- Pemprov Sumut sedang memperbaiki jalan lintas Paluta-Tapsel via Sipiongot untuk meningkatkan konektivitas antardaerah tersebut sejak pertengahan 2026.
- Progres pembangunan ruas jalan Hutaimbaru-Sipiongot hingga Juni 2026 telah mencapai 23,474 persen, melampaui target yang ditetapkan sebelumnya.
- Gubernur Bobby Nasution menargetkan perbaikan jalan sepanjang 11,50 kilometer ini rampung sepenuhnya pada tahun 2028 mendatang.
Suara.com - Pemprov Sumut mulai memperbaiki jalan lintas Kabupaten Padang Lawas Utara (Paluta)- Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) via Sipiongot. Warga bahagia karena jalan diaspal setelah puluhan tahun.
"Delapan dasawarsa atau menjelang satu abad Indonesia merdeka, kami sampai hari ini belum menikmati sesungguhnya kemerdekaan itu," kata Sabarullah Ritonga, Rabu (24/6/2026).
Sabarulloh mengungkapkan jika warga senang karena jalan diaspal. Keberadaan jalan ini dinilai sangat penting untuk masyarakat. "Tentunya kami sangat senanglah, kami sangat butuh jalan," ungkapnya.
Berdasarkan data dari Dinas Bina Marga, Bina Konstruksi dan Cipta Karya Sumut, hingga 21 Juni 2026 menunjukkan progres pengerjaan yang menggembirakan. Ruas Hutaimbaru-Sipiongot telah mencapai realisasi 23,474 persen, jauh melampaui target yang ditetapkan pada tahap awal pekerjaan.
Sementara ruas Sipiongot-Batas Labuhanbatu mencapai 6,60 persen dan ruas Sipiongot-Tolang menuju perbatasan Tapanuli Selatan telah berprogres 3,348 persen.
Kepala Dinas Bina Marga, Bina Konstruksi dan Cipta Karya Sumut Chandra Dalimunthe mengatakan capaian tersebut menunjukkan pekerjaan berjalan sesuai rencana bahkan lebih cepat dari jadwal yang ditetapkan. Menurutnya, proyek telah memasuki tahapan penting dengan dimulainya pekerjaan perkerasan menggunakan lapisan aspal AC-BC yang menjadi fondasi utama peningkatan kualitas jalan.
"Penyelesaian pekerjaan awal tersebut menjadi fondasi penting agar proses peningkatan struktur jalan dapat berjalan sesuai standar teknis yang telah ditetapkan dan menghasilkan kualitas konstruksi yang baik di lapangan," kata Chandra Dalimunthe.
Sebelumnya diberitakan, Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) Bobby Nasution mengunggah video pekerjaan di salah satu ruas jalan, yakni Sipiongot-Tolang. Saat ini sudah masuk tahap penggalian dan penimbunan badan jalan.
"Pembangunan jalan Sipiongot menuju Tolang saat ini sudah memasuki tahap penggalian dan penimbunan badan jalan. Jalan ini diharapkan dapat mendukung pemerataan pembangunan hingga ke pelosok daerah serta memperkuat konektivitas Padang Lawas, Labuhan Batu, dan Tapanuli Selatan," tulis Bobby Nasution di Instagram pribadinya, Rabu (20/5).
Baca Juga: Bobby Nasution Hadiri Peresmian 1.151 Km Jalan Inpres, Empat Ruas di Sumut Turut Diresmikan
Dijelaskan jika panjang jalan yang diperbaiki di ruas ini adalah 11,50 kilometer. Pembangunan ini bakal melewati 7 desa yang ada di Kabupaten Paluta.
Untuk diketahui, Bobby Nasution meresmikan jembatan Aek Sipange di Kecamatan Aek Bilah, Kabupaten Tapanuli Selatan (Tapsel) yang merupakan bagian dari Tapsel-Padang Lawas Utara (Paluta) via Sipiongot. Bobby menargetkan jalan Paluta-Tapsel via Sipiongot selesai tahun 2028.
"Sebenarnya dibangun dari sisi Tapsel dan dari sisi Paluta, tapi yang dibangun terlebih dahulu dari sisi Paluta semua, di dari Paluta itu ada 3 ruas, mengarah ke Tapsel, Labuhanbatu, dan Gunung Tua," kata Bobby Nasution saat sambutan di acara peresmian jembatan Aek Sipange, Kamis (5/3).
Tahun ini akan dikerjakan ruas Hutaimbaru-Sipiongot bakal diperbaiki 11 dari 32 kilometer, ruas Sipiongot-batas Labuhanbatu bakal diperbaiki 16 dari 23 kilometer, dan ruas Sipiongot-Tolang batas Tapsel yang ditangani 12 dari 16 kilometer. Bobby menyebutkan pihaknya komitmen untuk menyelesaikan jalan Paluta-Tapsel via Sipiongot.
Tag
Berita Terkait
-
Bobby Nasution Hadiri Peresmian 1.151 Km Jalan Inpres, Empat Ruas di Sumut Turut Diresmikan
-
Bobby Nasution Larang Keras ASN dan Pegawai BUMD di Sumut Pakai Vape
-
Gubernur Bobby Nasution Tegur PLN, Minta Kompensasi bagi Masyarakat Terdampak Pemadaman Listrik
-
Perangi Narkoba, Bobby Nasution Kerahkan Satpol PP, Polisi hingga TNI Patroli Gabungan di Asahan
-
Tingkatkan Layanan Kesehatan Mata, Bobby Nasution Gandeng RS Mata Cicendo
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Misteri Formasi Tak Lazim Drone Iran, Kesaksian Pilot F-15 Bikin Geger
-
Wacana Ekspor Satu Pintu Dinilai Berpotensi Perkuat Posisi Indonesia di Tengah Persaingan Global
-
Skandal Korupsi Kuota Haji: KPK Cecar Eks Dirjen PHU Hilman Latief Soal Modus Bagi-bagi 50 Persen
-
Masuk RS Polri Gegara Sakit Saluran Pencernaan! Penahanan Gus Yaqut Dibantarkan
-
Eks Plt Direktur PU Ditahan! Terima Suap BUMN dan Rekayasa Proyek Fiktif Rp16 Miliar
-
3 Tahun dalam Penyiksaan: Bagaimana Penyekapan YTR Bisa Luput dari Pantauan Sekitar?
-
Sasaran Turis Bali! 18 Kg Ganja Asal Amerika-Rusia Diselundupkan Lewat Trik Kompartemen Koper
-
Ditanya Nyesal Ikut Pilpres 2024, Anies Balik Tanya Publik: NyeseI Tak Memilih Saya?
-
Usut Dalang Pembagian Kuota Haji 50:50, Eks Dirjen PHU Kemenag Dicecar KPK
-
Clara Shinta Ogah Damai dengan Mantan Suami, Proses Hukum Jalan Terus