- Warga mengeluhkan dentuman kembang api dari acara pre-wedding Rizky Irmansyah di Desa Tlogo pada Rabu malam, 24 Juni 2026.
- Pesta kembang api tersebut dilaksanakan di luar area operasional Candi Prambanan dan telah mengantongi izin resmi pihak berwenang.
- Pengelola Candi Prambanan memastikan lokasi kegiatan berada di luar zona cagar budaya sehingga tidak melanggar aturan operasional perusahaan.
Suara.com - Beberapa waktu lalu viral suara dentuman pesta kembang api yang dikeluhkan warga di sekitar kompleks Candi Prambanan. Penyalaan kembang api itu diduga berasal dari acara pre-wedding Sekretaris Pribadi (Sespri) Presiden RI Prabowo Subianto, Rizky Irmansyah.
Keluhan sejumlah warga tersebut sempat diunggah di media sosial pada Rabu (24/6/2026) malam.
Kepala Desa Tlogo, Raksono, mengatakan bahwa berdasarkan informasi yang diterimanya, pesta kembang api itu merupakan bagian dari acara pre-wedding Sekretaris Pribadi Presiden Prabowo Subianto, Rizky Irmansyah.
"Iya, katanya seperti itu (acara prewedding Rizky Irmansyah)," kata Raksono, dikutip Sabtu (27/6/2026).
Raksono menuturkan bahwa acara pre-wedding yang diselenggarakan di desanya itu memang telah mengantongi izin. Kendati demikian, pihaknya tidak menyangka acara tersebut akan melibatkan pesta kembang api yang cukup besar.
"Saya juga enggak mengira kalau ada kembang api yang besar itu durasi dua menit," terangnya.
Raksono menjelaskan, pesta kembang api tersebut digelar di luar kompleks Candi Prambanan, tepatnya di sebidang tanah kosong di sebelah selatan Mandala Wisata atau di timur Jalan Candi Sewu.
Sementara itu, saat dikonfirmasi secara terpisah, General Manager Prambanan & Ratu Boko, Leonardus Adityo Nugroho, memastikan penyalaan kembang api tersebut tidak dilakukan di area operasional Candi Prambanan atau Zona 2.
"Penyalaan kembang api tersebut tidak dilakukan di area operasional Candi Prambanan (Zona 2)," kata Leonardus.
Baca Juga: Jawab Prabowo Soal Tidak Bisa Bikin Mobil Sendiri, UGM: Kuncinya di Keberpihakan Pemerintah
Ia menjelaskan, penyalaan kembang api berlangsung di area RT 25 Desa Tlogo, Prambanan, Klaten. Berdasarkan informasi yang diterima pengelola, kegiatan tersebut telah berkoordinasi dengan warga setempat serta mengantongi perizinan dari pihak yang berwenang.
"Lokasi kembang api bukan wilayah pengelolaan TWC. Jadi kami memastikan bahwa di area kami tidak ada yang dilanggar," ucapnya.
Leonardus menambahkan, PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko terus menjalin koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk memastikan keamanan dan kenyamanan pengunjung maupun masyarakat sekitar, sekaligus menjaga kelestarian kawasan cagar budaya.
"PT Taman Wisata Candi Borobudur, Prambanan dan Ratu Boko senantiasa berkoordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan untuk menjaga keamanan, kenyamanan pengunjung, masyarakat sekitar, serta kelestarian kawasan cagar budaya," tandasnya.
Berita Terkait
-
Jawab Prabowo Soal Tidak Bisa Bikin Mobil Sendiri, UGM: Kuncinya di Keberpihakan Pemerintah
-
Prabowo: Belum Ada Profesor Ekonomi yang Bisa Bantah Saya, Matematik Adalah Matematik!
-
Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?
-
Prabowo Singgung Kegaduhan Usai Pemilu, Istana Langsung Klarifikasi
-
Sentil Pihak yang Suka Gaduh Usai Pemilu, Prabowo: Saya Kalah 4 Kali Tak Pernah Ribut
Terpopuler
- Siapa Ginka Febriyanti yang Kini jadi Komisaris Pertamina Retail
- 4 Sepatu Lari Ardiles Terbaik Paling Laris di Shopee, Lengkap Review dan Harganya
- 5 HP Memori 256 GB Harga di Bawah Rp2 Juta, Bisa Simpan Ribuan File dan Gaming
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
Pilihan
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Lagi! Peserta Latsarmil Kopdes Merah Putih Meninggal, Rifki Renaldi Jadi Korban Ke-4
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
Terkini
-
5 Peserta SPPI Tewas, Kemhan Evaluasi Total Program Latsarmil
-
Bukan Untuk Cetak Tentara, Kemhan Ungkap Misi Utama Latsarmil Calon Manajer Kopdes
-
Dinilai Punya Kepribadian Baik, Uya Kuya Bakal Pimpin PAN Jakarta
-
Jawab Prabowo Soal Tidak Bisa Bikin Mobil Sendiri, UGM: Kuncinya di Keberpihakan Pemerintah
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
-
Mahfud MD Soroti Kemunduran Demokrasi, Sebut Politik Uang Gerus Penegakan Hukum
-
Panas Lagi! AS Luncurkan Serangan Balasan ke Iran Usai Insiden di Selat Hormuz
-
Jokowi Mulai Safari Politik, PAN Merasa Tak Terancam: Kami Tunggu PSI Lolos ke Senayan
-
Batas Penghasilan MBR Rp8 Juta Tak Cukup, Pemerintah Harus Tekan Biaya Hidup
-
Ucapan 'Adikku Sayang' Berujung Penganiayaan Caddy Golf, Pelaku Dibekuk di Lampung