“Kita berkolaborasi dalam rangka pemberdayaan masyarakat desa. Syukur-syukur lulusan-lulusan ITB Vinus bisa menjadi pendamping karena punya ilmunya. Kita menyediakan arenanya, kita intervensi modalnya, memberikan pekerjanya, nanti kalian menjadi tim pendamping di sana, jadi kolaborasinya dalam rangka pengentasan kemikinan caranya dengan pemberdayaan masyarakat di desa-desa” katanya.
Agus Jabo kemudian menambahkan, keberhasilan Sekolah Rakyat tidak berhenti ketika siswa lulus SMA. Lulusan yang ingin melanjutkan pendidikan tinggi perlu mendapatkan akses agar tujuan memutus rantai kemiskinan dapat berjalan berkelanjutan.
“Maka harus kita pastikan anak-anak yang lulus dari Sekolah Rakyat ini harus ditampung di perguruan tinggi kalau mereka mau kuliah,” ujarnya.
Untuk itu, Kemensos membuka peluang kerja sama dengan ITB Visi Nusantara dalam memberikan akses pendidikan bagi lulusan Sekolah Rakyat, khususnya di wilayah Bogor.
“Nanti bisa juga kita bikin MoU antara Kemensos dengan ITB Vinus untuk menampung anak-anak yang lulus SMA, khususnya yang ada di daerah Bogor,” kata Agus Jabo.
Direktur Pemberdayaan Masyarakat Kemensos, Adrianus Alla, menjelaskan bahwa model kolaborasi antara kampus, pemerintah, dan dunia usaha saat ini telah diterapkan di sejumlah daerah. Kampus berperan melakukan pendampingan masyarakat, sementara Kemensos membantu intervensi program sekaligus membuka akses pasar melalui berbagai mitra usaha.
“Bansos itu sifatnya sementara, tetapi berdaya selamanya. Kami berharap dengan pemberdayaan ini mereka bisa keluar dari penerima bansos sehingga kesempatan itu dapat diberikan kepada masyarakat lain yang lebih membutuhkan,” kata Adrianus.
Audiensi ditutup dengan komitmen untuk menindaklanjuti peluang kerja sama antara Kemensos dan ITB Visi Nusantara, khususnya dalam pengembangan program pemberdayaan desa, pengentasan kemiskinan, serta dukungan pendidikan bagi lulusan Sekolah Rakyat.***
Baca Juga: Kemensos Gandeng TNI, 1.000 Taruna Akmil Siap Bina Siswa Sekolah Rakyat
Berita Terkait
-
Kemensos Gandeng TNI, 1.000 Taruna Akmil Siap Bina Siswa Sekolah Rakyat
-
Risky Tinggalkan Rutinitas Jual Ikan Keliling, Kini Menata Mimpi di Sekolah Rakyat
-
Kemensos Kawal Sekolah Rakyat Bener Meriah, Bantuan Jadup Rp3,07 Miliar Segera Disalurkan
-
Kemensos Kawal Sekolah Rakyat Bener Meriah, Bantuan Jadup Rp3,07 Miliar Segera Disalurkan
-
Wamensos Apresiasi Dukungan ESQ Group untuk Pendidikan dan Karier Siswa Sekolah Rakyat
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
Kebakaran Empat Lawang, 20 Rumah Terdampak dan Kerugian Tembus Rp5,2 Miliar
-
3 Pelaku Begal Polisi di Palembang Ternyata Ayah, Anak dan Seorang Perempuan
-
Jadi Ojek Pangkalan, Polisi di Palembang Ditusuk 4 Kali dan Motornya Dibawa Kabur Begal
-
Kemiskinan Sumsel Turun, Garis Kemiskinan Naik 3,15 Persen Jadi Rp628 Ribu Per Bulan
-
Kasus Iklan BJB, Ada Dugaan Aliran Dana ke Lisa Mariana Lewat Pihak Nominee
-
KPK Tahan Bos-Bos Iklan Bank BJB, Dirut Yuddy Renaldi Mendadak Sakit Saat Akan Dibui
-
BRI Beri Diskon Spesial Seminar Johnny Andrean Lewat Aplikasi BRImo
-
Menuju IFRC 2026, ERT NHM Perdalam Teknik dan Strategi Penyelamatan
-
Gelar Dicopot! Profil Menantu Sultan Brunei yang Bikin Penasaran Publik, Ternyata Ini Kasusnya
-
PSSI Murka! Justin Hubner dan Keluarga Jadi Sasaran Ancaman, Publik Diminta Hentikan Serangan