- Kepolisian mengerahkan 900 personel gabungan di Jakarta Pusat untuk mengawal unjuk rasa pada Kamis, 23 Juli 2026.
- Aliansi mahasiswa Cipayung Plus dan komunitas ojek online Gograber Indonesia menggelar aksi di Merdeka Barat serta Gedung DPR RI.
- Pengamanan bertujuan menjaga keamanan ketertiban masyarakat, sementara warga diimbau mencari jalur alternatif untuk menghindari kemacetan.
Suara.com - Kawasan Jakarta Pusat dipastikan bakal dijaga aparat kepolisian pada hari ini, Kamis (23/7/2026). Sebanyak 900 personel gabungan dikerahkan untuk mengawal jalannya aksi unjuk rasa yang tersebar di beberapa titik vital.
Ratusan personel tersebut merupakan gabungan dari Polda Metro Jaya, Polres Metro Jakarta Pusat, hingga jajaran Polsek setempat.
Langkah ini diambil guna memastikan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat tetap kondusif selama penyampaian aspirasi berlangsung.
Kasi Humas Polres Metro Jakarta Pusat, Iptu Erlyn Sumantri, mengungkapkan bahwa setidaknya ada dua konsentrasi massa besar yang akan turun ke jalan.
Lokasi pertama terpusat di kawasan Merdeka Barat. Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam aliansi Cipayung Plus dijadwalkan akan menggelar orasi di sana.
“Apel pengamanan aksi unjuk rasa dari Cipayung Plus Jakarta Selatan dan beberapa element massa di wilayah Gambir,” ujar Erlyn saat dikonfirmasi Suara.com melalui pesan singkat, Kamis (23/7/2026).
Tak hanya di jantung ibu kota, aksi unjuk rasa juga akan bergeser ke depan Gedung DPR RI, Senayan.
Kali ini, giliran para pengemudi ojek online (ojol) yang tergabung dalam komunitas Gograber Indonesia yang akan menyuarakan tuntutannya pada siang nanti.
“Pengamanan aksi unjuk rasa dari Dewan Pimpinan Pusat Gograber Indonesia, di DPR MPR RI. Rencana kegiatan pukul 14.00 WIB,” tandas Erlyn.
Baca Juga: Demi Menjawab Kebutuhan Masyarakat, DPR Pastikan Pembahasan RUU Tetap Berjalan Selama Reses
Masyarakat yang hendak melintas di sekitar kawasan Monas, Merdeka Barat, dan Jalan Gatot Subroto diimbau untuk tetap waspada dan mencari jalur alternatif guna menghindari potensi kepadatan lalu lintas.
Berita Terkait
-
Sudaryono Jadi Kepala BGN, DPR Minta Tak Ada Lagi Kasus Keracunan di Program MBG
-
DPR Sudah Kasih Restu, Kapan Kapal Induk Italia Resmi Jadi Milik Indonesia?
-
Purbaya Tegaskan Kebijakan Layer Tarif Cukai Rokok Berlaku Tahun Ini, Tinggal Tunggu DPR
-
DPR Dukung Nanik Tetap Awasi BGN Meski Mundur sebagai Kepala
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Persib dan Persija Dikabarkan Tak Lolos IPO di Bursa Efek Indonesia
- 7 Statistik Miris Argentina Saat Dipecundangi Spanyol di Final Piala Dunia 2026
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- 7 Sepeda Terbaik untuk Pemula Mulai Rp1 Jutaan: dari Hybrid, Lipat hingga City Bike
Pilihan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
-
Sudaryono, Mantan Ajudan Prabowo Akan Gantikan Nanik Jadi Kepala BGN
-
Nanik Mundur dari Kepala BGN, Ini Alasannya
-
Nanik S Deyang Mundur dari Kepala BGN, Prabowo Minta Tetap Awasi MBG
Terkini
-
Dibanding Beri Denda ke Pindar, KPPU Diminta Utamakan Pencegahan
-
Amankan Aksi Cipayung Plus dan Ojol, Polda Metro Turunkan Ratusan Personel di Jakpus
-
IHSG Bangkit Lagi di Awal Sesi ke Level 6.300, Pantau TPIA
-
Bisikan Tegas Pramono Anung ke Cak Imin: Orang yang Tinggalkan Partainya Nggak Pernah Jadi Besar
-
Mamuju Tengah Usulkan Lahan Baru Sekolah Rakyat
-
4 Parfum Lokal Rumah Atsiri Terlaris di Shopee, Wanginya Tidak Pasaran
-
PLTS Bantu UMKM Balongan Makin Produktif
-
Nasib Kasus Febrie Adriansyah Kini di Tangan Kuntadi, Akankan Diusut Tuntas?
-
Rumah Dosen di Klungkung Dibobol, 12 Sertifikat Tanah Raib Dicuri
-
Pegawai Bank di Jember Bakar Kantor demi Tutupi Korupsi Rp3 Miliar