-
Donald Trump dan Masoud Pezeshkian resmi menandatangani perjanjian damai bilateral di Versailles, Prancis.
-
Amerika Serikat sepakat membuka blokir ekspor minyak Iran dan menyiapkan dana rekonstruksi raksasa.
-
Kesepakatan bersejarah ini mewajibkan penghentian perang total di Timur Tengah, termasuk wilayah Lebanon.
Suara.com - Presiden Amerika Serikat Donald Trump resmi mengesahkan kesepakatan damai bilateral dengan Iran di Istana Versailles, Prancis.
Langkah besar ini diambil guna menghentikan konfrontasi bersenjata di seluruh kawasan Timur Tengah secara total.
Keputusan bersejarah tersebut langsung memicu optimisme global terkait stabilitas pasokan energi dan penghentian pertumpahan darah.
Klausal utama kesepakatan ini berfokus pada pemulihan ekonomi Teheran melalui pelonggaran sanksi perdagangan internasional.
Gedung Putih setuju menghapus hambatan ekspor komoditas utama agar Iran bisa kembali menjual minyak mentah.
Sebagai imbalannya, jalur maritim strategis di Selat Hormuz akan dibuka kembali untuk menjamin keamanan logistik dunia.
Teheran juga memberikan jaminan ketat bahwa mereka tidak akan memproduksi ataupun mengembangkan senjata nuklir.
Pakta ini turut menggalang dana rekonstruksi masif senilai Rp4.900 triliun (300 miliar dolar AS) dari Washington dan sekutunya.
Bantuan finansial tersebut segera bergulir setelah negosiasi tahap berikutnya mencapai kesepakatan final antar kedua negara.
Baca Juga: FBI Gagalkan Serangan di Acara HUT Trump: Drone, Sniper, hingga Penyerbuan Gedung Putih
Momen penandatanganan dokumen krusial ini terjadi secara tertutup di sela-sela jamuan makan malam resmi.
Presiden Prancis Emmanuel Macron bertindak sebagai tuan rumah dalam pertemuan tingkat tinggi yang mempertemukan para pemimpin.
Setelah agenda makan malam tersebut usai, Trump langsung memberikan pernyataan singkat kepada awak media yang menunggu.
"Itu sudah ditandatangani," ujar Trump kepada para wartawan, dikutip dari CNN Internasional, Kamis (18/6/2026).
Media pemerintah Iran turut mempublikasikan foto Presiden Masoud Pezeshkian yang sedang membubuhkan tanda tangan pada dokumen serupa.
Implementasi pakta ini otomatis menghentikan pertempuran di berbagai front, termasuk agresi militer Israel di Lebanon.
Hubungan diplomasi antara Washington dan Teheran sebelumnya membeku parah akibat sanksi ekonomi berlapis dan isu pengayaan uranium.
Ketegangan tersebut kian memuncak saat jalur perdagangan Selat Hormuz terganggu dan serangan udara terus mengguncang Lebanon.
Melalui mediasi ketat di Prancis, pakta Versailles ini diharapkan menjadi titik balik perdamaian jangka panjang di Timur Tengah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Bawa Kasus Penebangan Pohon ke Jalur Hukum, Farhan Siap Lapor Gubernur Jabar dan KLH
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- 5 Kulkas Mini yang Murah dan Hemat Listrik, Bisa Dipakai di Kamar Kos dan Mobil
- Harta Kekayaan Iptu Setya Budi Dias, Oknum KPK Pemeras Bupati Pemalang
- 5 Sepatu Kasual Nyaman untuk Jalan Kaki di Kota, Ringan dan Empuk Dipakai Seharian
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Kecelakaan Beruntun di Pasaman, Dua Penumpang Luka-luka dan Sejumlah Kendaraan Rusak
-
Tragedi Proyek Sekolah Rakyat, 3 Pekerja Hanyut di Sungai Ogan Saat Menyeberang
-
Anak Kembali Aktif Bersekolah, Jangan Lupakan Perlindungan dari Demam Berdarah Dengue
-
Bypass Jantung Kini Tak Perlu Belah Tulang Dada, Teknik Minimal Invasif Percepat Pemulihan
-
Polisi Ungkap Plot Twist Kasus Jesslyn Wijaya, Dugaan Penculikan Terpatahkan
-
IHSG Diproyeksi Menguat Besok, Ini Saham yang Bisa Dipantau
-
Produk RI Makin Dilirik Asing, UMKM Perak Lokal Tembus Tiga Negara
-
Lowongan 94 Nakes di RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, Rekrutmen Dibuka Agustus
-
BNI Wujudkan Mimpi Pasangan Miliki Rumah Pertama Setelah 14 Tahun Menikah
-
Kevin Hardino dan Rachel Kesyah Aurellia Terpilih Jadi Bujang Gadis Palembang 2026