- Fraksi Gerindra membela Wapres Gibran dari tuduhan suap mantan Ketua BEM FH UBK yang dianggap tidak berdasar.
- Bambang Haryadi menyatakan di Jakarta, Rabu (24/6/2026), bahwa isu tersebut merupakan upaya memecah belah hubungan pemimpin negara.
- Gerindra menegaskan Wapres Gibran tidak perlu memberikan klarifikasi atas tuduhan sepihak yang dianggap sebagai alat politik tersebut.
Suara.com - Fraksi Partai Gerindra pasang badan membela Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka terkait tudingan suap terhadap mantan Ketua BEM Fakultas Hukum Universitas Bung Karno (UBK).
Gerindra menilai isu tersebut hanyalah klaim sepihak yang sengaja diembuskan untuk merusak keharmonisan di internal pemerintahan.
Sekretaris Fraksi Gerindra DPR RI, Bambang Haryadi, meminta semua pihak tidak membangun opini yang menyudutkan dan membiarkan proses hukum berjalan apa adanya.
Ia menegaskan bahwa sejauh ini tuduhan tersebut tidak memiliki dasar kuat selain testimoni mahasiswa.
"Kita tidak tahu ya soal itu. Ini kan baru pengakuan sepihak dari teman-teman mahasiswa Ketua BEM FH UBK kan. Jadi biarlah itu berproses," ujar Bambang di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (24/6/2026).
Bambang meyakini bahwa Wapres Gibran tidak memiliki sangkut paut dengan dugaan uang "tutup mulut" tersebut.
Sebaliknya, ia mencurigai ada aktor intelektual yang sengaja memanfaatkan isu ini sebagai alat politik.
"Saya yakin tidak ada sangkut pautnya dengan Mas Gibran. Saya yakin mungkin ada pihak-pihak lain kita tidak tahu," imbuhnya.
Lebih jauh, Bambang melihat kemunculan isu ini sebagai upaya sistematis untuk menciptakan keretakan antara Presiden Prabowo Subianto dan Wapres Gibran.
Namun, ia memastikan hubungan kedua pucuk pimpinan negara tersebut tetap solid dan saling dukung.
Baca Juga: Keterlibatan TNI Urus Pangan Jadi Sorotan, Prabowo Sebut Langkah Strategis bagi Negara
"Jangan sampai isu-isu ini ada upaya memecah belah dan membuat keretakan, atau ingin membuat jurang pemisah antara Presiden dan Wakil Presiden. Karena prinsipnya, sampai saat ini kami melihat hubungan keduanya sangat baik dan saling support satu sama lain," tegas Bambang.
Mengenai desakan dari pihak PDI Perjuangan (PDIP) agar Gibran segera memberikan klarifikasi terbuka, Bambang menilai hal tersebut sama sekali tidak perlu.
Baginya, menanggapi isu yang tidak berdasar secara berlebihan justru bukan tugas seorang Wakil Presiden.
"Saya pikir tidak perlu (klarifikasi), bukan tugas Wapres kayak begitu. Saya pikir itu isu yang tidak perlu kita tanggapi secara berlebihan," katanya.
Bambang juga memastikan Gerindra akan tetap berdiri di barisan terdepan untuk mengawal stabilitas pemerintahan dari segala bentuk gangguan opini.
"Kami Fraksi Gerindra akan mensupport habis terkait keberlangsungan pemerintahan Presiden Prabowo dan Mas Gibran," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- 6 HP Samsung Rp2 Jutaan Terbaik: Kamera Tajam, NFC hingga Koneksi 5G
- 7 Lukisan Pembawa Hoki Menurut Feng Shui untuk Dipajang di Ruang Tamu
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 12 Sepeda Gunung United Detroit Lengkap dengan Harga dan Spesifikasinya
- 5 Rekomendasi Rice Cooker Digital, Nasi Tetap Pulen hingga 48 Jam
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Jatuh dari Tongkang di Sungai Baung OKI, Dua Korban Ditemukan Meninggal
-
Karhutla Dekati Runway Bandara Atung Bungsu, Penerbangan Pagar Alam Masih Normal?
-
Baru 2 Hari Direhab, Anak Mantan DPRD Muratara Kabur Usai Dobrak Pintu Yayasan
-
Program Cetak Sawah Berhadapan dengan Karhutla, Api Membakar Lahan di Muara Enim
-
Kebakaran Bromo Meluas hingga 520 Hektare, Destinasi Wisata Probolinggo Disebut Masih Aman
-
Pernah Jadi Anak Buah Nadiem, Pakar Minta Kejagung Ganti Jaksa Chatarina di Kasus Eks Jampidsus
-
Puluhan Kios di Bawah Jembatan Babat Terbakar, Polisi Selidiki Dugaan Pembakaran Sampah
-
30 Ribu Kopdes Merah Putih Dikebut Sebelum 17 Agustus, Siapa yang Akan Mengelola?
-
Bangga! Prestasi Apik Ditorehkan Kevin Diks di Awal Musim Bundesliga 2026/2027
-
Prabowo Puji Sepatu Inovasi BRIN Berbahan Limbah Sawit, Harganya Cuma 60 Ribuan!