- Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution mencatat sejarah sebagai gubernur pertama yang berkantor langsung di Kepulauan Nias.
- Kebijakan ini bertujuan mempercepat pembangunan dan mengatasi ketertinggalan di empat kabupaten di wilayah tersebut sejak 15 Juli 2026.
- Sejumlah program strategis seperti perbaikan infrastruktur jalan, pembangunan sekolah, dan peningkatan layanan kesehatan telah direalisasikan.
Suara.com - Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution mencatat sejarah sebagai gubernur pertama yang berkantor di Kepulauan Nias, sejak Provinsi Sumut berdiri 78 tahun lalu.
Langkah tersebut menjadi wujud nyata kehadiran pemerintah untuk mempercepat pembangunan dan mengejar ketertinggalan di wilayah kepulauan tersebut.
Kehadiran Bobby Nasution di Nias tidak hanya bersifat simbolis, tetapi juga diikuti dengan berbagai langkah konkret untuk menjawab persoalan yang selama ini dihadapi masyarakat.
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sumut Erwin Hotmansah Harahap mengatakan, sejak berdirinya Provinsi Sumut, istilah ‘Berkantor di Nias’ memang baru kali ini.
Gubernur Bobby Nasution bahkan telah mencanangkan akan berkantor di wilayah tersebut selama tiga bulan secara bergantian bersama Wakil Gubernur Sumut Surya.
"Gubernur-gubernur sebelumnya mungkin sering juga berkunjung ke Nias, tapi kalau istilah berkantor di Nias memang baru ada di masa Gubernur Bobby Nasution ini. Dan baru kali ini ada Gubernur yang benar-benar berkantor di Kepulauan Nias, berupaya menghadirkan pembangunan di daerah ini," kata Erwin, Kamis (23/7/2026).
Selama sekitar sepekan berada di Kepulauan Nias pada 15-20 Juli 2026, Bobby Nasution telah mendorong sejumlah program strategis. Di antaranya memastikan pembangunan dua sekolah, yakni SMKN 1 Gido dan SMA Unggulan Sukma, mempercepat perbaikan jalan Nias Barat-Nias Selatan, pembangunan Jembatan Mo'awo serta pelabuhan Ro-Ro, meningkatkan layanan kesehatan di Nias Selatan, mendorong revitalisasi situs megalitik Tetegewo dan Bawomataluo, serta memberikan bantuan kepada nelayan dan masyarakat di Nias Barat.
"Dalam satu minggu dampak kehadiran gubernur di Nias sudah luar biasa, kita berupaya sekuat tenaga untuk mewujudkan cita-cita Pak Bobby Nasution membangun Nias, mengejar ketertinggalannya," ujar Erwin.
Memasuki pekan kedua, agenda berkantor di Kepulauan Nias dilanjutkan oleh Wakil Gubernur Sumut Surya. Setelah itu, Bobby Nasution dijadwalkan kembali ke Nias untuk melanjutkan penyelesaian berbagai persoalan pembangunan di wilayah tersebut.
Saat ini, empat kabupaten di Kepulauan Nias masih berstatus daerah tertinggal, yakni Kabupaten Nias, Nias Utara, Nias Selatan, dan Nias Barat. Kondisi tersebut menjadi salah satu alasan utama Bobby Nasution memprioritaskan percepatan pembangunan di kawasan kepulauan itu.
"Pak Gubernur dan wakil akan terus bergantian berkantor di Nias, keduanya akan bekerja keras menyelesaikan persoalan di Nias, kami berharap ini mendapat dukungan penuh dari seluruh masyarakat," kata Erwin.
Berita Terkait
-
Bobby Nasution Siapkan Gudang Logistik di Nias, Jaga Pasokan Saat Cuaca Buruk
-
Bobby Nasution Dorong Warisan Sejarah Nias Jadi Destinasi Wisata Dunia
-
Rekonstruksi SMAN Unggulan Sukma Rampung Desember, Warga Nias Bangga Miliki Sekolah Bertaraf Unggul
-
Rugikan Masyarakat, Gubsu Bobby Minta Pertamina Bereskan Persoalan Distribusi BBM Dalam Dua Hari
-
Gubernur Bobby Nasution Tegaskan Komite Sekolah Jangan Jadi Beban Peserta Didik
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Bobby Nasution Jadi Gubernur Sumut Pertama yang Berkantor di Kepulauan Nias
-
Makna dan Filosofi Logo HUT Riau ke-69, Berikut Link Download-nya
-
6 Tips Memilih Sabun Cuci Muka untuk Usia 40-an agar Flek Hitam Berkurang
-
Heboh Siswa PIP Naik Ambulans, BNI Tegaskan Bukan Arahan Petugas
-
Norwegian Wood: Novel Tentang Cinta, Trauma, Kesepian, dan Keberanian Bertahan
-
Rudal Israel Sasar Ambulans di Lebanon, Tenaga Medis Jadi Korban
-
Gantikan Febrie Adriansyah, Jampidsus Kuntadi Emban Dua Misi Khusus dari Jaksa Agung
-
Sisa Kuota Tak Boleh Hangus, DPR Ingatkan Operator: Jangan Ada Akal-akalan Usai Putusan MK
-
9 HP Murah tapi Bagus dengan Fitur Kamera Terbaik yang Bisa Kamu Beli
-
Menteri Hukum: Mayoritas Aduan di Program Pasti Ada Solusi Telah Ditindaklanjuti