- Presiden Prabowo melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional berdasarkan Keppres Nomor 78/P Tahun 2026.
- Donny Ermawan dan Yos Sunitiyoso dilantik sebagai gubernur serta wakil gubernur Universitas Republik Indonesia tahun 2026.
- Pemerintah mendirikan Universitas Republik Indonesia untuk mempersiapkan calon pemimpin bangsa yang memiliki wawasan kebangsaan kuat.
Suara.com - Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN). Prabowo turut melantik dua pejabat lain menjadi gubernur dan wakil gubernur Universitas Republik Indonesia.
Pengangkatan Sudaryono sebagai Kepala BGN berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia nomor 78/P tahun 2026 tentang Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Badan Gizi Nasional.
Sementara pengangkatan gubernur dan wakil gubernur Universitas Republik Indonesia berdasarkan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 80/P tahun 2026 tentang Pengangkatan Gubernur dan Wakil Gubernur Universitas Republik Indonesia.
Mengisi jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur Universitas Republik Indonesia, Prabowo mengangkat Marsekal TNI Purnawirawan Donny Ermawan dan Profesor Yos Sunitiyoso.
Sebelumnya, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi telah mengabarkan terlebih dahulu ihwal pelantikan untuk jabatan di Universitas Republik Indonesia.
Pras mengatakan keberadaan Universitas Republik Indonesia telah pemerintah siaplan sejak lama. Ia lantas menjelaskan perihal Universitas Republik Indonesia.
"Jadi, belajar kayak beberapa negara itu punya lembaga-lembaga pendidikan yang emang khusus itu mempersiapkan calon-calon pemimpin. Di Prancis itu ada namanya ENA (École nationale d'administration) sekarang INSP (Institut National du Service Public)," kata Pras.
Pras mengatakan semua pejabat pemerintahan, pejabat BUMN, bahkan pejabat gubernur, kepala daerah seperti bupati harus masuk atau pernah mengikuti pendidikan di satu lembaga tersebut.
"Sehingga diharapkan semua memiliki kemampuan secara teknis. Maupun yang paling penting itu wawasan kebangsaan. Kita ini semua menjalankan amanah untuk kepentingan kebangsaan dan negara," kata Pras.
Baca Juga: Sudaryono Jadi Kepala BGN Gantikan Nanik S Deyang: Beliau Bude Anak-anak Saya
Tag
Berita Terkait
-
Alasan Nanik S Deyang Mundur dan Penunjukan Sudaryono Jadi Kepala BGN Baru
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Gerindra Tegaskan Nanik Mundur dari BGN Bukan karena Isu Hukum
-
Sudaryono Jadi Kepala BGN Gantikan Nanik S Deyang: Beliau Bude Anak-anak Saya
-
Bakal Dilantik Jadi Kepala BGN, Sudaryono Jelaskan Hubungan 'Kakak-Adik' dengan Nanik S. Deyang
Terpopuler
- Bedak Wardah Apa yang Cocok untuk Usia 40 Tahun? Ini 5 Rekomendasi Terbaik agar Flawless dan Fresh
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- Perbedaan Eau De Parfum dan Eau De Toilette, Mana yang Sesuai Kebutuhanmu?
Pilihan
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
-
Laporkan Hotman Paris ke Polda Metro, PWI Ragukan Ketulusan Permohonan Maaf Sang Pengacara
-
Mendukung Working Mom Mengelola Keuangan Keluarga Lebih Efisien dengan AstraPay
Terkini
-
Kredit Nganggur Bank Tembus Rp2.490 Triliun
-
5 Cushion Murah yang Cocok untuk Kulit Kuning Langsat, Harga Tak Sampai Rp100 Ribuan
-
Selain Kepala BGN, Prabowo Lantik Gubernur dan Wagub Universitas Republik Indonesia, Apa Itu?
-
Purbaya Sebut Pembangunan PFII Dibiayai Danantara, Tapi Sebagian Bisa dari APBN
-
Wuling Aira EV Hype di Medsos, Mending Mana sama Atto 1?
-
Media Internasional Sorot Orang Indonesia Jual Bayi ke Singapura
-
Breaking News! Nadeo Argawinata Resmi Gabung Persija
-
Review The Hawk: Saat Will Ferrell Nggak Lagi Cukup Mengundang Tawa
-
Isu TNI Jadi 'Penagih Pajak', Apa Tugas Babinsa Menurut UU yang Berlaku
-
Kekerasan Seksual dan Bullying Makin Mengkhawatirkan, Belum Semua Kampus di DIY Punya Satgas