News / Internasional
Kamis, 25 Juni 2026 | 16:05 WIB
Dua gempa bumi kuat mengguncang wilayah Karibia Venezuela, menewaskan sedikitnya 32 orang dan melukai lebih dari 700 lainnya. [Tangkap layar X]
Baca 10 detik
  • Dua gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,5 dan 7,2 mengguncang wilayah Karibia Venezuela pada hari Rabu waktu setempat.
  • Bencana tersebut mengakibatkan 32 orang tewas, 700 orang terluka, serta kerusakan parah pada bangunan dan infrastruktur publik.
  • Pemerintah Venezuela menetapkan status darurat nasional dan menerima bantuan internasional untuk mendukung upaya evakuasi korban bencana tersebut.

Suara.com - Dua gempa bumi kuat mengguncang wilayah Karibia Venezuela, menewaskan sedikitnya 32 orang dan melukai lebih dari 700 lainnya.

Pemerintah Venezuela menyebut angka korban masih bisa bertambah, terutama dari wilayah yang paling parah terdampak.

Pemimpin sementara Venezuela, Delcy Rodríguez, mengatakan data korban masih terus diperbarui.

“Saat ini kami mencatat 32 korban jiwa, belum termasuk laporan lengkap dari negara bagian La Guaira, serta lebih dari 700 korban luka,” ujarnya dalam siaran televisi nasional seperti dikutip dari Effecto Cocuyo

Gempa berkekuatan magnitudo 7,5 dan 7,2 yang terjadi pada Rabu waktu setempat itu menyebabkan kerusakan besar di berbagai wilayah.

Gempa bumi dahsyat di Venezuela membongkar kerapuhan bangunan tua yang mengancam keselamatan ribuan warga. (Sunday Guardian)

La Guaira, yang terletak di utara dan berbatasan langsung dengan ibu kota Caracas, menjadi daerah paling terdampak dengan puluhan bangunan dilaporkan runtuh.

“Kami bisa mengatakan La Guaira adalah tragedi nyata dan kini menjadi zona bencana,” tegas Rodríguez. Ia juga menyampaikan bahwa tim penyelamat tengah bekerja keras untuk mengevakuasi korban dan menyelamatkan warga yang masih terjebak.

Bandara Internasional Maiquetía, gerbang utama menuju Caracas, ditutup sementara akibat kerusakan parah.

Selain itu, layanan transportasi publik seperti metro dan kereta api juga dihentikan.

Baca Juga: Di Sini Wilayah Paling Parah Akibat Gempa Venezuela, Banyak Orang Meninggal

Pemerintah Venezuela telah menetapkan status darurat nasional tak lama setelah gempa terjadi.

Seluruh jaringan layanan kesehatan, baik publik maupun swasta, dikerahkan untuk menangani korban luka.

Rodríguez juga mengumumkan penghentian sementara kegiatan sekolah dan aktivitas non-esensial selama beberapa hari ke depan.

Selain korban jiwa dan kerusakan bangunan, gempa juga mengganggu layanan dasar.

Sejumlah wilayah mengalami pemadaman listrik, gangguan pasokan air, serta penghentian distribusi gas rumah tangga di bangunan yang rusak.

Bantuan internasional mulai berdatangan. Tim penyelamat dari Amerika Serikat, Meksiko, El Salvador, Qatar, dan Republik Dominika dijadwalkan tiba untuk membantu operasi pencarian dan evakuasi.

Gempa ini terjadi bertepatan dengan hari libur nasional peringatan 205 tahun Pertempuran Carabobo, momen penting dalam sejarah kemerdekaan Venezuela.

Load More