Tekno / Internet
Kamis, 11 Juni 2026 | 16:07 WIB
XLSmarr dan Komdigi luncurkam DigiHer. [XLSmart]
Baca 10 detik
  • XLSMART melalui platform Sisternet meluncurkan fitur DigiHer untuk meningkatkan literasi serta keterampilan digital perempuan di Indonesia.
  • Program ini berkolaborasi dengan Kementerian Komunikasi dan Digital guna menargetkan digitalisasi terhadap 2,4 juta perempuan hingga 2026.
  • DigiHer menyediakan akses materi pembelajaran digital yang fleksibel serta didukung penguatan jaringan 4G dan 5G secara merata.

Suara.com - Kesenjangan akses dan keterampilan digital masih menjadi tantangan besar dalam mendorong partisipasi perempuan di era ekonomi digital. 

Data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) menunjukkan tingkat penetrasi internet perempuan masih berada di angka 78,6 persen, lebih rendah dibandingkan laki-laki yang mencapai 82,7 persen. 

Kondisi ini membuat banyak perempuan belum mendapatkan akses optimal terhadap pelatihan digital, pengembangan kompetensi, hingga peluang ekonomi berbasis teknologi.

Menjawab tantangan tersebut, XLSMART Telecom Sejahtera melalui platform Sisternet resmi meluncurkan DigiHer, fitur terbaru yang terintegrasi dengan program Digital Talent Scholarship dari Kementerian Komunikasi dan Digital Republik Indonesia. 

Inisiatif ini ditujukan untuk memperluas akses pembelajaran digital yang inklusif, relevan, dan mudah dijangkau bagi perempuan Indonesia.

Peluncuran DigiHer menjadi bagian dari komitmen XLSMART dalam mempercepat transformasi digital yang lebih merata sekaligus melanjutkan gerakan #1JutaSisterDigital.

Melalui program ini, perusahaan menargetkan digitalisasi 2,4 juta perempuan Indonesia sepanjang 2026.

Menteri Komunikasi dan Digital Republik Indonesia, Meutya Viada Hafid, menilai peningkatan literasi digital perempuan merupakan langkah strategis untuk memperkuat pemberdayaan masyarakat di era teknologi.

“Peningkatan literasi dan keterampilan digital perempuan merupakan bagian penting dari upaya memperkuat pemberdayaan perempuan di Indonesia," ujar Meutya dalam keterangan resminya, Kamis (11/6/2026).

Baca Juga: 175 Platform Digital Sudah Diperiksa Komdigi, Netflix, Shopee dan PUBG Termasuk

Menurutnya, perempuan perlu mendapatkan akses yang setara terhadap pengetahuan, teknologi, dan peluang ekonomi digital agar dapat berkontribusi lebih besar bagi keluarga, komunitas, dan pembangunan nasional.

Ia menambahkan bahwa kehadiran DigiHer menjadi contoh kolaborasi yang mampu membuka ruang belajar digital yang lebih inklusif, aman, dan relevan bagi perempuan Indonesia.

Sementara itu, Direktur dan Chief Regulatory Officer XLSMART, Merza Fachys, mengatakan DigiHer dirancang untuk mempercepat peningkatan kapasitas digital perempuan di berbagai sektor.

“DigiHer hadir sebagai wujud komitmen XLSMART dan Sisternet dalam mempercepat digitalisasi perempuan Indonesia," kata Merza.

Perusahaan percaya transformasi digital yang inklusif membutuhkan akses pembelajaran yang mudah dijangkau, relevan, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Menurutnya, perempuan memiliki peran penting dalam keluarga, komunitas, UMKM, hingga perekonomian nasional. 

Load More