- APPMBGI di Jakarta mendesak pihak tertentu agar tidak mempolitisasi Program Makan Bergizi Gratis demi kepentingan pribadi atau kelompok.
- Ketua Umum APPMBGI mendukung evaluasi tata kelola oleh Badan Gizi Nasional agar program menjadi lebih transparan serta akuntabel.
- Asosiasi mendorong Badan Gizi Nasional memperkuat komunikasi dengan mitra guna mencegah kerugian bagi pihak yang berkontribusi dalam program.
Suara.com - Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur Makan Bergizi Gratis Indonesia (APPMBGI) mengingatkan seluruh pihak agar tidak menyeret Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ke dalam kepentingan politik di tengah proses pembenahan yang sedang dilakukan Badan Gizi Nasional (BGN).
Seruan tersebut disampaikan di saat program unggulan pemerintah itu tengah menjadi sorotan publik, menyusul kasus dugaan korupsi tata kelola MBG yang masih diusut Kejaksaan Agung.
Di tengah proses evaluasi dan moratorium yang dilakukan BGN, APPMBGI menyatakan mendukung penuh langkah pembenahan tersebut. Namun, asosiasi menegaskan evaluasi harus berorientasi pada perbaikan tata kelola, bukan dijadikan alat kepentingan politik jangka pendek.
Ketua Umum APPMBGI, Abdul Rivai Ras, menegaskan bahwa proses evaluasi seharusnya dilakukan secara objektif dan berbasis data.
"Kami meminta kepada semua pihak agar selama masa transisi dan perbaikan ini, jangan ada yang mempolitisir isu MBG untuk kepentingan pribadi maupun kelompok tertentu," kata Rivai dalam pernyataannya di Jakarta, Minggu (21/6/2026).
Menurut Rivai, pembenahan yang tengah dilakukan BGN perlu dijaga agar tetap fokus pada upaya memperkuat akuntabilitas, transparansi, dan efektivitas program, sehingga manfaat MBG benar-benar dapat dirasakan masyarakat.
Selain meminta program tidak dipolitisasi, APPMBGI juga mendorong BGN memperkuat komunikasi dengan seluruh mitra dan pemangku kepentingan selama masa transisi berlangsung.
Hal itu dinilai penting agar kebijakan yang diambil pemerintah tidak merugikan pihak-pihak yang selama ini telah berinvestasi dan berkontribusi dalam pelaksanaan program MBG.
APPMBGI berharap hasil evaluasi dan moratorium dapat melahirkan kebijakan yang lebih matang, tanpa membebankan kerugian secara sepihak kepada mitra, investor, maupun pengelola Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang selama ini dinilai telah menunjukkan komitmen dan kinerja baik.
Baca Juga: Dasco Hubungi Kepala BGN, DPR Sebut Ada Efisiensi Anggaran MBG Rp70 Triliun
"Kami juga sangat mengharapkan agar BGN lebih intensif melakukan dialog dan komunikasi dengan seluruh mitra serta pemangku kepentingan yang terlibat dalam semua dimensi penyelenggaraan MBG. Hanya melalui komunikasi yang baik dan terbuka, keputusan yang nantinya diambil dapat benar-benar presisi, adil, dan menguntungkan semua pihak," pungkasnya.
Berita Terkait
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 4 Rekomendasi Merk Rice Cooker yang Awet dan Bagus untuk Pemakaian Jangka Panjang
- Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
- Feng Shui Rumah Menghadap Utara, Lakukan 4 Tips Ini agar Energi Seimbang dan Bawa Hoki
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam
-
Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus
-
Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit
-
Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor
-
Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi
-
Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo
-
Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu
-
InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara
-
InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia
-
Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar