News / Nasional
Rabu, 22 Juli 2026 | 14:57 WIB
Presiden Prabowo Subianto menerima pengunduran diri Nanik S. Deyang sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Meski demikian, Prabowo meminta Nanik menjabat sebagai Dewan Pengawas BGN. (Ist/ dok. Nanik)
Baca 10 detik
  • Presiden Prabowo Subianto meminta Nanik S. Deyang tetap mengawal Badan Gizi Nasional melalui Dewan Pengawas.
  • Nanik sebelumnya mengundurkan diri sebagai Kepala Badan Gizi Nasional pada Juli 2026 karena alasan kesehatan jantung.
  • Presiden Prabowo menunjuk Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional definitif yang baru untuk menggantikan Nanik.

Suara.com - Presiden Prabowo Subianto tetap meminta Nanik S. Deyang mengawal Badan Gizi Nasional (BGN) meski telah mengundurkan diri sebagai Kepala BGN. Istana menyebut keputusan itu diambil karena Prabowo menilai pengalaman Nanik masih dibutuhkan untuk mendukung pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prabowo Subiantomengatakan Nanik memiliki pengalaman yang cukup panjang di BGN. Sebelum diangkat menjadi Kepala BGN pada 8 Juni 2026, ia lebih dahulu menjabat sebagai Wakil Kepala BGN.

"Oleh karena pengalaman beliau yang sebelum menjabat sebagai Kepala BGN, beliau sempat menjabat sebagai Wakil Kepala BGN, kemudian tanggal 8 Juni kemarin beliau ditunjuk menjadi Kepala BGN. Tentu saja dengan pengalamannya, Bapak Presiden merasa Ibu Nanik masih bisa untuk memberikan kontribusi yang optimal. Tentu dengan peran yang berbeda oleh pertimbangan masalah kesehatan," kata Prasetyo di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, dikutipdari Antara, Rabu (22/7/2026).

Prasetyo menjelaskan, kontribusi Nanik nantinya akan dilakukan melalui Dewan Pengawas BGN yang memang telah diatur dalam struktur organisasi lembaga tersebut.

"Di dalam desain organisasi Badan Gizi Nasional memang ada Dewan Pengawas," ujarnya.

Mensesneg Prasetyo Hadi. (Suara.com/Bagaskara)

Menurut Prasetyo, Presiden berharap Nanik tetap mendampingi pimpinan baru BGN agar implementasi Program Makan Bergizi Gratis dan pembenahan tata kelola lembaga dapat berjalan optimal.

"Beliau masih tetap meminta Ibu Nanik untuk ikut bersama-sama, mengawal, menyukseskan dan terus bersama-sama dengan pimpinan yang baru untuk nanti memperbaiki seluruh pelaksanaan dan tata kelola di Badan Gizi Nasional," katanya.

Sebelumnya, Nanik mengundurkan diri sebagai Kepala BGN karena alasan kesehatan. Dalam unggahan di media sosialnya, ia mengungkapkan harus menjalani pengobatan penyakit jantung di luar negeri.

Presiden Prabowo telah menunjuk Sudaryono sebagai Kepala BGN definitif untuk menggantikan Nanik. Sudaryono yang saat ini masih menjabat sebagai Wakil Menteri Pertanian akan dilantik di Istana Negara dan tidak akan merangkap jabatan.

Baca Juga: Nanik S Deyang Mundur dari BGN, Kejagung Nyatakan Bisa Diperiksa Kapan Saja

Load More