuran
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
PSIM Yogyakarta Datangkan Mantan Bek Timnas Ceko, Ondrej Rudzan
-
RUU Perampasan Aset Belum Rampung, Pemerintah Tunggu DPR
-
5 Posisi Meja Kerja Menurut Feng Shui agar Fokus Meningkat dan Rezeki Lancar
-
Pembukaan Akses Secara Paksa, Kubu PB XIV Purboyo Tegas akan Lawan Usai dapat Ancaman dan Intimidasi
-
Perkuat Sistem Tanggap Darurat Perusahaan, PT Semen Gresik Gelar Sertifikasi Pemadam Kebakaran
-
Misi Sulit Kiandra Ramadhipa Rebut Puncak Klasemen Moto3 Junior di Prancis
-
Mengerikan! Bus Suporter Argentina Dihujani Tembakan, Satu Orang Terluka
-
Kasus Dugaan Intimidasi dr. Icha Naik Penyidikan, Empat Terlapor Mulai Didalami
-
Mobil Brimob Terserempet KA Bandara di Sedayu, Begini Kronologinya
-
Penyelesaian Konflik Papua Harus Dimulai dari Dialog, Bukan Senjata