-
Korban tewas akibat gempa Venezuela melonjak drastis hingga mencapai 164 jiwa.
-
Delcy Rodríguez menggandeng PBB dan IMF untuk dana pemulihan sebesar 200 juta dolar.
-
Sebanyak 30 gempa susulan memperlambat proses evakuasi korban di reruntuhan bangunan.
Suara.com - Krisis kemanusiaan di Venezuela semakin mencekam setelah jumlah korban tewas akibat gempa bumi beruntun melonjak hingga 164 orang. Data resmi juga mengonfirmasi sedikitnya 971 warga mengalami luka-luka akibat bencana fatal ini.
Pemerintah memproyeksikan angka kematian riil jauh melampaui data saat ini akibat banyaknya bangunan yang rata dengan tanah. Tim penyelamat terus berpacu dengan waktu menyisir puing-puing bangunan demi menemukan korban selamat.
Dikutip dari CNN Internasional, situasi di lapangan kian genting menyusul ancaman keselamatan yang belum mereda dari alam. Otoritas setempat mencatat setidaknya ada 30 rentetan gempa susulan yang terjadi pasca-guncangan utama.
Pemerintah pusat bergerak cepat menggalang dukungan global demi mengatasi kelumpuhan infrastruktur nasional. Langkah taktis ini diambil guna memastikan bantuan logistik dan evakuasi berjalan efektif.
Plt Presiden Venezuela, Delcy Rodríguez menyatakan bahwa dirinya sedang berkoordinasi dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa untuk mengirimkan tim penyelamat. Kolaborasi ini diharapkan mampu mempercepat proses evakuasi di titik-titik paling parah.
Selain bantuan personil, pemulihan ekonomi pascabencana juga menjadi fokus utama pemerintah. Rodríguez menjelaskan kerja samanya dengan Dana Moneter Internasional untuk membuat dana awal sebesar $200 juta bagi pembangunan kembali negara tersebut.
Sektor swasta kini turut dipanggil untuk mengambil peran aktif dalam misi kemanusiaan ini. Dukungan infrastruktur dari pengusaha lokal dianggap krusial untuk menembus wilayah terisolasi.
Rodríguez juga meminta bantuan kepada sektor swasta berupa alat berat guna mendukung upaya penyelamatan. Alat-alat ini sangat dibutuhkan untuk memindahkan material beton yang menimbun pemukiman warga.
Di tengah kepanikan massal, pemimpin negara meminta warga untuk tidak menyebarkan ketakutan yang tidak perlu. Ketahanan psikologis masyarakat menjadi kunci utama dalam menghadapi masa kritis ini.
Baca Juga: Di Sini Wilayah Paling Parah Akibat Gempa Venezuela, Banyak Orang Meninggal
Rodríguez mengimbau warga Venezuela untuk tetap tenang dan “bersatu,” serta tetap tinggal di rumah mereka jika strukturnya aman. Langkah preventif ini penting guna menghindari risiko robohnya bangunan akibat gempa susulan.
Pemerintah juga mengetuk sisi spiritual masyarakat untuk memperkuat moral bangsa yang sedang terguncang. Gerakan bersama ini diharapkan bisa memberikan kekuatan bagi para korban dan penyintas.
Dia menambahkan bahwa Venezuela akan mengadakan doa nasional untuk semua agama pada pukul 7 malam waktu setempat. Ritual lintas iman tersebut menjadi simbol kebersamaan publik di masa sulit.
Bencana ini dipicu oleh 2 gempa bumi utama yang mengguncang wilayah padat penduduk di Venezuela secara berturut-turut. Guncangan kuat tersebut merusak fasilitas publik, memutus akses komunikasi, dan meruntuhkan ratusan gedung bertingkat.
Hingga saat ini, operasi pencarian skala besar masih terus diintensifkan di berbagai kota terdampak. Pemerintah menetapkan status darurat dan mengerahkan seluruh instansi vertikal untuk memitigasi dampak kerusakan.
Berita Terkait
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- 4 Bohlam Lampu Emergency LED Terbaik Otomatis Nyala saat Mati Listrik, Lebih Aman Tanpa Lilin
Pilihan
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
Terkini
-
Tiga Manajer KDMP dan KNMP Meninggal di Latsarmil! DPR Desak Evaluasi Total Latihan Fisik
-
Skandal Suap dan Gratifikasi Rp2,5 Miliar! Ketua dan Wakil PN Depok Segera Disidang di Bandung
-
Rekayasa Lalu Lintas Bundaran HI 27 Juni, Cek Rute Alternatif dan Kantong Parkir HUT Jakarta
-
Penderita TBC Bakal Terima MBG? Begini Penjelasan Menkes
-
'Kalau Cemas Mending Berbenah!' PSI Semprot Balik PDIP Soal Dukungan Prabowo-Gibran Dua Periode
-
Prabowo Sentil Penolak MBG, Pakar Pertanyakan Apakah Betul Menyasar Anak Kelaparan?
-
Dua Gempa Besar Hantam Venezuela dalam 39 Detik: Mengapa Negara Itu Rawan Terhadap Gempa?
-
Khawatir Cucu Diintai, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Minta LPSK Lindungi Keluarganya
-
Hasto Singgung Mahasiswa UBK dan Gibran saat Menjawab Tuduhan PDIP Dalang Demo
-
Cuma di Indonesia TNI Turun ke Sawah, DPR Bela Prabowo: Tentu Jadi Kebanggaan