- Polisi menangkap residivis berinisial T di Lampung Timur atas keterlibatannya dalam komplotan pencurian kendaraan bermotor bersenjata api.
- T berperan sebagai joki dan penunjuk jalan dalam aksi pencurian yang dilakukan di wilayah Jakarta serta Tangerang.
- Petugas menyita senjata api rakitan milik pelaku dan kini tengah memburu satu anggota komplotan lainnya yang berstatus DPO.
Suara.com - Polisi menangkap pria berinisial T, anggota komplotan pencurian kendaraan bermotor atau curanmor yang kerap beraksi menggunakan senjata api rakitan.
Residivis kasus serupa itu terpaksa dilumpuhkan dengan tembakan karena melawan saat hendak ditangkap di Kecamatan Jabung, Kabupaten Lampung Timur.
Kapolsek Pesanggrahan Kompol Seala Syah Alam mengatakan, penangkapan T merupakan hasil pengembangan setelah polisi lebih dulu menangkap pelaku lain berinisial AR.
“AR ini dia bertugas sebagai pemetik. Ini pemetik, ini T ini sebagai joki, penunjuk jalan,” kata Seala saat dikonfirmasi, Minggu (19/7/2026).
Menurut Seala, T berupaya melawan petugas ketika proses penangkapan sehingga polisi mengambil tindakan tegas dan terukur.
“Karena melakukan perlawanan terhadap petugas, sehingga kami melakukan tindakan tegas terukur kepada pelaku,” ujarnya.
Dari tangan pelaku, polisi turut mengamankan senjata api rakitan berkaliber 9 milimeter yang diduga selalu dibawa komplotan saat beraksi. Senjata itu digunakan untuk mengintimidasi korban ketika melancarkan pencurian.
Polisi juga mengungkap T merupakan residivis kasus curanmor yang pernah ditangkap pada 2024. Meski sempat diproses hukum, ia kembali melakukan aksi serupa dengan alasan ekonomi.
“Jadi bisa dikatakan bahwa yang bersangkutan adalah residivis,” jelas Seala.
Berdasarkan pemeriksaan sementara, komplotan tersebut telah beberapa kali beraksi di wilayah hukum Polda Metro Jaya, termasuk Jakarta dan Tangerang, Banten.
Hingga kini, polisi masih memburu satu anggota komplotan lainnya yang telah ditetapkan sebagai daftar pencarian orang (DPO).
“Ada satu orang pelaku lagi kami tetapkan sebagai DPO,” pungkasnya.
Berita Terkait
-
Pulang Main Futsal, Pria di Koja Dibegal: Kepala dan Kaki Luka Parah
-
Biang Kerok Sinyal Lumpuh! Maling BTS Bikin Operator Rugi Rp60 M, Barang Dikirim ke Thailand
-
BRI Ajak Warga Jakarta Hidup Sehat Lewat Inovasi Terbaru
-
Dari Salawat Dedaunan sampai Kunang-Kunang di Langit Jakarta: Kumcer Pilihan Kompas yang Sarat Makna
-
Nobar Piala Dunia 2026 BRI Berkesan: Hangat dan Penuh Kebersamaan, Dari Medan Sampai Jakarta
Terpopuler
- Parfum Paling Wangi Rasa Apa? Ini 5 Rekomendasi Aroma yang Populer
- 5 Rekomendasi Lipstik Wardah untuk Usia 40-an yang Elegan, Nyaman di Bibir dan Awet
- 5 HP Samsung Galaxy A Series Termurah: Layar Super AMOLED, 5G hingga NFC
- Rapor Duo Timnas Indonesia Ole Romeny dan Hubner Saat Fortuna Sittard Hadapi Olympiacos
- Pesaing Vario 125 dari Yamaha, Tampang Bernuansa R1M
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Stop Romantisasi Pengabdian: Guru dan Nakes Juga Berhak Hidup Layak
-
Residivis Curanmor Bersenpi Rakitan Ambruk Ditembak Polisi di Lampung Timur
-
Krisis Air Mengintai Timur Tengah Setelah Pasukan Iran Sasar Pembangkit Desalinasi Air Kuwait
-
Mengapa Jadi Superhero di The WONDERfools Bukan Jawaban Permasalahan Hidup?
-
5 Rekomendasi Sunscreen Non Comedogenic Terbaik sesuai Review dan Harga
-
2 Moisturizer OMG yang Ampuh Cerahkan Wajah Harga Rp20 Ribuan, Mana yang Lebih Baik?
-
5 Parfum Mykonos Terlaris di Shopee, Wangi Tahan Lama untuk Dipakai Seharian
-
Intip Trailer Film The Uprising, Andrew Garfield Pimpin Pemberontakan Besar
-
Resmi! Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu Dukung Argentina Juara Piala Dunia 2026
-
Penyekap Wanita di Bekasi Ditangkap, Siksa Korban 10 Hari karena Cemburu