News / Nasional
Minggu, 28 Juni 2026 | 09:56 WIB
Ketua Badan Pertimbangan Pusat Persatuan Purnawirawan TNI Angkatan Darat (PPAD), Jenderal TNI (Purn.) HBL Mantiri, mengajak seluruh keluarga besar PPAD untuk terus menjaga soliditas organisasi, memperkuat persatuan, serta meningkatkan kepedulian sosial di tengah dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara. [Suara.com/dok]
Baca 10 detik
  • Jenderal TNI (Purn.) HBL Mantiri resmi menjabat sebagai Ketua Badan Pertimbangan Pusat PPAD pada Minggu, 28 Juni 2026.
  • Beliau mengajak seluruh anggota PPAD menjaga soliditas organisasi dan memperkuat persatuan sebagai wujud pengabdian berkelanjutan bagi negara.
  • PPAD berkomitmen menjadi solusi bagi bangsa dengan berpedoman pada nilai moral Sapta Marga serta Sumpah Prajurit TNI.

Suara.com - Ketua Badan Pertimbangan Pusat Persatuan Purnawirawan TNI Angkatan Darat (PPAD), Jenderal TNI (Purn.) HBL Mantiri, mengajak seluruh keluarga besar PPAD untuk terus menjaga soliditas organisasi, memperkuat persatuan, serta meningkatkan kepedulian sosial di tengah dinamika kehidupan berbangsa dan bernegara.

Ajakan tersebut disampaikan HBL Mantiri dalam pidato perdananya sebagai Ketua Badan Pertimbangan Pusat PPAD.

Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh jajaran PPAD, mulai dari Wakil Ketua Badan Pertimbangan Pusat, anggota Badan Pertimbangan Pusat, Pengurus Pusat PPAD, hingga seluruh anggota PPAD di Indonesia.

Ia menegaskan bahwa jabatan yang diembannya merupakan amanah untuk melanjutkan pengabdian para pendahulu dalam menjaga marwah organisasi, memperkuat persatuan, serta memberikan kontribusi pemikiran bagi bangsa dan negara.

"Kepercayaan ini adalah amanah kebersamaan. Saya berharap dukungan, kebersamaan, dan semangat yang selama ini telah terbangun dapat terus kita jaga dan kita lanjutkan demi kepentingan organisasi serta pengabdian kepada bangsa dan negara," kata HBL Mantiri dalam rilis yang diterima, Minggu (28/6/2026).

Menurut HBL Mantiri, PPAD harus terus hadir sebagai bagian dari solusi atas berbagai persoalan bangsa melalui pemikiran yang objektif, pengalaman yang matang, serta keteladanan yang lahir dari perjalanan panjang pengabdian para anggotanya.

Ia juga menegaskan bahwa nilai-nilai Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan Delapan Wajib TNI tetap menjadi pedoman moral bagi para purnawirawan meskipun telah mengakhiri masa dinas aktif.

Nilai-nilai tersebut, kata dia, menjadi fondasi karakter dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

"Sebagai purnawirawan TNI Angkatan Darat, kita tetap memiliki tanggung jawab moral terhadap bangsa dan negara. Pengabdian tidak berhenti, tetapi berubah bentuk. Kita harus terus hadir menjaga persatuan, memperkuat nilai-nilai kebangsaan, serta mendukung TNI dan pemerintah dalam menjalankan tugas demi kesejahteraan rakyat," ujarnya.

Baca Juga: Jejak Rekonsiliasi, Momen PPAD Ziarah ke Makam Pahlawan Timor Leste

Dalam kesempatan itu, HBL Mantiri juga mengajak seluruh anggota PPAD untuk menjaga kekompakan, memperkuat solidaritas internal, dan membangun semangat kebersamaan di seluruh tingkatan organisasi.

Ia menambahkan, Badan Pertimbangan Pusat memiliki peran strategis dalam memberikan nasihat, saran, dan pertimbangan kepada Dewan Pengurus Pusat PPAD guna memastikan organisasi tetap berjalan sesuai tujuan pengabdian, menjaga persatuan, dan mengutamakan kepentingan nasional.

Mengakhiri sambutannya, HBL Mantiri berharap PPAD terus menjadi organisasi yang solid, berwibawa, dan dihormati, serta mampu menjalankan perannya sebagai kekuatan moral yang berkontribusi dalam menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

Load More