-
Kabinet Malaysia menyetujui sistem kerja hibrida bagi pegawai negeri sipil mulai 1 Agustus 2026.
-
Pegawai bekerja dua hari dari rumah dan tiga hari di kantor sesuai zona wilayah.
-
Kebijakan ini mengadopsi tren global demi modernisasi birokrasi tanpa mengganggu pelayanan publik esensial.
Suara.com - Pemerintah Malaysia resmi mengesahkan sistem Hari Kerja Hibrida (HWD) atau work from home (WFH) sebagai norma baru bagi pegawainya (PNS)mulai 1 Agustus 2026. Langkah ini diambil untuk merombak kultur birokrasi agar lebih adaptif dan modern melalui pemanfaatan teknologi digital.
Kebijakan baru ini memangkas waktu kerja konvensional di kantor tanpa mengurangi total jam kerja resmi pelayanan publik. Aparatur sipil negara kini memiliki fleksibilitas untuk bekerja secara hibrida guna mendongkrak produktivitas nasional.
Skema ini membagi porsi kerja menjadi 2 hari dari rumah dan 3 hari wajib di kantor. Pembagian jadwal operasional tersebut akan disesuaikan dengan kebutuhan berkas serta panduan masing-masing departemen.
Dikutip dari MalayMail, aturan presensi langsung di kantor bakal mengikuti hari libur mingguan yang berlaku di setiap wilayah negara bagian. Hal ini memastikan koordinasi internal pemerintahan tetap berjalan sinkron dan teratur setiap pekannya.
Bagi wilayah yang meliburkan hari Minggu, pegawai wajib masuk kantor pada hari Senin dan Jumat. Format ini berbeda untuk wilayah dengan waktu libur yang tidak seragam.
Pada daerah seperti Kedah, Kelantan, dan Terengganu yang meliburkan hari Jumat, jadwal kantor ditetapkan hari Minggu dan Kamis. Penyesuaian lokal tersebut dilakukan agar tidak mengganggu ritme ekonomi daerah setempat.
Pemerintah menjamin perubahan format kerja ini sama sekali tidak akan mengendurkan kualitas pelayanan mendasar kepada masyarakat. Loket-loket pelayanan publik dipastikan tetap beroperasi penuh demi melayani kebutuhan warga setiap hari.
Sektor garda terdepan seperti keamanan, pertahanan, pendidikan, kesehatan, dan peradilan juga tidak akan mengalami perubahan operasional. Seluruh petugas di sektor krusial tersebut tetap menjalankan tugas di lapangan seperti biasa.
Sistem kerja baru ini menjadi bagian penting dari agenda besar reformasi menyeluruh pada sektor pelayanan publik. Fokus utamanya adalah modernisasi budaya kerja melalui alat digital dan pemantauan kinerja berbasis hasil.
Baca Juga: Tepis Isu 2 Desa Lepas ke Malaysia, Tito: RI Justru Untung Wilayah hingga 5.700 Hektare!
Melalui penerapan aturan baru ini, Malaysia resmi menyusul langkah progresif yang telah diambil oleh negara-negara maju. Pola kerja adaptif ini dinilai terbukti efektif menjaga ritme kerja yang sehat di era modern.
Singapura, Australia, Finlandia, dan Swedia menjadi contoh negara yang telah sukses mengadopsi model hibrida ini. Malaysia kini memposisikan diri sejajar dengan standar pengelolaan birokrasi global tersebut.
Sistem Hari Kerja Hibrida ini akan menggantikan regulasi kerja dari rumah yang berlaku sebelumnya. Aturan lama tersebut dahulu diterbitkan sebagai respons darurat di bawah arahan Konflik Asia Barat.
Sebagai langkah lanjutan, Jabatan Perkhidmatan Awam (JPA) atau Departemen Pelayanan Publik akan segera menerbitkan panduan pelaksanaannya. Panduan detail tersebut bakal menjadi acuan teknis bagi seluruh instansi ke depannya.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- 4 Sepatu Lari Skechers yang Empuk untuk Jogging hingga Long Run Sesuai Review Pembeli
- Pemain Timnas Terlibat? 3 Kejanggalan Dugaan Pengaturan Skor Piala AFF 2026
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- 4 Shio yang Diprediksi Nasibnya Makin Baik pada 15 Agustus 2026, Siapa Saja?
Pilihan
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
-
Info Terbaru Gempa NTT: 15 Warga Manggarai Tewas, 280 Bangunan Jadi Puing
-
5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak
-
Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam
Terkini
-
LPDB Koperasi Rayakan Dua Dekade dengan Berbagi, Salurkan Ratusan Paket Bantuan Sosial untuk Lansia
-
Pesan Tegas Shin Tae-yong di Hari Kemerdekaan Indonesia
-
Sunscreen Apa yang Bisa Memudarkan Flek Hitam di Wajah? Ini 9 Rekomendasi Terbaiknya
-
Tips Jaga Tahan Tubuh untuk Cegah ISPA di Musim Kemarau
-
Grammy Pertimbangkan Ubah Kategori Asian Pop Usai BTS Tolak Kirim Karya
-
Prabowo Diapit Jokowi dan Gibran, Tawa Pecah di Istana
-
Tak Ada Beban Biaya, Pedagang Gorengan Hingga Nasi Uduk Bebas Pakai QRIS
-
Melacak Jejak Warisan Meneer Belanda di Balik Budaya Panjat Pinang
-
Gubernur Khofifah Kukuhkan 76 Paskibraka Jatim untuk HUT ke-81 RI, Tegaskan Semangat NKRI
-
Amerika Serikat: Selamat Hari Kemerdekaan Indonesia yang ke-81