- Ratusan anggota BPD se-Kabupaten Cianjur mengikuti Jambore ABPEDNAS pada 27 Juni 2026 di Sarongge Valley untuk memperkuat sinergi.
- Bupati Cianjur menanggapi aspirasi peningkatan tunjangan BPD dengan mempertimbangkan kemampuan fiskal daerah serta prioritas pembangunan di tingkat desa.
- Pihak ABPEDNAS dan penegak hukum menekankan pentingnya pembinaan bagi kesalahan administratif serta penegakan hukum tegas terhadap tindak korupsi dana desa.
Suara.com - Ratusan anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) dari seluruh penjuru Kabupaten Cianjur memadati Lapangan Bumi Perkemahan Sarongge Valley, Desa Ciputri, Kecamatan Pacet, Sabtu (27/6/2026).
Mereka hadir dalam Jambore Perdana ABPEDNAS Cianjur yang menjadi momentum bersejarah, sekaligus jambore tingkat kabupaten pertama di Indonesia.
Kegiatan ini diikuti perwakilan BPD dari 32 kecamatan dengan semangat konsolidasi yang kuat.
Hadir dalam acara tersebut Bupati Cianjur dr. Mohammad Wahyu Ferdian, perwakilan Kejaksaan Negeri Cianjur, Wakil Ketua Umum DPP ABPEDNAS Irfan Aghasar, serta sejumlah tokoh lainnya.
Bupati Wahyu menegaskan bahwa jambore ini bukan sekadar seremoni, melainkan ruang pembelajaran kolektif bagi aparat desa.
Ia berharap forum ini mampu meningkatkan kapasitas melalui diskusi, pelatihan, dan pertukaran pengalaman antar desa.
“Inti dari semuanya adalah sinergi di tingkat desa. Kalau sinerginya kuat, program pembangunan akan benar-benar terasa oleh masyarakat,” ujar Wahyu di hadapan peserta.
Dalam forum tersebut, isu kesejahteraan anggota BPD turut mengemuka.
Sejumlah peserta berharap adanya peningkatan tunjangan dan dukungan anggaran untuk menunjang kinerja mereka di desa.
Baca Juga: Fakta-fakta Kematian 5 SPPI Calon Manajer Koperasi saat Jalani Latihan Militer
Menanggapi hal itu, Bupati Wahyu memastikan pemerintah daerah akan menampung aspirasi tersebut. Ia menegaskan bahwa penyesuaian akan dilakukan sesuai prioritas dan kemampuan fiskal daerah.
“Segala bentuk apresiasi bagi yang bekerja untuk desa adalah perhatian kami,” katanya.
Salah satu sorotan utama jambore ini adalah arahan terkait aspek hukum pengelolaan dana desa.
Wakil Ketua Umum DPP ABPEDNAS, Irfan Aghasar, menyampaikan pesan dari Kejaksaan Agung mengenai pendekatan baru dalam penanganan dugaan penyimpangan dana desa.
Ia menekankan bahwa kesalahan administratif tidak serta-merta dipidana.
“Jika hanya kesalahan teknis seperti salah pencatatan atau transfer yang kemudian dikembalikan, maka pendekatannya adalah pembinaan, bukan penghukuman,” jelas Irfan.
Berita Terkait
-
Fakta-fakta Kematian 5 SPPI Calon Manajer Koperasi saat Jalani Latihan Militer
-
5 Orang Meninggal, Pelatihan Militer KDMP Dikecam: Dampak Buruk ke Manajemen Koperasi
-
GMNI Desak Pemerintah Hentikan Total Program Kopdes Merah Putih: Jangan Boroskan APBN
-
Prabowo Pantau Kasus 3 Peserta SPPI Tewas saat Latsarmil, Pemerintah Siapkan Evaluasi
-
3 Manajer KDMP-KNMP Meninggal, Amnesty Desak Latsarmil Dihentikan
Terpopuler
- 4 HP Murah Terbaru 2026 untuk Anak Sekolah: Baterai 7000 mAh hingga Koneksi 5G
- 3 Rekomendasi Bedak Padat di Indomaret untuk Makeup Halus dan Tahan Lama
- 5 Shio yang Menarik Keberuntungan 28 Juni 2026, Hari Penuh Hoki dan Kesempatan
- 4 Sepatu Kanky Terlaris di Shopee, Nyaman Dipakai Seharian Sesuai Review Pembeli
- Keunggulan Pompa Air Shimizu PL-138 BIT, Solusi Air Jernih Anti Karat
Pilihan
-
Sejarah! Timnas Voli Indonesia Kalahkan Korsel dan Juara AVC Mens Volleyball Cup 2026
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Perang Meletus Lagi! Iran Hantam Basis AS di Teluk, Gencatan Senjata Runtuh
-
Pelatih Timnas Iran Desak Infantino Tegas Terhadap AS: Perlakuan Mereka Buruk!
-
Korban Meninggal Latsarmil SPPI Bertambah Menjadi 5 Orang, Ini Penjelasan Kemhan
Terkini
-
Pakar Manajemen Publik: Ambisi Politik Keluarga Jokowi Berisiko Rusak Kepercayaan Demokrasi
-
Bumi Berguncang! Gempa 6,2 M Hantam Afghanistan, Getaran Terasa Hingga India
-
Dibatalkan Sepihak oleh Kampus UI, Forum Konferensi Republik Terpaksa Pindah ke Kafe
-
Tim Jibom Polda Papua Musnahkan 2 Granat Nanas Peninggalan Perang Dunia II
-
81 Tahun Menanti, Warga Sipiongot Beri Tradisi Ini ke Bobby Nasution Usai Jalan Tembus Dibangun
-
DJKI Cermati 124 Situs Hasil Laporan Motion Picture Association
-
Open House Sekolah Rakyat Palembang: Gus Ipul Minta Penjangkauan Siswa Dilakukan Secara Jujur
-
Berat Badan 120 Kg dan Gejala Stroke, Razman Nasution Ditempatkan di Blok E Lapas Cipinang
-
Janji Prabowo Terbuka Terima Usulan: Jangankan Profesor, Dari Anak Desa Pun Saya Tindaklanjuti
-
183 Warga Pinggir Rel Senen Direlokasi, KAI Ratakan Puluhan Bangunan Liar