News / Nasional
Jum'at, 26 Juni 2026 | 15:40 WIB
Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Dudung Abdurachman. (Suara.com/Bagaskara Isdiansyah)
Baca 10 detik
  • Presiden Prabowo Subianto menyatakan mengetahui pihak yang membiayai aksi demonstrasi bayaran pada Rabu, 24 Juni 2026 di Gorontalo.
  • Kepala Staf Kepresidenan Dudung Abdurachman menegaskan pemerintah akan mengambil langkah hukum terhadap pihak yang mendanai aksi mobilisasi massa tersebut.
  • Pemerintah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersikap objektif serta mendukung program unggulan demi kemajuan pembangunan bangsa Indonesia kedepannya.

"Ditanya, ditanya anak-anak demo nggak ngerti. Mau demo apa ya? Mm mm mm. Kami dibayar Rp200 ribu. Tapi ada. Saya nggak mengerti," kata Prabowo.

Ibarat pertandingan sepak bola dan berlaga sebagai satu tim, Prabowo menegaskan bahwa Indonesia kini tengah bersaing dengan banyak negara.

Menurut Prabowo, rakyat seharusnya kompak menjadi suporter, memberikan dukungan.

"Negara kita ini lagi bersaing sama banyak negara, harusnya bangsa ini kompak. Kalau ada yang kurang, temannya kurang, tim kita lagi main ya mainnya kurang bagus ya tetap disuporter," kata Prabowo.

Prabowo menilai koreksi terhadap kekurangab tersebut bisa disampaikan seusai pertandingan.

"Nanti begitu sudah selesai pertandingan baru dikoreksi. Jangan lagi main bawa bola, salah, goblok, lagi main di tengah lapangan disorak-sorakin temen sendiri, kesebelasan sendiri," kata Prabowo.

"Jadi kayanya kita tuh tidak bangga dengan apa yang dihasilkan oleh bangsa sendiri," tandas Prabowo.

Load More