-
Gadis muda di Brasil tewas akibat melompat dari wahana bungee jumping tanpa tali pengaman.
-
Aparat kepolisian menahan enam petugas wahana ekstrem atas dugaan kelalaian prosedur keselamatan fatal.
-
Insiden tragis ini terjadi di Jembatan Kerangka yang merupakan pusat aktivitas olahraga ekstrem.
Suara.com - Kelalaian fatal dalam industri olahraga ekstrem kembali menelan korban jiwa akibat pengabaian prosedur keselamatan yang mendasar.
Seorang wanita muda kehilangan nyawanya setelah diizinkan melompat dari ketinggian puluhan meter tanpa tali pengaman terhubung.
Insiden mengerikan ini menyoroti lemahnya pengawasan operator wahana yang lebih memprioritaskan perputaran bisnis daripada nyawa konsumen.
Korban tewas seketika di lokasi setelah menghantam tanah dengan keras dari ketinggian sekitar 40 meter.
Sejumlah saksi mata di area kejadian melihat bahwa sabuk tubuh korban sama sekali belum terkait pada sistem tali utama.
Detik-Detik Kelalaian Fatal Petugas Wahana
Dalam kondisi tidak aman tersebut, dua orang kru lapangan tetap memegang dan melepaskan korban ke udara.
Suasana kegembiraan seketika berubah menjadi histeris saat kepanikan melanda area operator tepat setelah lompatan dimulai.
"Talinya, teman-teman, talinya!" dikutip dari Times Of India, Senin (15/6/2026).
Baca Juga: Ruang Ganti Brasil Memanas! Endrick Ngamuk Tak Dimainkan Carlo Ancelotti
Teriakan peringatan tersebut terlambat karena korban sudah telanjur meluncur bebas tanpa ada penahan sama sekali.
Tim medis dan petugas penyelamat yang datang beberapa menit kemudian tidak mampu berbuat banyak bagi korban.
Aparat kepolisian langsung bergerak cepat dengan mengamankan enam orang yang bertanggung jawab atas operasional wahana.
Sebelum peristiwa maut tersebut terjadi, korban sempat membagikan momen antusiasmenya melalui platform media sosial pribadi.
Gadis malang tersebut mengunggah gambar situasi jembatan hingga gelang kepesertaan yang ia kenakan hari itu.
Kalimat candaan tersebut menjadi unggahan terakhirnya sebelum akun digital milik korban mendadak tidak lagi dapat diakses.
Berita Terkait
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Bukan Menlu, Sosok Menteri Ini yang Jemput Langsung Presiden Jerman di Tangga Pesawat
-
Fakta-fakta Kesepakatan Damai Amerika Serikat - Iran
-
Kekerasan Seksual Dialami Tiga Siswi Kelas 2 SD, Kasus Terungkap dari Cerita Korban Saat Bermain
-
Rayu Investor Global di Singapura, Pramono Anung: Jakarta Terbuka bagi Investasi Hijau
-
Selat Hormuz Dibuka Jumat Besok Setelah Amerika Serikat dan Iran Damai
-
Iran: Cabut Semua Saksi Terhadap Kami!
-
Karhutla Naik Hampir Delapan Kali Lipat, Perlukah Indonesia Mulai Pikirkan Pembakaran Terkendali?
-
Pasar Saham Asia Langsung Gacor Usai AS dan Iran Damai
-
Kejagung Serahkan Uang Hasil Lelang Ke Kementerian Keuangan Sebesar Rp 1,02 Triliun
-
Tak Cuma Izin WNA! KPK Berpeluang Bongkar Korupsi Sektor Lapas di Kasus Silmy Karim