- PLN menyatakan sistem kelistrikan di Pulau Jawa telah kembali stabil setelah perbaikan pembangkit listrik swasta yang sempat terganggu.
- Pembangkit tersebut telah kembali terhubung ke sistem kelistrikan Pulau Jawa sejak Minggu, 21 Juni 2026, pukul 18.00 WIB.
- PLN terus melakukan pengawasan teknis selama 24 jam penuh untuk menjaga keandalan pasokan listrik bagi seluruh pelanggan masyarakat.
Suara.com - PT PLN (Persero) membawa kabar baik bagi jutaan pelanggan di Pulau Jawa. Manajemen PLN mengklaim bahwa sistem kelistrikan di Pulau Jawa saat ini sudah mulai berangsur pulih dan kembali stabil setelah sempat didera gangguan teknis yang meluas sejak pekan lalu.
Pulihnya interkoneksi ini menyusul rampungnya proses perbaikan komprehensif pada salah satu pembangkit listrik milik swasta atau Independent Power Producer (IPP) yang sempat mengalami kendala operasional cukup serius.
Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, mengonfirmasi bahwa infrastruktur pembangkit berkapasitas besar tersebut sudah berhasil diaktifkan kembali.
Komponen pembangkit kini telah masuk dan terhubung ke dalam sistem kelistrikan Jawa sejak Minggu (21/6/2026) pukul 18.00 WIB. Kendati demikian, pihak PLN memilih untuk tidak merinci identitas maupun nama pembangkit swasta yang dimaksud.
"Salah satu pembangkit besar yang sempat gangguan telah berhasil dipulihkan dan telah sinkron dengan sistem kelistrikan Pulau Jawa untuk menambah keandalan pasokan. Dengan demikian, pemadaman bergilir yang terjadi pada minggu lalu saat ini telah berhasil diminimalisasi," ujar Darmawan dalam rilis keterangan resminya yang diterima pada Senin (22/6/2026).
Guna menjamin kenyamanan masyarakat dan mencegah terjadinya kendala serupa di masa mendatang, manajemen PLN memastikan tidak akan menurunkan tingkat kewaspadaan mereka.
Tim teknis PLN diklaim terus melakukan pengawasan sistem kelistrikan Pulau Jawa secara ketat dan intensif selama 24 jam penuh tanpa henti.
"Kami terus memonitor upaya perbaikan sistem kelistrikan Pulau Jawa selama 24 jam, tujuh hari dalam seminggu, secara berkelanjutan. Kami melakukan upaya terbaik agar perbaikan yang telah berlangsung dapat terus terjaga dan ditingkatkan,” tegas Darmawan.
Di samping itu, menyikapi pemadaman listrik bergilir akibat kebijakan manajemen beban yang sempat melumpuhkan aktivitas warga sepanjang pekan lalu, PLN secara terbuka menyampaikan rasa penyesalannya.
Baca Juga: Jadwal Pemadaman Listrik PLN Jumat 19 Juni 2026 di Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi
"Kami juga ingin memohon maaf yang sebesar-besarnya atas ketidaknyamanan yang dirasakan masyarakat akibat pemadaman bergilir yang terjadi pada minggu lalu,” tutur Darmawan menutup keterangannya.
Berita Terkait
-
YLKI Desak PLN Tanggung Jawab Pemadaman Listrik Berulang, Soroti Kompensasi Konsumen
-
Pemadaman Listrik Tanpa Pemberitahuan: Masalah Tata Kelola Pelayanan Publik
-
Pemadaman Listrik PLN Sampai Kapan? Ini Penjelasannya
-
Pasokan Aman, Bahlil Sebut Jangan Salahkan Batu Bara, Itu Teknis PLN
-
8 Hal yang Harus Dipersiapkan saat Pemadaman Listrik Bergilir
Terpopuler
- Istana Diminta Istirahatkan Qodari atau Demo Mahasiswa Bisa Makin Besar
- Ciri-Ciri Sepatu Berbahan Kulit Babi, Kenali sebelum Membeli
- 4 Sepatu Jalan Kaki Lokal Terbaik Harga Rp300 Ribuan Sesuai Review, Kualitas Jempolan
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Roy Suryo Ditangkap di Bintaro Terkait Kasus Ijazah Palsu Jokowi, Sempat Diancam Borgol
Pilihan
-
Salah Sasaran Evaluasi: Menilai Program MBG Lewat Respons Anak Itu Absurd
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
Terkini
-
Polisi Siagakan 3.761 Personel Gabungan untuk Amankan Aksi di Monas dan Gedung DPR
-
Richard Muljadi Ditangkap Kasus Apa? Cucu Konglomerat Buronan Kejaksaan Terancam 8 Tahun di Bui
-
Aduh! Perdamaian AS - Iran Terancam Beratakan karena Ancaman Donald Trump
-
Jakarta HUT ke-499, Gubernur Soroti Masalah Sampah di Tengah Perayaan di Monas
-
Mantan Presiden Timor Leste Francisco Guterres Meninggal Dunia Setelah Jalani Perawatan Intensif
-
Makin Memanas Jelang Muktamar Ke-35! Cak Imin Minta Oknum yang 'Main-main' di NU Segera Didepak
-
Pakai Baju Oranye dan Tangan Terikat, Roy Suryo dan Dokter Tifa Resmi Dilimpahkan ke Kejari Jaksel
-
Deddy Sitorus PDIP Semprot NasDem dan Demokrat: Fokus Urus Partai Sendiri yang Sedang Digerogoti!
-
PSI Disebut Tarik Kader dari Partai Lain, Pengamat Singgung Krisis Figur
-
Kronologi Bus Transjakarta Tabrak Pembatas Beton di Cikoko, Tak Ada Penumpang di Dalamnya