News / Nasional
Sabtu, 27 Juni 2026 | 16:32 WIB
Ilustrasi kembang api. Sumber: pixabay.com
Baca 10 detik
  • Warga mengeluhkan dentuman kembang api dari acara pre-wedding Rizky Irmansyah di Desa Tlogo pada Rabu malam, 24 Juni 2026.
  • Pesta kembang api tersebut dilaksanakan di luar area operasional Candi Prambanan dan telah mengantongi izin resmi pihak berwenang.
  • Pengelola Candi Prambanan memastikan lokasi kegiatan berada di luar zona cagar budaya sehingga tidak melanggar aturan operasional perusahaan.

Suara.com - Beberapa waktu lalu viral suara dentuman pesta kembang api yang dikeluhkan warga di sekitar kompleks Candi Prambanan. Penyalaan kembang api itu diduga berasal dari acara pre-wedding Sekretaris Pribadi (Sespri) Presiden RI Prabowo Subianto, Rizky Irmansyah.

Keluhan sejumlah warga tersebut sempat diunggah di media sosial pada Rabu (24/6/2026) malam.

Kepala Desa Tlogo, Raksono, mengatakan bahwa berdasarkan informasi yang diterimanya, pesta kembang api itu merupakan bagian dari acara pre-wedding Sekretaris Pribadi Presiden Prabowo Subianto, Rizky Irmansyah.

"Iya, katanya seperti itu (acara prewedding Rizky Irmansyah)," kata Raksono, dikutip Sabtu (27/6/2026).

Raksono menuturkan bahwa acara pre-wedding yang diselenggarakan di desanya itu memang telah mengantongi izin. Kendati demikian, pihaknya tidak menyangka acara tersebut akan melibatkan pesta kembang api yang cukup besar.

"Saya juga enggak mengira kalau ada kembang api yang besar itu durasi dua menit," terangnya.

Raksono menjelaskan, pesta kembang api tersebut digelar di luar kompleks Candi Prambanan, tepatnya di sebidang tanah kosong di sebelah selatan Mandala Wisata atau di timur Jalan Candi Sewu.

Suasana Shiva Grha Kebangkitan Spiritualitas Candi Prambanan melalui Mahashivaratri. [Istimewa]

Sementara itu, saat dikonfirmasi secara terpisah, General Manager Prambanan & Ratu Boko, Leonardus Adityo Nugroho, memastikan penyalaan kembang api tersebut tidak dilakukan di area operasional Candi Prambanan atau Zona 2.

"Penyalaan kembang api tersebut tidak dilakukan di area operasional Candi Prambanan (Zona 2)," kata Leonardus.

Baca Juga: Jawab Prabowo Soal Tidak Bisa Bikin Mobil Sendiri, UGM: Kuncinya di Keberpihakan Pemerintah

Ia menjelaskan, penyalaan kembang api berlangsung di area RT 25 Desa Tlogo, Prambanan, Klaten. Berdasarkan informasi yang diterima pengelola, kegiatan tersebut telah berkoordinasi dengan warga setempat serta mengantongi perizinan dari pihak yang berwenang.

"Lokasi kembang api bukan wilayah pengelolaan TWC. Jadi kami memastikan bahwa di area kami tidak ada yang dilanggar," ucapnya.

Leonardus menambahkan, PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko terus menjalin koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengunjung maupun masyarakat sekitar, sekaligus menjaga kelestarian kawasan cagar budaya.

"PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko senantiasa berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga keamanan, kenyamanan pengunjung, masyarakat sekitar, serta kelestarian kawasan cagar budaya," tandasnya.

Load More