- Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengimbau generasi muda waspada terhadap ancaman kejahatan di ruang digital.
- Pemerintah menekankan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam menciptakan ekosistem internet yang lebih aman dan sehat.
- Kemkomdigi memperkuat literasi digital guna meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengenali serta menghindari berbagai risiko dunia maya.
Suara.com - Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengajak masyarakat, khususnya generasi muda, untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap berbagai bentuk kejahatan yang berkembang di ruang digital.
Menurut Meutya, perkembangan teknologi informasi membawa banyak manfaat, namun di sisi lain juga menghadirkan berbagai risiko yang perlu diantisipasi bersama.
"Ruang digital saat ini diisi berbagai ragam konten-konten, baik yang banyak manfaatnya maupun yang buruknya," ujar Meutya Hafid di Medan, Sumatera Utara, Ahad.
Ia menilai kejahatan digital yang kerap menyasar kalangan muda harus menjadi perhatian seluruh elemen masyarakat. Pasalnya, menciptakan ruang digital yang aman tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah, tetapi juga membutuhkan kesadaran dan partisipasi setiap pengguna internet.
"Mengingat sebagian besar aktivitas penggunaan internet juga dilakukan secara personal di ruang privat," kata dia.
Mantan Ketua Komisi I DPR RI itu pun mengingatkan generasi muda agar lebih cerdas dan bijak dalam memanfaatkan internet. Menurutnya, berbagai konten yang beredar di media sosial memiliki pengaruh besar terhadap cara berpikir, sikap, dan perilaku seseorang.
"Internet itu seperti pisau bermata dua. Banyak manfaatnya, tetapi juga banyak dampak buruknya jika tidak digunakan dengan bijak," sebut dia.
Sebagai upaya menekan angka kejahatan digital, Kementerian Komunikasi dan Digital akan terus memperkuat program literasi digital di tengah masyarakat. Program tersebut diharapkan dapat meningkatkan kemampuan masyarakat dalam mengenali, mencegah, dan menghindari berbagai ancaman di dunia maya.
Meutya mengatakan peningkatan literasi digital menjadi salah satu langkah penting dalam menciptakan ekosistem internet yang lebih aman dan sehat.
Baca Juga: Kesepian di Era Media Sosial: Koneksi Makin Luas, Kedekatan Makin Langka
"Literasi digital salah satu tugas Kemkomdigi menurunkan dan mencegah kejahatan digital. Kita akan mendorong masyarakat khususnya generasi muda menjadi duta internet sehat," ujarnya.
Ia berharap generasi muda tidak hanya menjadi pengguna internet yang aktif, tetapi juga mampu menjadi agen edukasi yang menyebarkan pemahaman mengenai penggunaan teknologi secara aman, produktif, dan bertanggung jawab.
Berita Terkait
-
Kesepian di Era Media Sosial: Koneksi Makin Luas, Kedekatan Makin Langka
-
Anak Muda Harus Melek Politik: Tiap Kebijakan Menentukan Nasib Warga Negara
-
Bali Jadi Tuan Rumah Pertemuan Tata Kelola Internet Internasional ICANN
-
Dari Startup hingga Fashion, GBF 2026 Jadi Ajang Unjuk Gigi Pebisnis Muda
-
XLSMART dan Komdigi Luncurkan DigiHer, Bidik 2,4 Juta Perempuan Indonesia Melek Digital pada 2026
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Veronica Tan Soroti Pemberdayaan Perempuan di NTT: Kunci Putus Rantai Kemiskinan dan Kekerasan
-
Sopir Truk Transfer Uang Setelah Dikepung Anak Jalanan di Pesanggrahan, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
-
'Bikin Malu Presiden', Gus Lilur Desak Prabowo Copot Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama
-
Eks Ketua BEM UGM Tiyo Ardianto Diuntit Alat Pelacak, Netizen Malah Soroti Mobil Fortuner Mewah
-
Isu Setoran 'Upeti' Program MBG, Ketua BGN: Tidak Benar dan Provokatif
-
Niat Cari Cuan di Kapal Cumi, Pemuda Garut Malah Kena 'Zonk' Loker Medsos, HP Sampai Disita
-
IDAI Minta Anak di Bawah 2 Tahun Bebas dari Gawai, Cegah Speech Delay hingga Virtual Autism
-
Haris Rusly Moti: Anomali Gerakan Sosial Saat Ini Justru Anti-Rakyat dan Adopsi Narasi Neoliberal
-
Wali Kota San Miguel Amatitlan Tewas Ditembak di Rumahnya Sendiri
-
Klaim Mobilnya Dipasang Alat Pelacak, Tiyo Ardianto Dikuliti Netizen: Beasiswa KIP, Mobil Fortuner?