- Tim gabungan Polri menggeledah Cafe de'CLAN Signature dan Koin Money Changer di Jakarta Selatan pada 8 Juli 2026.
- Penyidik menyita uang tunai senilai total Rp67 miliar serta dokumen penting terkait kasus korupsi dan TPPU.
- Penyidikan mencakup dugaan korupsi pengadaan batu bara, PT Asabri periode 2020–2025, dan penyelesaian utang PT CBS kepada PT KNI.
Pernah Jadi Lokasi Penguntitan Jampidsus
Cafe de'CLAN Signature sebelumnya pernah menjadi perhatian publik pada 19 Mei 2024.
Saat itu, lokasi tersebut menjadi tempat dugaan penguntitan terhadap Jampidsus Febrie Adriansyah oleh seorang anggota Densus 88 Antiteror Polri ketika Febrie tengah berada di restoran tersebut.
Peristiwa itu sempat memicu polemik hubungan antara Polri dan Kejaksaan Agung.
Namun, beberapa hari kemudian persoalan tersebut diselesaikan secara internal setelah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dan Jaksa Agung ST Burhanuddin melakukan koordinasi.
Polri selanjutnya menegaskan tidak ada lagi persoalan antara kedua institusi dan menyatakan kasus tersebut telah selesai.
Meski kini Cafe de'CLAN Signature kembali menjadi lokasi penyidikan perkara dugaan korupsi dan TPPU, hingga saat ini penyidik belum menyampaikan ada atau tidaknya keterkaitan antara penggeledahan yang sedang berlangsung dengan peristiwa dugaan penguntitan Jampidsus pada 2024.
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Desil Mendadak Melonjak, Warga Jogja Terancam Kehilangan Bansos
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- 3 Rice Cooker untuk Nasi Tahan 2 Hari dan Tidak Lengket Sesuai Klaim
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Prajurit dan Persit Yonif 413/Bremoro Galang Bantuan untuk Korban Gempa NTT
-
Wajah Baru Bogor Barat, 6 Stasiun Kereta Siap Garap Jalur Parung Panjang - Jasinga
-
Dear Mom, Kabut Asap Makin Pekat, Ini Tanda Anak Mulai Terdampak
-
Kabut Asap Palembang Makin Pekat, Kapan Sekolah Mulai Belajar dari Rumah?
-
Ekonom Ungkap Efek Domino Karhutla: Dari Biaya Berobat hingga Pendapatan Warga Tertekan
-
Sumsel Dikepung 1.742 Hotspot, Seberapa Aman Warga dari Kabut Asap?
-
Viral Debt Collector Cek Nomor Mesin Kendaraan, Anggota DPR: Ya Sudah Lha
-
Lahan Perkebunan Indofood di Muba Terbakar, Mengapa Sumber Api Diminta Diusut?
-
Tak Perlu Transit, Citilink Kini Terbang Langsung Palembang-Yogyakarta Setiap Hari
-
Megawati Sentil Pragmatisme Politik: Jangan Jadikan Uang dan Kekuasaan sebagai Tujuan