- Kelompok Kriminal Bersenjata membakar pesawat PT AMA di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, pada Kamis, 2 Juli lalu.
- Insiden tersebut menewaskan pilot Nicholas F. Goselin serta mengancam keselamatan tujuh penumpang misi kemanusiaan di lokasi kejadian.
- Komisi I DPR RI mendesak pemerintah mengevaluasi sistem pengamanan guna menjamin perlindungan warga sipil melalui koordinasi lintas lembaga.
Suara.com - Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono meminta pemerintah dan aparat keamanan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pola pengamanan di Papua menyusul pembakaran pesawat milik PT AMA oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan.
Menurut Dave, insiden tersebut menjadi pengingat bahwa ancaman terhadap keamanan masyarakat di Papua masih nyata sehingga diperlukan langkah pengamanan yang lebih efektif tanpa mengabaikan pendekatan humanis dan koridor hukum.
"Komisi I DPR RI menyampaikan keprihatinan mendalam atas insiden pembakaran pesawat oleh KKB di Papua, yang mengancam keselamatan warga sipil termasuk mereka yang tengah menjalankan misi agama dan kemanusiaan," kata Dave di Jakarta, Jumat.
Ia menegaskan keselamatan warga sipil harus menjadi prioritas utama. Karena itu, peningkatan pengamanan tidak cukup hanya dengan menambah personel, tetapi juga harus disertai penguatan koordinasi antarlembaga, pemetaan risiko, serta pelibatan pemerintah daerah dan tokoh masyarakat dalam menjaga stabilitas keamanan.
Dave mengatakan Komisi I DPR RI akan mendorong evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengamanan di Papua agar kebijakan yang diterapkan tidak hanya bersifat reaktif setelah insiden terjadi, melainkan juga mampu mencegah ancaman serupa di masa mendatang.
Ia meyakini langkah yang tepat dapat menciptakan Papua yang damai, aman, dan sejahtera bagi seluruh masyarakat. Komisi I DPR, lanjutnya, juga berkomitmen mengawal kebijakan keamanan yang mengedepankan perlindungan warga sipil serta penghormatan terhadap hak asasi manusia.
"Kami percaya bahwa melalui sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan masyarakat, rasa aman dapat dipulihkan sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap negara," katanya.
Sebelumnya, Kapolres Yahukimo Zet Salino menyatakan KKB membakar pesawat milik PT AMA di Kampung Balinggama, Distrik Sobaham, Kabupaten Yahukimo, Papua Pegunungan, pada Kamis (2/7).
Berdasarkan data yang dihimpun, pesawat yang dipiloti Nicholas F. Goselin, warga negara Amerika Serikat, terbang dari Wamena menuju Balinggama dengan membawa tujuh penumpang. Insiden tersebut menyebabkan pilot meninggal dunia, sementara tujuh penumpang terdiri atas Eston Sobolim, Kluenang Sobolim, Toni Balingga, Elina Sobolim, Ona Sobolim, Lisenia Balingga, dan Vaince Amo Hoso.
Baca Juga: Polisi Gugur dan Dua Anggota Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba, DPR Minta Pelaku Ditindak Tegas
Berita Terkait
-
Polisi Gugur dan Dua Anggota Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba, DPR Minta Pelaku Ditindak Tegas
-
KKB Serang Misi Kemanusiaan, DPR Minta Pola Pengamanan Papua Dirombak Total
-
Pilot AS Dipulangkan Dalam Peti Mati, TNI Janji Sikat Habis Kelompok OPM Penembak di Yahukimo
-
Bupati Purwakarta Minta Maaf Soal Lagu 'Lalaki Langit', Bantah Rendahkan Wanita
-
Pilot AS Tewas Ditembak OPM di Yahukimo, TNI Kerahkan 3 Heli untuk Evakuasi
Terpopuler
- Link Download Logo dan Tema HUT Bhayangkara ke-80 2026 untuk Ulang Tahun Polri
- 5 Sepeda Gunung MTB Polygon Termurah, Tangguh dan Awet Untuk Harian
- Ogah Pasang AC? Ini 4 Rekomendasi Air Cooler yang Murah, Hemat Listrik, dan Cepat Dingin
- 5 HP Samsung 5G Termurah 2026, Fitur Lengkap dan Performa Stabil untuk Jangka Panjang
- Golkar Sulsel Memanas, Ini Alasan Pendukung Appi Alihkan Dukungan ke IAS
Pilihan
-
Tangis Bayi Pecah Pagi Hari, Warga Temukan Bayi Perempuan Baru Lahir di Teras Rumah
-
Rupiah Nyaris ke Rp18.000 Lagi Hari Ini
-
Ole Romeny Bakal Satu Tim dengan Justin Hubner di Liga Belanda, Fortuna Sittard Siapkan Tawaran
-
Antar Timnas Perancis ke 16 Besar, Mbappe Pecahkan Sejumlah Rekor Piala Dunia 2026
-
Prabowo ke Polisi: Gaji dan Senjata Kalian dari Rakyat, Jadi Jangan Menyusahkan Rakyat
Terkini
-
Heboh Hakim Tak Tanya Sikap Nadiem Usai Vonis, Menkum: Hak Hukum Terdakwa Tetap Melekat
-
Polisi Gugur dan Dua Anggota Hilang saat Gerebek Bandar Narkoba, DPR Minta Pelaku Ditindak Tegas
-
Sudah Cukup Terima Kasih 2 Tahun, Said Didu Desak Prabowo Bersihkan Kabinet dari 'Orang Jokowi'
-
Harga Material Naik, Bantuan Rumah Korban Banjir Sumatra Diusul Jadi Rp80 Juta
-
Tiba di Jakarta, Bupati Langkat Syah Afandin Digiring Lewat Pintu Belakang KPK
-
Siksa Istri Siri Pakai Air Keras dan Paksa Buat Sabu, Aiptu N Ditahan Propam Polda Jateng!
-
Viral Warga Mesuji Sembelih Tapir, DPR Desak Pelaku Segera Diproses Hukum
-
Misteri Amplop di Meja Menhut, Raja Juli Ungkap Alasan Baru Dikembalikan 10 Hari Kemudian
-
Diduga Jual Jalur Cepat Impor, 3 Eks Pejabat Bea Cukai Didakwa Terima Suap Rp78 Miliar
-
Sehari Ditertibkan, Puluhan Pengungsi UNHCR Masih Bertahan di Trotoar Kuningan