-
Donald Trump mengklaim memorandum kesepahaman dengan Iran merupakan bentuk penyerahan tanpa syarat dari musuh.
-
Kebijakan luar negeri tersebut memicu keraguan besar dan kritik tajam dari internal Senat Republik.
-
Trump menegaskan kekuasaan eksekutif presiden tidak memiliki batasan setelah kemenangan total secara militer.
Ketika ditanya mengenai pelajaran apa yang dipetik tentang batas kekuasaan presiden, Trump menjawab dengan sangat lugas.
“Tidak ada batasan,” tegasnya tanpa ragu.
Trump bersikeras bahwa posisi tawar militer Amerika Serikat berada pada tingkat tertinggi dalam sejarah modern. Dirinya menganggap operasi pertahanan yang dipimpinnya telah melumpuhkan seluruh kapabilitas lawan.
“Tidak, tidak ada. Saya belum mempelajari pelajaran itu. Saya tahu memang ada, tetapi Anda tahu tidak ada batasan. Kita mengalahkan mereka secara total secara militer,” tambah Trump mengakhiri sesi wawancara tersebut.
Ketegangan geopolitik antara Washington dan Teheran memang terus meningkat drastis sebelum adanya kesepahaman gencatan senjata sementara ini. Langkah diplomasi kilat yang diambil Trump kini menjadi ujian berat bagi stabilitas politik domestik Amerika Serikat.
Berita Terkait
Terpopuler
- Putusan MK soal Kuota Internet Hangus Ubah Peta Bisnis Operator, Pakar: Paket Data Bakal Berubah
- Melayat ke Yogya, Susi Pudjiastuti Kenang Sosok Nasirun
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- Kado Kemerdekaan: Pemutihan Pajak Kendaraan di Agustus 2026, Buruh dan Ojol Dapat Diskon Khusus
- Prabowo Singgung Nuklir Iran, Badan Atom Internasional Ungkap Faktanya
Pilihan
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
Terkini
-
Nadiem Makarim Tantang Audit BPKP di Sidang Banding, Minta Hakim Periksa Ulang Bukti
-
Prabowo dan PM Thailand Sepakati Kemitraan Strategis Baru, Fokus Pangan hingga Energi
-
Jangan Korbankan Nyawa Demi Target! BGN Didesak Usut Tuntas Keracunan Massal MBG di Semarang
-
Trauma Kolektif: Pagar Tinggi Mal Ingatkan Warga pada Kerusuhan Agustus
-
Kasus Bayi Dijual Rp20 Juta Belum Tuntas, Polisi Didesak Usut Sosok Pemberi Uang
-
Dipukul Balok Kayu, Wanita di Palembang Gagalkan Aksi Begal hingga Pelaku Ditangkap
-
Dua Kata Tijjani Reijnders Usai Timnas Indonesia Dibantai Vietnam 0-3
-
Ingin Rumah Terasa Lebih Elegan? Tren Interior Kini Mengandalkan Permainan Cahaya dari Keramik
-
Haykal Ungkap Hal yang Bikin Tak Nyaman di Palembang, Pengemis hingga Sungai Jadi Sorotan
-
Kreativitas Generasi Muda Indonesia Berbuah Manis, Ribuan Pelajar Sukses Bangun Bisnis