News / Nasional
Selasa, 21 Juli 2026 | 17:45 WIB
Menteri PU Dody Hanggodo (ANTARA)
Baca 10 detik
  • Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menyatakan bahwa Presiden Prabowo rutin mengevaluasi kinerja dan gaya komunikasi seluruh menteri kabinetnya.
  • Prasetyo menegaskan bahwa cara komunikasi menteri yang kurang tepat akan menjadi catatan pemerintah untuk perbaikan di masa depan.
  • Menteri PU Dody Hanggodo menjelaskan bahwa gaya bicara selengean miliknya dipengaruhi oleh latar belakangnya sebagai orang swasta dari Jawa Timur.

Suara.com - Gaya bahasa selengean Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo mendapat tanggapan pihak Istana. Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi menjawab soal ada tidaknya evaluasi terhadap Dody.

Tidak menanggapi spesifik, Pras menegaskan bahwa evaluasi dari Presiden Prabowo Subianto kepada jajaran kabinet merupakan hal rutin dan terus menerus dilakukan.

"Evaluasi dalam artian saling berkoordinasi, dalam artian saling memberikan masukan karena ada beberapa hal yang memang tergantung konteksnya ya," kata Pras di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (21/7/2026).

Bicara evaluasi dari sisi kinerja para pembantu presiden di kabinet, Pras menegaskan ada cara dan sudut pandang sendiri dalam memberikan penilaian.

Serupa halnya dengan mengevaluasi cara berkomunikasi yang berkenaan dengan karakter masing-masing menteri, Pras mengatakan parameter atau indikator dan cara mengevaluasinya berbeda.

Pras menegaskan bahwa Prabowo mencatat secara keseluruhan hal-hal yang dilakukan anak buahnya. Catatn tersebut menjadi evaluasi untuk bahan perbaikan ke depan.

"Jadi kalaupun ada yang berkenaan dengan masalah menteri, salah seorang menteri yang kemudian dianggap cara menyampaikan sesuatu ke publik itu dianggap kurang pas, nah itu menjadi catatan untuk nanti kami komunikasi dan kita berharap akan diperbaiki gitu," kata Pras.

Alasan Bicara Selengean

Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo memberikan pembelaan atas sorotan terhadap gaya bicaranya yang dianggap slengean. 

Baca Juga: Kursi Gibran 'Didepak' dari sisi Prabowo, Pengamat: Bobot Kekuasaannya Direduksi

Dody menegaskan gaya bicaranya tersebut tidak terlepas dari latar belakang dirinya sebagai orang swasta dan asal Jawa Timur.

"Ya gimana, saya ini asalnya dari Jawa Timur, orang swasta, gimana, ya agak slengekan, ya sudahlah," kata Dody di kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (20/7/2026).

Dody mengatakan ia akan bicara secara serius bika membahas hal-hal yang teknis. Sedangkan menanggapi sejumlah rumor, Dody memberi respons santai.

"Kecuali sesuatu yang... sesuatu yang teknis banget baru saya akan serius. Kalau ini kan bukan sesuatu yang serius, ini hoaks semua, gimana," kata Dody.

Load More