- Pria berinisial MI berusia 27 tahun membakar rumah orang tuanya di Desa Kedungwinong, Pati, Sabtu malam (13/6).
- Aksi nekat pelaku dipicu kekecewaan karena sang ayah tidak memenuhi permintaan uang untuk biaya merantau ke Sulawesi.
- Kebakaran mengakibatkan kerugian materiil sekitar Rp100 juta tanpa menimbulkan korban jiwa, dan pelaku kini telah diamankan polisi.
Suara.com - Seorang pria berinisial MI (27) diamankan polisi setelah diduga membakar rumah milik orang tuanya di Desa Kedungwinong, Kecamatan Sukolilo, Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Aksi tersebut diduga dipicu kekecewaan pelaku karena permintaannya untuk meminta uang kepada sang ayah tidak dipenuhi.
Kapolsek Sukolilo AKP Sahlan mengatakan peristiwa kebakaran terjadi pada Sabtu (13/6) sekitar pukul 22.40 WIB. Sebelum kejadian, pelaku diduga terlibat cekcok dengan ayahnya yang berinisial M (61).
"Peristiwa kebakaran terjadi pada Sabtu (13/6) sekitar pukul 22.40 WIB. Kejadian bermula saat MI diduga meminta sejumlah uang kepada ayahnya berinisial M (61), namun permintaan tersebut tidak dipenuhi sehingga memicu pertengkaran," kata Sahlan di Pati, Minggu.
Dari hasil penyelidikan sementara, MI diduga menyalakan api menggunakan korek di area dapur rumah. Api kemudian menyambar anyaman bambu atau gedek yang berada di sekitar kompor hingga dengan cepat membesar dan membakar sebagian bangunan.
Kobaran api pertama kali diketahui warga sekitar yang kemudian berupaya meminta bantuan serta melaporkan kejadian tersebut kepada pihak kepolisian. Petugas Polsek Sukolilo yang menerima laporan langsung menuju lokasi dan berkoordinasi dengan petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Pati.
Proses pemadaman melibatkan petugas pemadam kebakaran, anggota kepolisian, dan warga setempat. Setelah api berhasil dikendalikan, petugas melanjutkan proses pendinginan untuk memastikan tidak ada lagi titik api yang berpotensi memicu kebakaran susulan.
Akibat insiden tersebut, bagian dapur rumah beserta sejumlah perabotan rumah tangga mengalami kerusakan cukup parah. Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian materiil diperkirakan mencapai sekitar Rp100 juta.
Polisi mengungkapkan, berdasarkan keterangan sejumlah saksi, pelaku sebelumnya meminta uang kepada ayahnya untuk biaya merantau ke Sulawesi pada Rabu (17/6). Karena permintaan itu tidak dipenuhi, pelaku diduga tersulut emosi dan nekat melakukan pembakaran.
"Setelah dilakukan pendalaman dan pengumpulan keterangan dari sejumlah saksi, anggota segera melakukan upaya pengamanan terhadap terduga pelaku. Pada malam kejadian yang sama, MI berhasil diamankan di rumahnya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut," ujarnya.
Baca Juga: Denny Sumargo Tak Mau Biel Manja: Dibiasakan Hadapi Masalah Sendiri Sejak Kecil
Saat ini MI masih menjalani pemeriksaan di Polsek Sukolilo untuk mendalami dugaan tindak pidana pembakaran rumah milik orang tuanya tersebut.
Kapolsek juga mengingatkan masyarakat agar menyelesaikan persoalan keluarga melalui komunikasi dan musyawarah, bukan dengan tindakan yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain. Ia turut mengimbau warga untuk segera melapor apabila menemukan potensi gangguan keamanan di lingkungan sekitar.
"Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga situasi kamtibmas yang aman dan kondusif. Apabila mengetahui adanya tindak pidana, gangguan keamanan, maupun membutuhkan bantuan kepolisian, segera hubungi layanan darurat Polri melalui Call Center 110 yang aktif selama 24 jam dan tidak dipungut biaya," ujarnya.
Berita Terkait
-
Denny Sumargo Tak Mau Biel Manja: Dibiasakan Hadapi Masalah Sendiri Sejak Kecil
-
Anak Muda Harus Melek Politik: Tiap Kebijakan Menentukan Nasib Warga Negara
-
Heboh Curhat Betrand Peto Bela Ruben Onsu, Singgung soal Tamparan
-
Siksa Bocah di Taman Kramat Pulo hingga Tersengat Listrik, 2 Remaja Ditangkap Polisi
-
Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan
-
Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI
-
Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional
-
Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total
-
Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi
-
Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?
-
Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak
-
Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus
-
Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler
-
Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123