-
Militer Iran memperingatkan blok Amerika-Israel agar tidak mengganggu rangkaian prosesi pemakaman Ali Khamenei.
-
Kehadiran drone dan pesawat militer Amerika Serikat di Selat Hormuz memperparah ketegangan geopolitik.
-
Iran bersiap menghadapi potensi agresi asing di tengah masa transisi kepemimpinan Mojtaba Khamenei.
Suara.com - Militer Iran bersiaga penuh mengamankan Selat Hormuz menjelang prosesi pemakaman Pemimpin Tertinggi Ali Khamenei. Blok barat dilarang keras memicu provokasi yang dapat merusak stabilitas kawasan selama masa berkabung.
Teheran siap menggerakkan seluruh kekuatan tempur demi mengantisipasi infiltrasi asing di wilayah udara strategis. Respons mematikan akan langsung dijatuhkan jika terjadi pelanggaran kedaulatan sekecil apa pun.
Komandan Markas Pusat Angkatan Bersenjata Iran, Ali Abdollahi, menyampaikan peringatan terbuka ini secara langsung kepada publik. Langkah taktis tersebut diambil demi membentengi negara dari potensi sabotase geopolitik.
Pihak militer mencium gelagat berbahaya dari pergerakan armada pengintai musuh di perbatasan udara nasional. Situasi krusial ini memaksa seluruh elemen pertahanan berada pada status kewaspadaan tertinggi.
“Pada hari-hari yang penuh pelajaran ini, kami peringatkan musuh-musuh Iran, khususnya Amerika Serikat, Israel, serta para sekutu mereka di kawasan maupun di luar kawasan, agar tidak melakukan kesalahan perhitungan dalam bentuk apa pun,” katanya, dikutip dari Sputnik.
Kehadiran pesawat tempur dan pesawat tanpa awak milik Amerika dinilai memperkeruh situasi keamanan. Operasi spionase tersebut secara nyata mengancam ketenangan di koridor maritim Selat Hormuz.
Abdollahi menegaskan bahwa penumpukan armada perang asing hanya akan memicu benturan bersenjata yang fatal. Pihak asing diminta segera menarik diri sebelum eskalasi konflik tidak terkendali.
Rangkaian upacara penghormatan terakhir bagi mendiang Khamenei dijadwalkan berlangsung selama enam hari berturut-turut. Prosesi sakral ini akan dimulai di Teheran sebelum bergeser ke kota suci Qom.
Jenazah sang pemimpin selanjutnya dijadwalkan dibawa ke wilayah Najaf serta Karbala di Irak. Prosesi pemakaman akhir akan berpusat di tanah kelahiran mendiang, Mashhad.
Baca Juga: Selat Hormuz Sudah Dibuka, Kok Harga BBM Belum Turun? Ini Penjelasan Ekonom
Delegasi asing dan sejumlah kepala negara sahabat dijadwalkan menghadiri penghormatan kenegaraan di ibu kota. Pengamanan berlapis diterapkan secara ketat demi menjamin keselamatan para tamu VIP.
Krisis diplomatik ini merupakan buntut dari serangan fatal Amerika dan Israel pada akhir Februari. Insiden berdarah di Teheran tersebut menewaskan Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei.
Pasca-kematian sang ayah, tampuk kekuasaan tertinggi kini resmi beralih ke tangan Mojtaba Khamenei. Suksesi kepemimpinan ini menjadi babak baru dalam arah politik luar negeri Iran.
Hingga saat ini, sang pemimpin baru memilih berada di balik layar tanpa tampil publik. Kendati demikian, Mojtaba tetap mengontrol komunikasi politik dan memberikan instruksi melalui saluran resmi pemerintah.
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
PJJ Jakarta 18 Agustus 2026 Besok: Berlaku untuk Sekolah Negeri-Swasta, ASN Boleh WFH 50 Persen
-
Inspirasi French Chic, Gaya Paris yang Elegan dan Modern
-
LRT Sumsel Cuma Rp1.000 saat HUT RI, Cek Jadwal Tambahan Perjalanannya
-
7 Warna Cat Kamar Mandi Terbaik Menurut Feng Shui, Dipercaya Bawa Energi Positif
-
Review Serial Silo Season 1: Adaptasi Novel Wool yang Penuh Teka-Teki Seru!
-
Karhutla Bromo Belum Usai Dihitung, TNBTS Mulai Kaji Total Kerugian
-
Momen Haru Presiden Prabowo Berkaca-kaca Saat Lagu 'Bagimu Negeri' Menggema di Istana Merdeka
-
195 Warga Binaan di Jakarta Langsung Bebas Berkat Remisi HUT ke-81 RI
-
Mayat Perempuan Ditemukan di Sungai Cicatih Sukabumi, Diduga Hilang dari Desa Cisarua
-
174.791 Warga Binaan Dapat Remisi HUT ke-81 RI, 3.563 Langsung Bebas