- Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco membantah isu PHK massal ribuan karyawan pasca akuisisi Tokopedia oleh TikTok di Jakarta.
- Manajemen TikTok menjelaskan bahwa perubahan jumlah karyawan terjadi akibat penataan organisasi dan pemberian kompensasi secara sukarela.
- Pihak TikTok menegaskan komitmen investasi besar di Indonesia serta menepis rencana pemindahan operasional perusahaan ke negara China.
Suara.com - Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad memberikan klarifikasi terkait kabar adanya Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) besar-besaran di platform e-commerce Tokopedia pasca diakuisisi oleh ByteDance (TikTok).
Dasco mengungkapkan, bahwa pihaknya telah memanggil manajemen TikTok, baik dari perwakilan China maupun Indonesia, untuk menjelaskan situasi yang sebenarnya.
Dasco membantah adanya pemutusan hubungan kerja secara total atau mencapai angka ribuan seperti isu yang beredar.
Menurutnya, kondisi saat ini merupakan bagian dari penataan organisasi setelah Tokopedia resmi diakuisisi oleh TikTok Shop.
"Enggak ada, enggak ada. Jadi, tadi tuh pihak TikTok-nya itu kita panggil dari TikTok China maupun tadi TikTok di Indonesia. Jadi memang Tokopedia itu kan diakuisisi oleh TikTok Shop yang juga banyak lini usaha. Nah, jadi dalam usaha penataan itu, memang sudah ada yang kemudian mengambil kompensasi karena jumlahnya besar dan bekerja di tempat lain. Tapi, ada juga yang sudah mengambil kompensasi, tapi kemudian juga disalurkan di grup-grup anak TikTok gitu," jelas Dasco di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (6/7/2027).
Terkait kabar yang menyebutkan adanya PHK terhadap 1.250 karyawan, Dasco secara tegas menepis angka tersebut.
Ia menyebutkan bahwa berdasarkan data yang diterima, jumlah karyawan yang mengambil kompensasi masih jauh di bawah angka yang diisukan.
"Enggak. Enggak. Enggak begitu. Jadi, yang ngambil kompensasi tuh baru sekitar 200-an aja dan yang sudah disalurkan, tadi saya belum tepat angkanya berapa. Yang bekerja di tempat lain juga sudah ada beberapa," tambahnya.
Selain meluruskan soal isu PHK, politisi Partai Gerindra ini juga menanggapi isu mengenai kemungkinan pemindahan operasional ke China.
Baca Juga: Heboh Kabar PHK 90 Persen Karyawan Tokopedia, Stephanie Susilo Akhirnya Buka Suara di DPR
Dasco menegaskan bahwa pihak investor justru sedang menunjukkan komitmen investasi yang besar di dalam negeri.
"Justru pihak luar itu melakukan melakukan investasi di sini yang eh kalau menurut paparan tadi eh cukup besar," pungkasnya.
Sebelumnya, Platform e-commerce raksasa, Tokopedia, dilaporkan tengah melakukan Pemutusan Hubungan Kerja (PHK) secara besar-besaran terhadap para pegawainya.
Induk usaha TikTok, ByteDance, dilaporkan telah memangkas jumlah karyawan di sejumlah divisi tertentu hingga mencapai kisaran 90 persen.
Sebagai informasi, TikTok merupakan pemegang saham mayoritas Tokopedia setelah merampungkan akuisisi 75 persen saham perusahaan lokal tersebut pada akhir tahun 2023 lalu.
Berita Terkait
-
Heboh Kabar PHK 90 Persen Karyawan Tokopedia, Stephanie Susilo Akhirnya Buka Suara di DPR
-
Dari Kreator Konten ke Pebisnis, Begini Perjalanan Karier Acil Bintangnya Parfum
-
Buruh Waswas Aturan Baru Tembakau, Khawatir Gelombang PHK Meluas
-
Dasco Ucapkan Ultah ke Nadiem Makarim, Netizen: Kode Keras Amnesti atau Abolisi?
-
Penasihat Presiden Cari Karyawan Korban PHK TikTok Tokopedia
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
47 Warga Tangerang Kini Punya Rumah Lebih Layak Berkat Program Bebenah Kampung
-
Warga Sleman Sindir Pidato Prabowo Lewat Lomba Kupas Bawang, Pedihnya Bikin Menyerah
-
5 Cara Reapply Cushion di Tengah Hari di Atas Wajah Berminyak Tanpa Luntur
-
Resep Rahasia di Ujung Musim Dingin
-
Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
-
Bantai Yordania 3-0, Garuda Pertiwi Tantang Thailand di Final Srikandi Merdeka Cup 2026
-
Produk Anyaman RI Masuk Pasar Ekspor Amerika Serikat
-
4 Rekomendasi Rice Cooker Keramik Anti Lengket untuk Nasi Pulen dan Sehat
-
3 Cushion Non Comedogenic Lokal Aman untuk Kulit Gampang Beruntusan dan Jerawat
-
IHR Merdeka Cup dan Sarga Festival Hadir di Sumatera Barat, Rayakan Semangat HUT ke-81 RI